Pengertian

Parut hipertrofik adalah pertumbuhan jaringan parut berlebihan yang tidak melewati luas luka. Setiap luka atau goresan dapat menimbulkan bekas setelah sembuh. Inilah yang disebut dengan jaringan parut.

Berbeda dengan keloid, parut hipertrofik dapat mencapai ukuran tertentu, kemudian stabil atau mengecil tergantung proses pertumbuhannya. Biasanya parut hipertrofik berwarna merah, tebal, dan mungkin terasa gatal atau nyeri.

Untuk mencegah parut hipertrofik, hindari dari kemungkinan terluka pada daerah kulit yang mempunyai tekanan tinggi. Contohnya di bagian lengan atau kaki.

Diagnosis

Untuk mendeteksi apakah itu parut hipertrofik atau tidak, diperlukan pemeriksaan fisik oleh dokter. Setelah mengetahuinya, dokter akan memberikan penanganan yang tepat.

Gejala

Tanda dan gejala parut hipertrofik adalah adanya pembentukan bekas luka yang:

  • Merah
  • Tebal
  • Membesar
  • Bisa terasa gatal atau nyeri

Pengobatan

Parut hipertrofik biasanya membaik dengan terapi, yakni melalui penyuntikan kortikosteroid. Cara ini cukup aman dan efektif untuk penyembuhan sekaligus pencegahan. Setelahnya, pengobatan dapat dilanjutkan dengan menggunakan penutup luka silikon.

Penyebab

Penyebab parut hipertrofik terkait dengan penyembuhan luka yang tidak normal. Misalnya, adanya infeksi, benang jahit yang mengiritasi, dan sebagainya.