Benarkah Tusuk Jari dengan Jarum Bisa Atasi Stroke?

Oleh dr. Vito A. Damay Sp.JP M.Kes FIHA FICA pada 10 Nov 2017, 11:14 WIB
Tusuk jari dengan jarum saat stroke menyerang dapat membantu mengatasi kondisi tersebut. Benarkah?
Benarkah Tusuk Jari dengan Jarum Bisa Atasi Stroke?

Klikdokter.com, Jakarta Stroke bukan hanya salah satu penyebab kematian tertinggi, namun juga merupakan penyakit penyebab disabilitas (kecacatan) tertinggi di dunia. Konon, penyakit ini bisa diatasi dengan menusukkan jarum ke jari. Bagaimana faktanya?

Perlu diketahui, stroke merupakan berkurang atau hilangnya aliran darah ke otak secara mendadak. Kondisi ini dapat menyebabkan kelumpuhan mendadak, atau bahkan kematian.

Otak manusia terdiri dari sel-sel yang mendapat aliran darah melalui pembuluh darah di otak, yang semuanya dipompa dari jantung. Aliran darah tersebut dapat berkurang secara mendadak atau berhenti ketika terjadi sumbatan atau pecahnya pembuluh darah otak akibat:

  1. Bekuan darah jantung

Sumbatan pada pembuluh darah dapat diakibatkan dari bekuan darah dari jantung yang menutup pembuluh darah otak. Bekuan ini dapat diakibatkan oleh tidak teraturnya irama jantung (atrial fibrilasi), atau bekuan darah di ruang jantung yang membengkak.

  1. Pecahnya plak aterosklerosis

Pecahnya plak aterosklerosis di otak atau di pembuluh darah di leher dapat menyebabkan sumbatan mendadak. Hal ini akan menghalangi aliran darah ke sel-sel otak.

  1. Tekanan darah tinggi

Tekanan darah tinggi atau kelainan lapisan pembuluh darah dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah, sehingga terjadi perdarahan di otak yang berujung stroke. Biasanya stroke perdarahan ini lebih fatal dan berujung pada kematian.

Stroke menyebabkan area atau bagian otak yang bertanggung jawab mengatur fungsi tubuh tertentu mengalami gangguan. Oleh karena itu, kondisi ini dapat menyebabkan keluhan bibir mencong, pusing, tidak bisa menelan, sulit bicara atau sulit memahami perkataan, hingga lumpuh pada sebagian tubuh.

1 of 2

Pengobatan Stroke dengan Tusuk Jari

Anggapan yang menyebutkan bahwa menusuk jari dengan jarum dapat mengatasi stroke adalah mitos belaka. Karena tindakan ini tidak akan berpengaruh apa-apa, kecuali hanya membuat jari berdarah.

Ketika terjadi stroke, pertolongan yang paling tepat adalah membawa pasien ke rumah sakit terdekat. Dengan demikian, petugas medis yang benar-benar memahami kondisi yang sedang terjadi dapat segera melakukan tindakan.

Jangan abai, apalagi menunda hal tersebut. Karena semakin luas area sel otak yang mengalami kerusakan, semakin kecil kemungkinan pasien untuk diselamatkan.

Mulai saat ini, mulailah bersikap lebih bijak dalam menanggapi berbagai informasi seputar kesehatan. Apalagi bila itu menyangkut stroke atau penyakit berbahaya lainnya.

Pastikan pula Anda memeriksa kadar kolesterol secara teratur, mengawasi asupan dan pola makan, rutin berolahraga, mengendalikan berat badan dan hindari stres, dan mengonsumsi plant stanol ester. Pastikan tekanan darah Anda tetap stabil, nikmati hidup tanpa rokok dan minuman beralkohol. Dengan demikian, stroke ataupun penyakit berbahaya lainnya tidak akan datang menghampiri.

(NB/ RH)

Lanjutkan Membaca ↓