Pelo Akibat Stroke, Bisakah Disembuhkan?

Oleh dr. Vito A. Damay Sp.JP M.Kes FIHA FICA pada 10 Nov 2017, 09:03 WIB
Pelo atau kesulitan berbicara adalah salah satu komplikasi stroke. Bisakah disembuhkan?
Pelo Akibat Stroke, Bisakah Disembuhkan?

Klikdokter.com, Jakarta Stroke merupakan salah satu penyakit berbahaya, yang dapat merenggut nyawa. Selain itu, hal lain yang tak kalah menakutkan dari penyakit ini adalah kecacatan, seperti pelo, yang bisa saja dialami oleh penderitanya.

Pelo atau kesulitan berbicara sangat mengganggu, terutama bila penderita adalah seseorang yang masih aktif bekerja. Kondisi ini bisa menimbulkan kesulitan memahami bahasa maupun kata-kata, atau tidak bisa mengucapkan kata dengan baik.

Pelo akibat stroke disebabkan oleh kelemahan pada otot yang mengontrol lidah, mulut, dan bibir. Ini terjadi karena stroke menyebabkan gangguan pada pusat saraf, di mana aliran darah pada daerah otak yang mengatur persarafan mendadak berkurang atau hilang.

1 of 3

Bisakah disembuhkan?

Kelainan yang sudah terjadi pada saraf otak sangat sulit untuk disembuhkan. Tidak terbatas hanya pada keluhan pelo, komplikasi akibat stroke lainnya juga sangat sulit untuk dikembalikan ke kondisi normal.

Namun dengan rehabilitasi fisik, pasien dapat merasakan sedikit perbaikan kondisi. Tapi tentu saja ini bergantung pada tingkat stroke dan respons masing-masing individu terhadap terapi yang dilakukan.

2 of 3

Apa yang harus dilakukan?

Hal pertama yang harus dilakukan oleh penderita stroke dengan pelo adalah berkonsultasi dengan spesialis saraf, serta spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi. Terapi wicara akan membantu meningkatkan kemampuan bicara, meski hasilnya akan berbeda pada tiap orang.

Selanjutnya, penderita stroke dengan pelo harus Anda bantu untuk menyesuaikan diri dengan kondisi tersebut. Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan:

  1. Usahakan bicara saat lingkungan tenang.
  2. Awali pembicaraan dengan topik atau konteks yang singkat. Tujuannya agar penderita lebih mudah mengerti dan memahami kalimat yang diucapkan.
  3. Penderita harus sabar dalam berbicara dan lawan bicara pun harus sabar dalam mendengarkan.
  4. Usahakan untuk selalu membawa buku saku dan alat tulis, agar komunikasi lebih mudah.

Pelo akibat stroke memang sangat sulit untuk disembuhkan. Namun dengan rehabilitasi fisik dan dukungan orang-orang terdekat, mereka tetap dapat berkomunikasi dengan lingkungan sekitar.

Jangan tunggu pelo akibat stroke sampai terjadi. Segera terapkan gaya hidup sehat, dengan teratur periksa kolesterol, awasi asupan dan pola makan, nikmati hidup tanpa rokok dan minuman beralkohol, giat berolahraga, kendalikan berat badan dan hindari stres, awasi tekanan darah, dan lengkapi dengan konsumsi plant stanol ester.

 (NB/ RH)

Lanjutkan Membaca ↓