4 Penyakit yang Mengintai di Musim Pancaroba

Oleh dr. Sara Elise Wijono MRes pada 19 Okt 2017, 10:51 WIB
Musim pancaroba tiba. Waspadalah dan tetap jaga kesehatan Anda, jika tidak ingin terserang penyakit ini.
4 Penyakit yang Mengintai di Musim Pancaroba

Klikdokter.com, Jakarta Panas di siang hari, namun turun hujan ketika malam tiba. Selamat! Anda baru saja memasuki musim pancaroba. Meski di musim ini cuaca sedikit lebih bersahabat, Anda harus tetap berhati-hati. Karena penyakit sering bersembunyi di balik musim pancaroba.

Berikut empat penyakit yang paling sering terjadi di musim pancaroba, yang patut Anda waspadai:

  • Flu

Flu merupakan infeksi saluran pernapasan, yang disebabkan oleh virus. Gejalanya cukup beragam, yakni demam, bersin, hidung meler, sakit kepal dan lainnya. Seperti penyakit lain yang disebabkan virus, gejala flu umumnya berdurasi 3–7 hari.

Agar flu tidak menyerang di musim pancaroba ini, cobalah untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Caranya adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, berolahraga secara rutin dan teratur, serta istirahat cukup.

  • Diare

Diare merupakan penyakit yang dapat disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, maupun parasit. Gejalanya berupa perubahan konsistensi tinja; menjadi lunak atau bahkan berair, disertai peningkatan frekuensi buang air besar.

Untuk menghindari diare di musim pancaroba, Anda perlu menjaga kebersihkan lingkungan dan makanan, termasuk minuman yang dikonsumsi.

Jika diare sudah terlanjur terjadi, Anda harus memerhatikan asupan cairan sehari-hari. Ini karena penderita diare sangat rentan kekurangan cairan atau dehidrasi akibat BAB terlalu sering.

  • Demam Dengue dan Demam Berdarah Dengue (DBD)

Penyakit yang disebarkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti ini kerap menimbulkan wabah di area tempat tinggal Anda, khususnya saat musim pancaroba tiba. Demam dengue maupun Demam Berdarah Dengue (DBD) menyebabkan gejala demam yang disertai pendarahan, dan munculnya bintik kemerahan pada kulit.

Nah, agar penyakit tersebut tidak menyerang, pastikan Anda selalu menjaga kebersihan lingkungan rumah. Anda juga perlu berusaha sebisa mungkin untuk menghindari gigitan nyamuk dengan menggunakan produk antinyamuk atau pakaian yang tertutup di siang hari.

  • Demam Tifoid

Demam tifoid disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhi, yang umumnya ditularkan melalui sanitasi yang buruk. Gejala dari penyakit ini umumnya berupa demam dan gangguan pencernaan –seperti mual, muntah, diare, atau bahkan sulit buang air besar.

Agar demam tifoid tidak menyerang di musim pancaroba, pastikan Anda selalu menjaga kebersihan lingkungan, makanan maupun minuman yang dikonsumsi. Jika sudah terkena demam tifoid, Anda perlu ke dokter untuk mendapatkan obat-obatan antibiotik dengan dosis yang sesuai.

Penyakit di atas memang kerap terjadi di musim pancaroba. Namun bukan berarti Anda tidak bisa menghindarinya. Tetap waspada, selalu terapkan gaya hidup sehat, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, berolahraga secara rutin dan teratur, serta jaga kebersihan lingkungan tempat Anda tinggal!

(NB/ RH)