Mudah Sesak Nafas jika Olahraga

Info Penanya, pria 36 Tahun

selamat malam dok. saya ingin bertanya.selama berapa bln ini setiap saya berjalan kaki,nafas saya berasa berat. dan makin lama jarak jln yg saya tempuh makin pendek. dan puncak nya sekarang setiap saya berjalan 30m nafas saya menjadi berat,dan dari perut bawah saya berasa seperti ada yg menekan ke ulu hati saya,dan setiap kali nafas saya berasa berat,saya selalu berasa ingin buang air kecil. kemufian saya harus beristirahat dan mengatur nafas sekitar 10 mnt an agar bisa normal lagi. tapi saya tidak pernah merasakan sakit atau ngilu di sekitar dada saya. tolong dokter berikan saya solusi dan jawaban nya. terima kasih sebelum nya

07 Feb 2017, 21:59 WIB
dr. Astrid Wulan Kusumoastuti
dijawab oleh: dr. Astrid Wulan Kusumoastuti

Terima kasih telah menggunakan fitur e-konsultasi KlikDokter.

Pada kondisi normal, sesak nafas terjadi pada saat tubuh anda kekurangan oksigen saat berolahraga. Umumnya kondisi ini akan membaik setelah beristirahat tanpa memerlukan terapi obat.

Namun, Sesak napas juga dapat disebabkan oleh gangguan dalam sistem pernapasan (hidung, tenggorokan paru-paru) atau gangguan yang berasal dari luar paru-paru (jantung).

Tanda-tanda dari sesak napas dapat berupa :

Peningkatan jumlah frekuensi napas (dewasa >20x/menit; anak >30x/menit; bayi>40x/menit)
Kebiruan pada sekitar bibir, ujung-ujung jari
Adanya suara napas tambahan seperti ngorok, serak, grok-grok, mengi.
Penyebab kegawatdaruratan karena sesak napas dapat berupa :

Asma : batuk, mengi
Infeksi paru (pneumonia) : batuk, panas, sesak napas
Alergi (pembengkakan pada tenggorok yang menyebabkan terjadinya sumbatan) : riwayat makan makanan yang menyebabkan alergi (seafood, kacang, telur, dan lain sebagainya)
Sakit jantung (disertai nyeri dada)
Trauma dada (kecelakaan yang mengenai dada) : riwayat benturan keras di daerah dada, sesak napas, nyeri dada, ada kerusakan pada dada (patah tulang), pendarahan.
Selain dari kelainan organik juga perlu dicari ada tidaknya gangguan psikologis, karena sesak napas juga dapat disebabkan oleh rasa cemas, panik, stres, depresi dan berbagai emosi negatif lainnya. Jika memang tidak ada masalah organik maka masalah psikologis harus dipikirkan, dan bukan tidak mungkin jika sesak napas merupakan akibat dari kombinasi keduanya.

Penanganan sesak nafas dilakukan berdasarkan penyebab dasar terjadinya sesak nafas tersebut. Jika keluhan sesak anda terus berlanjut walaupun setelah berisitirahat maka sebaiknya anda melakukan kunjungan kepada dokter terdekat untuk penanganan segera.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

07 Feb 2017, 21:59 WIB