Muntah Setelah MPASI

Info Penanya, wanita 24 Tahun

Dok saya mau bertanya, saya memiliki anak usianya 7 bulan. Sejak usianya 180hr saya mulai kasih MPASI awalnya saya buatkan sendiri MPASi namun slalu muntah dan saya coba berikan MPASI instan anak saya mulai mau makan tp dikarenakan ke khawatran saya terhadap pengawet dan tambahan gula atau garam yg ada di makanan instan jd saya buatkan kembali makanan MPASI di umur 7 bulan tetapi anak saya hanya mau makanan yg tekturnya sangat lembut hampir seperti air setiap saya buat lebih padat sedikit selalu muntah dan setiap saya berikan olahan seperti nasi, ayam, ubi makanan pokok lbh berat dia selalu muntah, menolak dan GTM kembali. Buah pun ketika saya buat MPASi slalu memilih hanya ingin pepaya, buah naga, mangga itu2 saja. Kenapa seperti itu ya dok? Apakah ketidak inginan mengkonsumsi nasi, ubi makanan yg berserat pada bayi 7 bulan normal?

31 Mei 2017, 01:28 WIB
dr. Astrid Wulan Kusumoastuti
dijawab oleh: dr. Astrid Wulan Kusumoastuti

Terima kasih sudah bertanya seputar anak muntah setelah makan MPASI menggunakan fitur tanya dokter di Klikdokter.

 

Anak yang muntah-muntah dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti infeksi pencernaan, maag, infeksi influenza, kecemasan, alergi makanan, kercacunan makanan dan banyak lagi.

Kami saranakan agar Anda segera membawa anak Anda konsultasi ke dokter dahulu agar dapat dilakukan pemeriksaan baru nanti dokter akan menyesuaikan kondisi anak Anda dengan obat. Karena sejatinya dalam memberikan suatu terapi dibutuhkan data wawancara medis secara lengkap dan pemeriksaan fisik secara menyeluruh. Apabila memang muntah anak Anda banyak, sebaiknya yang dijaga adalah menghindari dehidrasi. Jadi berikan cairan yang cukup untuk anak Anda.

Makanan yang diberikan dimulai dari makanan yang lembut dahulu seperti sari buah yang cair atau bubur susu. Makanan pendamping ASI (MPASI) ini dimulai yang cair, halus hingga yang lebih padat. Misalnya seperti susu formula, buah-buahan yang dihaluskan, bubur susu ataupun nasi tim yang disaring. Nasi tim biasanya terdiri dari bubur beras ditambah lauk berprotein hewani maupun nabati ditambah sayuran seperti wortel dan bayam. Ada baiknya nasi tim haruslah melalui proses penghalusan terlebih dahulu, bisa dilakukan dengan alat blender sebelum diberikan pada bayi. Setelah bayi menginjak usia diatas 10 bulan, nasi tim tidak perlu dihaluskan lagi.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Klikdokter

 

31 Mei 2017, 01:28 WIB

Silahkan Tap "Tanya Dokter" Untuk Mengajukan Pertanyaan

Tanya Dokter
Baca Ini Sebelum Cuci Tangan Pakai Hand Sanitizer
Info Sehat
Baca Ini Sebelum Cuci Tangan Pakai Hand Sanitizer
14 Shares
Suka Menggertakkan Gigi saat Tidur? Coba Pakai Pelindung Gigi
Info Sehat
Suka Menggertakkan Gigi saat Tidur? Coba Pakai Pelindung Gigi
11 Shares
Khasiat Batu Apung Bisa Bantu Putihkan Kulit?
Info Sehat
Khasiat Batu Apung Bisa Bantu Putihkan Kulit?
15 Shares
Seks Saat Menstruasi Dapat Cegah Kehamilan?
Info Sehat
Seks Saat Menstruasi Dapat Cegah Kehamilan?
18 Shares
Mengintip Keunikan Tradisi Lebaran di 6 Negara
Info Sehat
Mengintip Keunikan Tradisi Lebaran di 6 Negara
14 Shares
Mengatasi Nyeri Leher dengan Rehabilitasi Medik
Info Sehat
Mengatasi Nyeri Leher dengan Rehabilitasi Medik
12 Shares
Kiat Menghadapi Anak Suka Mengadu
Info Sehat
Kiat Menghadapi Anak Suka Mengadu
14 Shares
Hati-Hati Tertipu Label Low-Fat
Info Sehat
Hati-Hati Tertipu Label Low-Fat
12 Shares
Gigi Goyang, Tanda Penyakit Diabetes Mellitus
Info Sehat
Gigi Goyang, Tanda Penyakit Diabetes Mellitus
11 Shares
4 Menu Sehat untuk Sahur dan Buka Puasa
Info Sehat
4 Menu Sehat untuk Sahur dan Buka Puasa
18 Shares