Kiat agar Anak Berhenti Minum dari Botol Susu

Oleh dr. Caessar Pronocitro M.Sc Sp.A pada 02 Nov 2017, 12:34 WIB
Kebiasaan minum dari botol susu pada anak terkadang berlangsung lama. Bagaimana kiat untuk menghentikannya?
Kiat agar Anak Berhenti Minum dari Botol Susu

Klikdokter.com, Jakarta Kebutuhan nutrisi bayi selama enam bulan pertama dapat dipenuhi dengan air susu ibu (ASI). Namun, sebagian anak yang tidak mendapatkan ASI atau tidak memperoleh ASI dengan menyusu langsung, umumnya minum dengan botol susu.

Kadang, pada beberapa anak, kebiasaan minum dari botol susu berlanjut sampai usia berikutnya. Padahal, saat bayi berusia enam bulan, kebiasaan minum dari botol dapat mulai dikurangi.

Sebagai gantinya, orang tua dapat memperkenalkan cangkir hisap secara bertahap. Di usia sekitar 12 bulan, bayi akan mampu menguasai koordinasi dan kemampuan tangan dalam menggunakan cangkir mulai berkembang.

Jika kebiasaan minum dari botol terus berlanjut dalam waktu yang cukup lama, maka akan menimbulkan berbagai risiko.

Pertama, gigi anak akan berlubang, karena gula dan asam pada susu akan menetap lebih lama di gigi saat meminum dari botol. Kedua, anak  dapat meminum susu terlalu banyak melebihi kebutuhannya, sehingga menyebabkan obesitas.

Oleh karena itu, orang tua perlu menerapkan beberapa trik berikut ini untuk membantu anak berhenti minum dari botol susu.

  1. Cobalah memperkenalkan cangkir secara bertahap. Jangan mendadak mengganti botol dengan cangkir setiap kali anak minum susu. Mulailah dari satu waktu dalam sehari. Waktu minum susu di malam hari dapat menjadi kesempatan untuk mengganti botol susu dengan cangkir.
  2. Kurangilah pemberian susu di dalam botol. Secara bertahap, berikan volume susu yang lebih sedikit dan letakkan cangkir di sampingnya. Dengan demikian, anak akan terdorong menggunakan cangkir.
  3. Simpanlah botol minum di tempat yang tak terlihat anak. Jika anak tidak melihat botol, maka kemungkinan anak memintanya akan lebih kecil. Anak yang berusia lebih besar dapat diajak bicara bahwa ini waktunya berhenti minum dari botol.
  4. Gunakanlah cangkir yang menarik. Bila perlu, biarkan anak memilih cangkir yang disukainya. Sedotan yang lucu juga dapat meningkatkan ketertarikannya menggunakan cangkir.
  5. Berikanlah pujian dan dorongan pada anak. Saat anak menggunakan cangkir hisap, pujilah dan gunakanlah kata-kata yang menyenangkan dan dapat menyemangatinya.

Minum dari botol susu sebaiknya tidak berlanjut hingga usia anak terlalu besar. Kebiasaan ini memiliki risiko gigi berlubang dan obesitas. Berbagai trik dapat dilakukan agar anak dapat beralih menggunakan cangkir. Hal yang terpenting adalah melakukannya dengan konsisten.

[BA/ RH]