Bagaimana Mengatasi BALITA Hiperaktif?

Info Penanya, pria 26 Tahun

Dok saya mau tanya ni'anak saya usia 2 tahun. Koq aktif sekali ya dok'apa yang salah dengan anak saya. 1 harian ngak bisa istrahat dok. Pikiran ya bekerja trus dok. Apa karna sering saya kasih vitamin untuk otak ya dok. Maka ya anak saya beda dengan seusia dia dok. Trimakasih dok

13 Mar 2017, 20:59 WIB
dr. Theresia Rina Yunita
dijawab oleh: dr. Theresia Rina Yunita

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klik Dokter.

Kami dapat memahami perasaan Anda saat ini, bisa jadi hal tersebut merupakan bentuk normal dari perkembangan dan pertumbuhannya. Coba kembali Anda cermati apakah anak Anda benar-benar hiperaktif atau sekedar bergembira akibat sesuatu yang menyenangkan hatinya. Ada baiknya apabila kita mencermati definisi gangguan hiperaktivitas pada anak, atau yang lebih dikenal dengan istilah ADHD (Attention Deficit Hyperactivitiy Disorder), agar dapat Anda bandingkan dengan kondisi balita Anda saat ini.

Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) adalah gangguan perkembangan dalam peningkatan aktivitas motorik anak hingga menyebabkan aktifitas anak-anak yang tidak lazim dan cenderung berlebihan, ditandai dengan berbagai keluhan seperti perasaan gelisah, tidak bisa diam, tidak bisa duduk dengan tenang, dan selalu meninggalkan keadaan yang tetap seperti sedang duduk, atau sedang berdiri. Beberapa kriteria yang lain sering digunakan adalah suka meletup-letup, aktifitas berlebihan, dan suka membuat keributan.

Tiga gejala utama yang nampak pada perilaku seorang anak ADHD adalah :

  • Inatensi atau kurangnya kemampuan untuk memusatkan perhatian
  • Hiperaktif yaitu perilaku yang tidak bisa diam
  • Impulsif yaitu kesulitan untuk menunda respon (dorongan untuk mengatakan/melakukan sesuatu yang tidak sabar)

Namun, tidak semua perilaku anak yang tidak bisa diam dapat digolongkan sebagai ADHD sehingga orangtua harus lebih cermat dalam menilai perilaku anak, terlebih mengingat anak umumnya memiliki rasa keingintahuan yang sangat besar di usia anak Anda saat ini. Namun apabila Anda merasa bahwa anak Anda telah memenuhi kriteria di atas, maka sebaiknya Anda segera mengonsultasikannya ke psikolog atau psikiater anak untuk memastikannya, agar diagnosa dapat segera ditegakkan. Hal ini penting karena apabila terdapat gangguan hiperaktivitas. Maka nantinya dapat berpengaruh pada kesehatan mental dan fisik anak, serta kemampuannya dalam menyerap pelajaran dan bersosialisasi.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

13 Mar 2017, 20:59 WIB