Awas, Kurang Tidur Bisa Picu Sakit Kepala

Oleh dr. Theresia Rina Yunita pada 09 Nov 2017, 14:41 WIB
Tak hanya bikin tubuh lemas, kurang tidur juga bisa sebabkan sakit kepala.
Awas, Kurang Tidur Bisa Picu Sakit Kepala

Klikdokter.com, Jakarta Untuk menjaga tubuh tetap fit, usahakan tidur cukup setiap harinya. Salah satu gangguan kesehatan yang dapat timbul akibat kurang tidur adalah sakit kepala. Mungkin Anda pernah mengalaminya: kepala terasa cenat-cenut karena tidur hanya 3 jam, dan ini mengubah mood Anda seharian.

Kurang tidur merupakan pemicu sakit kepala yang paling sering dikeluhkan. Sakit kepala yang terjadi dapat berupa migrain atau sakit kepala tegang (tension-type headache).

Hal ini dibuktikan oleh para peneliti yang menghubungkan kaitan antara tidur dan sakit kepala. Periset dari Missouri State University melaporkan bahwa ketika fase REM dalam tidur terganggu maka dapat mengubah protein-protein di otak, yang diketahui berperan penting dalam menekan atau justru memicu nyeri.

Seseorang yang tertidur akan melewati beberapa fase dalam tidurnya. REM merupakan fase tidur bermimpi, yang terjadi 70–90 menit setelah tertidur. Sakit kepala biasanya muncul ketika fase REM terganggu.

Selain itu, pada mereka yang memiliki gangguan tidur seperti sleep apneu, pasokan oksigen ke otak akan menjadi terhambat. Rendahnya kadar oksigen ke otak selama tidur dapat menjadi penyebab sakit kepala.

Untuk menghindari sakit kepala yang tak diinginkan, Anda dapat melakukan kiat-kiat berikut:

  • Usahakan untuk selalu tidur dan bangun pada waktu yang sama. Walaupun saat akhir pekan sekalipun.
  • Jauhi konsumsi kopi dan alkohol sebelum tidur.
  • Hindari memainkan ponsel atau menonton televisi di kamar sebelum tidur.
  • Mandi menggunakan air hangat dapat membantu tidur lebih nyenyak.
  • Minum susu hangat sebelum tidur. Susu mengandung melatonin yang membantu meningkatkan kualitas tidur.
  • Jika sakit kepala tetap berlanjut, dapat mengonsumsi obat penghilang nyeri seperti parasetamol atau metampiron. Obat yang mengandung kafein juga sangat baik untuk menghilangkan nyeri.

Kurang tidur memang dapat memicu sakit kepala, tapi terlalu lama tidur juga tidak baik. Aturlah pola tidur Anda yang baik agar terhindar dari sakit kepala dan gangguan kesehatan lainnya.  

[RS/ RH]