Keputihan, Apakah Kanker Serviks?

Info Penanya, wanita 18 Tahun

Dokter ,saya mengalami rasa sakit di bagian vagina saya ,saya belum menikah ,saya juga belum pernah berhubungan intim dengan seseorang.tetapi vagina saya terasa sakit ,perih ,dan gatal ,keputihan juga Ada dokter ,tapi tidak terlalu banyak ,gejala ini sudah saya rasakan selama satu tahun ini ,apa saya mengidap kanker servik ,tolong jawab ya dokter saya takut sekali soalnya .

17 Jun 2017, 02:45 WIB
dr. Fiona Amelia MPH
dijawab oleh: dr. Fiona Amelia MPH

Terimakasih telah bertanya seputar keputihan melalui fitur Tanya Dokter.

Keputihan adalah salah satu mekanisme "pembersihan" dalam sistem reproduksi wanita. Cairan yang dihasilkan oleh kelenjar di dalam vagina dan leher rahim ini membawa keluar sel-sel mati dan bakteri sehingga vagina tetap bersih dan bebas infeksi.

Seringkali, keputihan merupakan hal yang normal. Keputihan yang normal berwarna bening hingga putih keruh dan/atau kekuningan jika menempel pada pakaian dalam, tidak berbau dan tidak menimbulkan keluhan seperti gatal atau rasa tidak nyaman. 

Perubahan pada keputihan yang normal ini dapat disebabkan oleh siklus menstruasi, stres psikologis/emosional, status gizi, kehamilan, dan penggunaan obat-obatan (termasuk pil KB).

Bila terdapat perubahan pada warna dan jumlah cairan keputihan, mungkin itu merupakan tanda infeksi jamur/bakteri/parasit di dalam vagina. Gejalanya ialah:

  • Keputihan disertai gatal-gatal, kemerahan, rasa perih/nyeri
  • Volume keputihan banyak dan makin bertambah jumlahnya
  • Rasa terbakar/panas/perih saat BAK
  • Keputihan berwarna putih susu dan sangat kental
  • Warna cairan keabu-abuan/kuning kehijauan dengan bau yang menyengat (asam atau amis)

Adakah ciri-ciri keputihan Anda seperti yang disebutkan di atas?

Jika keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam, yang bukan tidak mungkin menyebabkan terjadinya gangguan kesuburan. 

Berikut adalah tambahan gaya hidup yang baik untuk mencegah timbulnya keputihan abnormal:

  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab.
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat.
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan.
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang, kemudian keringkan dengan arah yang sama pula.
  • Bila perlu gunakan pantyliner untuk menyerap keputihan yang sangat banyak. Pantyliner tidak akan membuat keputihan bila diganti setiap 3 jam sekali. (Baca: Perlukah Pakai Pantyliner?)

Untuk kanker serviks gejala yang paling sering dialami yaitu perdarahan setelah berhubungan intim, keputihan yang bercampur darah serta nyeri saat berhubungan intim.

Demikian informasi ini kami sampaikan seputar keputihan, semoga bermanfaat. (FA)

Salam,
Tim Redaksi Klikdokter

17 Jun 2017, 02:45 WIB