Tidak Bergonta-ganti Pasangan, Apakah Perlu Vaksin HPV?

Info Penanya, pria 37 Tahun

Saya IRT dan tidak memiliki kebiasaan berganti2 pasangan begitu juga dengan suami saya. Apakah saya perlu mendapat suntikan HPV?

20 Jun 2017, 02:20 WIB
dr. Sepriani Timurtini Limbong
dijawab oleh: dr. Sepriani Timurtini Limbong

Terima kasih telah bertanya mengenai vaksin HPV melalui fitur Tanya Dokter. 

Pencegahan primer infeksi HPV dapat dilakukan sejak dini, dengan menerapkan perilaku seksual sehat dan melakukan vaksinasi HPV. Sebenarnya ada banyak tipe HPV, yaitu HPV risiko tinggi, kemungkinan risiko tinggi, dan risiko rendah. Diantara tiga golongan tersebut, tipe HPV golongan risiko tinggi merupakan faktor penyebab utama kanker serviks, terutama tipe 16 dan 18. Mengacu pada fakta tersebut, dikembangkanlah vaksinasi HPV sebagai tindakan pencegahan primer kanker serviks (bukan terapi).

Saat ini hanya terdapat dua jenis vaksin HPV yang beredar di pasaran: bivalent (untuk HPV tipe 16 dan 18) dan tetravalent/quadrivalent (untuk HPV tipe 16, 18, 6, dan 11). Vaksin jenis bivalent ditujukan untuk tipe HPV golongan risiko tinggi yang paling sering menyebabkan kanker serviks, sedangkan vaksin tipe tetravalent/quadrivalent juga ditujukan untuk tipe HPV 6 dan 11 yang seringkali menyebabkan kutil genital.

Siapakah yang perlu mendapatkan vaksin HPV dan kapan?

Vaksin HPV dianjurkan bagi mereka yang akan menikah, pernah ataupun akan melakukan kontak seksual secara aktif. Jadi meskipun tidak ada riwayat bergonta-ganti pasangan, vaksin HPV tetap dianjurkan bila Anda telah menikah dan aktif secara seksual. Vaksin ini juga dianjurkan bagi mereka yang berisiko tinggi terkena infeksi HPV:

  • Pertama kali berhubungan seks pada usia sangat muda
  • Partner seksual yang berganti-ganti
  • Memiliki partner seksual yang suka berganti-ganti pasangan

Jika wanita tersebut telah terinfeksi virus HPV, vaksin ini tidak dapat mencegah terjadinya penyakit tersebut. Intinya adalah, vaksin ini sangat dianjurkan untuk semua wanita yang belum terinfeksi HPV. Dosis pemberian dibagi dalam 3 dosis: 0, 2 dan 6 bulan. Vaksin ini bisa didapat di RS atau klinik dokter spesialis kebidanan dan kandungan. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai vaksin HPV. Semoga bermanfaat. Salam. 

20 Jun 2017, 02:20 WIB

Silahkan Tap "Tanya Dokter" Untuk Mengajukan Pertanyaan

Tanya Dokter
Kolera Mengintai Jemaah Haji Indonesia,  Apa Gejalanya?
Info Sehat
Kolera Mengintai Jemaah Haji Indonesia, Apa Gejalanya?
Catat, 6 Makanan Ini Bisa Dongkrak Performa Seks
Spesialis
Catat, 6 Makanan Ini Bisa Dongkrak Performa Seks
Tanya dokter bersama Sara Wijayanto: Cara Mendeteksi Kanker Payudara
Info Sehat
Tanya dokter bersama Sara Wijayanto: Cara Mendeteksi Kanker Payudara
Putar Video01:38
Sudah Punya BPJS, Masihkah Perlu Asuransi Jiwa?
Info Sehat
Sudah Punya BPJS, Masihkah Perlu Asuransi Jiwa?
Mana yang Lebih Baik, Tabungan Pendidikan  atau Asuransi Pendidik
Info Sehat
Apa yang Lebih Baik,Tabungan Pendidikan atau Asuransi Pendidikan?
Mengapa Wanita Lebih Rentan Terkena Penyakit Kritis?
Info Sehat
Mengapa Wanita Lebih Rentan Terkena Penyakit Kritis?
Apigenin, Zat dalam Seledri yang Dapat Melawan Penyakit
Spesialis
Apigenin, Zat dalam Seledri yang Dapat Melawan Penyakit
Rutin Sarapan Gandum Bisa Turunkan Risiko Diabetes?
Spesialis
Rutin Sarapan Gandum Bisa Turunkan Risiko Diabetes?
Amankah Sarapan dengan Makanan Manis?
Spesialis
Amankah Sarapan dengan Makanan Manis?
5 Alasan Mengapa Anda Harus Sarapan
Spesialis
5 Alasan Mengapa Anda Harus Sarapan