Pengobatan Diabetes

Info Penanya, wanita 25 Tahun

2 hari yang lalu, ayah saya tes gula darah dan hasilnya 306. Informasi dari internet, angka tersebut sudah sangat tinggi dan sudah positif diabetes. Setelah berkonsultasi ke dokter Laboratorium, ayah saya di resepkan metformine. Apakah dengan dengan obat tersebut cukup? dan apakah sudah perlu untuk diet ketat rendah gula?

10 Mar 2017, 15:33 WIB
dr. Anita Amalia Sari
dijawab oleh: dr. Anita Amalia Sari

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter

Halo, kami memahami kekhawatiran Anda. maafkan keterlambatan kami dalam menjawab konsultasi Anda.

Kapankah kadar gula darah tersebut diperiksa? Apakah ketika puasa atau setelah makan? Kadar gula darah dapat bervariasi bergantung pada jenis makanan yang terakhir dikonsumsi sebelum tes. Sebagai informasi tambahan untuk Anda, diagnosis diabetes didasarkan pada hal-hal berikut

  • Kadar gula darah puasa Anda sama dengan atau lebih besar dari 126 mg/dL
  • Hasil tes gula darah sewaktu (hasil pemeriksaan sesaat pada suatu hari tanpa memperhatikan waktu makan terakhir ) lebih dari 200 mg/dL disertai dengan gejala klasik
  • Anda memiliki tes toleransi glukosa oral dengan hasil lebih dari 200 mg/dL
  • Tes HbA1c Anda lebih besar dari 6,5%
  • Adapun gejala klasik yang dimaksud adalah (3P) yaitu polydipsia (minum lebih sering), polyphagia (makan lebih sering), dan polyuria (kencing lebih sering), disertai penurunan berat badan. Gejala lainnya antara lain pandangan mata kabur, parestesia (rasa baal, tebal, atau kesemutan) pada anggota tubuh bagian bawah, terdapat infeksi jamur (sebagai contoh: balanitis pada pria), tubuh lemah.

Tujuan dari pengobatan diabetes adalah dengan mengontrol kadar gula darah agar tetap stabil. Jika gula darah tidak stabil atau bahkan cenderung meningkat, dapat mengakibatkan komplikasi mulai dari risiko terkena penyakit jantung, stroke, gagal ginjal hingga pada seluruh organ tubuh.

Jenis pengobatannya pun tergantung dari kadar gula darah ayah Anda dan perjalanan penyakit pada ayah Anda. Pengobatan mulai dari hanya menjaga pola makan dan gaya hidup, obat diabetes oral (tablet), hingga insulin. 

Obat diabetes harus ditebus dengan resep dokter. Penggunaan obat diabetes juga harus dengan pengawasan dokter karena jika salah obat justru dapat memberikan komplikasi.Namun ada beberapa hal yang dapat ayah Anda lakukan untuk mengurangi risiko naiknya gula darah, yaitu suatu bentuk modifikasi gaya hidup.

Modifikasi gaya hidup ini dilakukan dengan beberapa hal :

1. Mengurangi berat badan : Menurut sebuah buku yang dikeluarkan oleh Perkumpulan Ahli Diabetes di Amerika, bila Index Masa Tubuh (IMT) 25 - 29 atau lebih dari 30 maka disarankan agar dilakukan penurunan berat badan.

2. Intake makanan harus dijaga sebanyak 1,000 - 1,200 kcal/sehari. Makanan difokuskan dengan perbanyak sayur, buah, kurangi kabohidrat (nasi diganti dengan kentang atau nasi merah), lemak dikurangi. pilih makanan dengan indeks glikemiks rendah. Indeks Glikemik (Glycemic Index/GI) adalah ukuran pengaruh suatu makanan yang mengandung karbohidrat terhadap kenaikan kadar gula darah. Makanan dengan indeks glikemik tinggi menaikkan kadar gula darah lebih banyak dibandingkan makanan dengan GI rendah atau sedang.

Berikut adalah contoh beberapa makanan dan nilai indeks glikemiknya:

Low GI (GI ≤ 55): Oatmeal, roti gandum, macaroni, Diabetasol, Jeruk, Apel)
Medium GI (55 < GI < 70): Kue-kue bolu, bihun, pizza, nanas, mangga
High GI (GI ≥ 70): Nasi, mie, lemper, perkedel kentang, bakwan, kentang goreng, corn flakes, semangka

3. Kegiatan fisik sebaiknya dilakukan dengan berolahraga ringan-sedang selama 30 - 45 menit dalam sehari, selama 3 -5 kali dalam seminggu.

Modifikasi gaya hidup ini dapat membantu mengontrol kadar gula darah ayah Anda. Sebab yang diusahakan dalam manajemen dari Diabetes mellitus adalah pencegahan komplikasi serta mempertahankan agar gula darah tetap terkontrol.

Kami sarankan Anda membawa ayah Anda ke dokter spesialis penyakit dalam dengan membawa hasil gula darah agar ayah Anda diberikan pengobatan yang tepat sesuai dengan kadar gula darahnya. Penting juga untuk memeriksa apakah penyakit Diabetes Melitus ayah Anda sudah menimbulkan komplikasi atau tidak.


Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

 

10 Mar 2017, 15:33 WIB