Baca Ini Sebelum Berikan Puree Buah untuk MPASI si Kecil

Oleh dr. Kartika Mayasari pada 28 Nov 2017, 15:45 WIB
Ingin memberikan puree buah untuk MPASI si Kecil? Eits, jangan terburu-buru. Yuk, baca ini terlebih dahulu.
Baca Ini Sebelum Berikan Puree Buah untuk MPASI si Kecil

Klikdokter.com, Jakarta MPASI atau Makanan Pendamping ASI wajib diberikan pada si Kecil saat usianya menginjak 6 bulan. Selain untuk memenuhi kebutuhan gizi harian, nutrisi tambahan ini juga dapat melatih fungsi motorik si Kecil. Nah, salah satu menu favorit untuk MPASI adalah puree buah.

Puree buah merupakan metode penyajian buah dengan cara dihaluskan hingga teksturnya benar-benar lembut. Asupan ini harus dibuat dengan baik dan benar, agar kandungan gizi di dalamnya tidak hilang.

Jika Bunda hendak membuat puree buah untuk MPASI si Kecil, berikut hal-hal yang perlu diperhatikan:

  1. Sesuaikan tekstur dengan usia si Kecil

Hal pertama yang harus diperhatikan saat memberikan puree buah untuk MPASI si Kecil adalah teksturnya. Jadi, jika ini yang pertama kali, Bunda sebaiknya menyajikan puree buah dengan tekstur mirip ASI.

Kemudian, jika si Kecil sudah mulai terbiasa, Bunda dapat mengubah teksturnya menjadi sedikit kental, hingga akhirnya berbentuk agak padat. Lakukan ini secara konsisten, sesuai dengan usia si Kecil.

  1. Pilih buah yang tepat

Menurut Baby Center, buah-buahan yang paling tepat untuk dijadikan sebagai puree buah di masa MPASI adalah apel, pisang, stroberi, dan persik.  Ini karena semua buah tersebut mengandung zat gizi yang sangat baik untuk menunjang tumbuh kembang si Kecil.

  1. Perhatikan kebersihan buah dan alat yang digunakan

Sebelum menyajikan puree buah untuk MPASI si Kecil, pastikan buah dan alat yang digunakan sudah dicuci dengan bersih terlebih dahulu. Dengan ini, risiko serangan kuman dan bakteri pada si Kecil yang organ tubuhnya belum berkembang sempurna dapat dihindari.

Satu hal yang perlu Bunda ingat, puree buah hanya dapat diberikan saat usia smenginjak 6 bulan. Jika diberikan di bawah usia itu, bukan tidak mungkin si Kecil terserang alergi atau dampak buruk lainnya di kemudian hari.

(NB/ RH)