Pengertian

Patah tulang atau fraktur adalah kondisi terputusnya keutuhan susunan tulang pada tubuh manusia. Patah tulang bisa terjadi di area ujung tulang atau tulang rawan pada bagian persendian.

Jika patah tulang disebabkan oleh trauma atau kecelakaan, segeralah hubungi layanan kesehatan terdekat.

Diagnosis

Diagnosis patah tulang dapat ditegakkan berdasarkan wawancara medis. Dokter akan bertanya apakah penderita mengalami adanya bengkak, perubahan bentuk, atau nyeri hebat pada daerah tulang tertentu setelah mengalami benturan. Terkadang patah tulang dapat terjadi tanpa benturan, yang biasa dialami oleh penderita penyakit kronis.

Kemudian, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik. Hal ini untuk melihat apakah ada perubahan bentuk pada area tulang tertentu, bunyi abnormal saat area tersebut digerakkan, atau rasa nyeri saat bergerak. Jika diperlukan, dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang melalui rontgen.

Gejala

Patah tulang dapat menimbulkan gejala-gejala sebagai berikut:

  • Pembengkakan. Kecuali patah tulang terjadi jauh di dalam, seperti pada tulang leher atau tulang paha.
  • Perubahan bentuk tulang. Dapat terjadi pembentukan sudut tulang yang baru, tulang mengalami rotasi, atau pemendekan tulang.
  • Rasa nyeri yang hebat pada daerah patah tulang.

Pengobatan

Pengobatan patah tulang meliputi obat penghilang rasa nyeri, pembidaian, pemasangan gips, penarikan tulang, dan fiksasi internal (operasi).

Untuk mengembalikan fungsi tulang seperti semula, juga dibutuhkan fisioterapi setelah operasi selesai. Fisioterapi sangat penting karena otot yang dibiarkan tidak beraktivitas lama- kelamaan akan mengecil, sehingga menghambat pergerakan seseorang.

Penyebab

Patah tulang dapat disebabkan oleh benturan atau penyakit yang mengakibatkan penurunan kepadatan tulang (osteopenia). Osteopenia dapat memicu patah tulang meskipun tidak terjadi benturan.

Penyebab lainnya adalah adanya penyakit kronis, seperti tumor tulang dan osteoporosis.