vagistin-supp

Pengertian

Metronidazole dan Nystatin merupakan Obat yang memiliki banyak nama dagang (nama paten) antara lain VAGISTIN SUPP, yang digunakan sebagai pengobatan area vagina (organ kewanitaan) dengan diagnosis atau dugaan infeksi campuran (trikomonas atau kandida). Metronidazole adalah antibakteri dan antiprotozoa sintetik derivat nitroimidazoi yang mempunyai aktifitas bakterisid (membunuh bakteri), amebisid (membunuh amuba) dan trikomonosid (membunuh trikomonas). Metronidazole efektif terhadap Trichomonas vaginalis (jamur pada area kewanitaan) yang bekerja efektif baik lokal maupun sistemik. Nystatin adalah anti jamur / Infeksi orofaringeal  (infeksi jamur yang terjadi ketika ada jamur yang disebut Candida yang biasanya pada kulit atau selaput lendir). Penggunaan VAGISTIN SUPP secara tidak tepat dan sembarangan dapat menyebabkan resistensi (bakteri menjadi kebal terhadap penyakit) yang dapat menyebabkan penurunan efektifitas kerja dari VAGISTIN SUPP.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kategori: Obat
  • Kandungan: Metronidazole dan Nystatin
  • Bentuk: Suppositoria
  • Satuan Penjualan: Suppositoria
  • Farmasi: Combiphar PT

Kegunaan

VAGISTIN SUPP yang mengandung Metronidazole dan Nystatin merupakan bakterisid (membunuh bakteri), amebisid (membunuh amuba) dan trikomonosid (membunuh trikomonas) yang digunakan untuk mengatasi infeksi yang terdapat pada organ kewanitaan. Infeksi yang dapat diobati dengan VAGISTIN SUPP antara lain :

  • Infeksi campuran Trikomonas atau Kandida.
  • Trikomoniasis (penyakit menular seksual), seperti vaginitis (peradangan pada lapisan vagina) dan uretritis (infeksi salurah kemih) yang disebabkan oleh Trichomonas vaginalis (protozoa parasit yang menginfeksi saluran urogenital / organ dalam sistem kemih (urin) dan reproduksi baik perempuan dan laki-laki).
  • Amebiasis (infeksi usus besar) yang disebabkan oleh E. histolytica.
  • Giardiasis (infeksi umum pada usus).
  • Balantidiasis (buang air besar dengan tinja berlendir dan darah).
  • Blastocystis (infeksi parasit mikroskopik yang kadang-kadang ditemukan dalam tinja orang sehat serta dalam tinja dari orang-orang yang mengalami diare, sakit perut atau masalah pencernaan lainnya).
  • Penyakit infeksi gigi.
  • Gingivitis ulseratif nekrotikans (infeksi gusi / peradangan gigi yang tidak menular dan terasa nyeri).
  • Infeksi bakteri anaerob (infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang didalam pertumbuhan dan perkembangannya tidak membutuhkan oksigen).
  • Antibiotik profilaksis operasi (tindakan yang sangat penting sebagai usaha untuk mencegah terjadinya infeksi pasca operasi).
  • Infeksi Helicobacter pylori (bakteri yang menginfeksi perut).

Dosis & Cara Penggunaan

VAGISTIN SUPP merupakan Obat yang termasuk ke dalam Golongan Obat Keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan VAGISTIN SUPP juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena Dosis Penggunaan nya berbeda-beda setiap individu nya tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Aturan penggunaan VAGISTIN SUPP :

Untuk pengobatan vaginitis (infeksi campuran trikomonas atau kandida) :

Masukkan 1 ovula kedalam vagina, berikan selama 7-10 hari.

Untuk membantu mengobati vaginosis bakteri :
Dewasa: Gel  0,75% : Oleskan pasa daerah yang terkena (vagina) sekali sehari selama 5 hari.

Untuk membantu mengobati kandidiasis vulvovaginal :
Dewasa: Krim : 100.000-200.000 U setiap hari sebelum tidur selama 14 hari atau lebih.

Jangan mengganti dosis yang terlewat dengan menggandakan dosis pada jadwal berikutnya.

 

Efek Samping

Semua Obat pasti memiliki efek samping, namun tidak semua orang akan mengalami efek samping tersebut.

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan VAGISTIN SUPP antara lain :

  • Gangguan Gastro Interitis (seperti mual, anoreksia / tidak nafsu makan, rasa logam, muntah, diare, sakit perut, sembelit)
  • Lidah berbulu, glositis (peradangan atau infeksi lidah), stomatitis/ sariawan
  • Lemah, pusing, ataksia (kegagalan koordinasi otot), sakit kepala, mengantuk, insomnia (susah tidur), halusinasi, perubahan suasana hati atau kondisi mental (misalnya depresi atau kebingungan)
  • Uretra (saluran kantung kemih) ketidaknyamanan, penggelapan urin
  • Ruam, urtikaria (kelainan kulit), pruritus (rasa gatal pada tubuh)
  • Hepatitis kolestatik (gangguan empedu), sakit kuning, pankreatitis(peradangan pankreas), tromboflebitis (pembengkakan pada pembuluh darah).

Efek samping lain yang jarang terjadi pada penggunaan VAGISTIN SUPP antara lain :

  • Memar
  • Urtikaria( reaksi alergi)
  • Takikardia (denyut jantung lebih cepat)
  • Bronkospasme (kontraksi otot pada pernafasan)
  • Pembengkakan wajah
  • Nonspesifik mialgi (nyeri otot)
  • Iritasi
  • Reaksi hipersensitivitas (obat pemakaian luar tubuh).

Efek samping lain yang berpotensi fatal terjadi pada penggunaan VAGISTIN SUPP antara lain :

  • Encephalopathy (kerusakan otak)
  • Neuropati perifer (kerusakan pada sistem saraf tepi)
  • Kejang kejang
  • Meningitis aseptik (radang otak)
  • Sindrom Stevens-Johnson (kelainan kulit yang dapat menyebabkan kematian)

Bila efek samping menetap bahkan memburuk, segera hentikan penggunaan VAGISTIN SUPP dan konsultasikan ke Dokter.

 

Hati-hati penggunaan VAGISTIN SUPP pada :

  • Pasien dengan gangguan sistem imun
  • Anak-anak
  • Kehamilan dan menyusui
  • Pasien dengan penyakit Susunan Saraf Pusat
  • Sejarah diskrasia darah (gangguan sel darah)
  • Pasien dengan ESRD (gangguan ginjal)

Konta indikasi dari penggunaan VAGISTIN SUPP antara lain:

  • Hipersensitif terhadap nistatin atau metronidazol
  • TBC pada membran mukosa
  • Infeksi virus tertentu

Interaksi obat VAGISTIN SUPP antara lain :

  • Disulfiram dapat menghasilkan reaksi psikotik
  • Dapat mempotensiasi efek antikoagulan oral
  • Dapat meningkatkan risiko toksisitas lithium
  • Dapat mengurangi klirens ginjal mengakibatkan peningkatan toksisitas 5-fluorouracil
  • Dapat meningkatkan kadar serum siklosporin
  • Dapat meningkatkan kadar plasma dari busulfan mengakibatkan toksisitas busulfan parah.
  • Metabolisme ditingkatkan oleh fenobarbital dan fenitoin menghasilkan konsentrasi serum menurun.

FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan VAGISTIN SUPP kedalam kategori A dan B dengan penjelasan sebagai berikut:

  • Kategori A : Studi kontrol pada wanita tidak memperlihatkan adanya resiko terhadap janin pada kehamilan trimester I (dan tidak ada bukti mengenai resiko pada trimester selanjutnya), dan sangat rendah kemungkinannya untuk membahayakan janin.
  • Kategori B : Studi pada sistem reproduksi binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya resiko terhadap janin, tetapi studi terkontrol terhadap wanita hamil belum pernah dilakukan. Atau studi terhadap reproduksi binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping obat (selain penurunan fertilitas) yang tidak diperlihatkan pada studi terkontrol pada wanita hamil trimester I (dan tidak ada bukti mengenai resiko pada trimester berikutnya).