Catat! Ini Tips Berpuasa bagi Anak Penderita Diabetes
search

Tips Berpuasa Anak dengan Diabetes

Puasa memiliki berbagai manfaat bagi anak diabetes. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Simak tips berpuasa bagi anak diabetes di sini.
Tips Berpuasa Anak dengan Diabetes

Klikdokter.com, Jakarta Islam memperbolehkan beberapa kategori umatnya untuk tidak menjalani ibadah puasa, seperti anak kecil, pelancong, orang sakit, lansia, serta ibu hamil dan menyusui. 

Bagaimana dengan anak dengan diabetes mellitus (DM) tipe 1?

Beberapa ahli berpendapat bahwa berpuasa saat bulan Ramadan aman untuk pasien dengan DM tipe 1, termasuk anak yang sudah besar dan remaja. 

Syaratnya adalah anak memiliki kontrol glikemik yang baik, melakukan monitoring sendiri secara teratur, dan berpuasa di bawah pengawasan dokter. 

Anak pengidap diabetes di atas usia 8 tahun sudah bisa mulai diajarkan berpuasa,kecuali memiliki riwayat gula darah tinggi dan pernah alami ketoasidosis (komplikasi diabetes yang ditandai dengan tingginya kadar keton dalam tubuh).

Bila Anda sedang mempunyai anak diabetes yang akan menjalani ibadah puasa, simak tips di bawah ini:

1 dari 3

1. Diet dan Nutrisi

Diet dan Nutrisi
loading

Pengaturan pola diet dan nutrisi penting dilakukan anak selama bulan puasa. Hindari makanan tinggi karbohidrat dan lemak dalam jumlah banyak saat berbuka puasa. 

Makanan saat sahur sebaiknya mencakup karbohidrat kompleks karena merupakan makanan yang lama dicerna. Sebaiknya dimakan menjelang imsak.

Jangan lupa konsumsi buah, sayuran, yoghurt, dan sereal, serta cukupi kebutuhan cairan di malam hari.

2. Aktivitas Fisik

Anda dapat tetap melanjutkan aktivitas fisik rutin, meski tidak berlebihan. Anak disarankan untuk melakukan istirahat tidur siang setelah salat dzuhur.

Setelah itu, anak dapat melakukan aktivitas fisik seperti bermain sambil menunggu waktu berbuka puasa. 

Artikel Lainnya: Anak Balita Anda Mau Ikut Berpuasa, Boleh atau Tidak, Ya?

2 dari 3

3. Periksa Status Glikemik

Periksa Status Glikemik
loading

Lakukan monitoring kadar gula darah di rumah secara berkala, yakni sebelum buka puasa, 3 jam setelah buka puasa, sebelum sahur, dan 2 jam setelah sahur untuk menyesuaikan dosis insulin

Hal tersebut juga penting untuk mencegah hipoglikemia dan hiperglikemia setelah makan karena makan yang berlebih.

Batalkan puasa bila kadar gula darah rendah < 4 mmol/L atau mengalami gejala atau tanda hipoglikemia. Jangan berpuasa bila anak sedang sakit.

4. Regimen Insulin

Regimen insulin selama puasa perlu disesuaikan. Diskusikanlah dengan dokter anak Anda.

Dosis insulin akan diberikan sesuai berat badan anak, aktivitas anak dan pola makan anak. Semakin aktif anak biasanya membutuhkan sedikit asupan insulin. 

Artikel Lainnya: Kapan Waktu yang Tepat Ajarkan Anak untuk Puasa?

5. Edukasi 

Edukasi sangat penting dalam manajemen diabetes pada anak. Orangtua perlu memahami manajemen penanganan diabetes sehingga dapat memberikan pengertian kepada anak mengenai penyakit apa yang mereka alami saat ini. 

Anak perlu diberi tahu mengenai penyakit diabetes, pola makan yang harus dikonsumsi dan harus dihindari, serta penggunaan insulin yang akan dipakai terus-menerus.

Cara ini penting agar anak bisa hidup normal seperti anak yang tidak menderita diabetes.

Baca Juga

Apabila sedang tidak fit atau sakit tidak disarankan untuk berpuasa. Berikan pengertian dengan baik apabila anak memaksa ingin berpuasa, saat kondisi tubuhnya tidak fit.

Dapatkan informasi lainnya seputar diabetes dan kesehatan anak dengan menguduh aplikasi Klikdokter.

(HNS/AYU)

ARTIKEL TERKAIT

Bagian Tubuh yang Tepat untuk Disuntikkan Insulin

Info Sehat
07 Apr

Waspada, Makan Gelato Setiap Hari Bisa Menyebabkan Diabetes

Info Sehat
25 Mar

Penderita Diabetes dan Hipertensi Harus Hati-Hati dengan Daun Kelor

Info Sehat
21 Mar

Manfaat Istimewa Daun Binahong untuk Kesehatan

Info Sehat
12 Mar

Bisakah Penderita Diabetes Berobat dengan BPJS?

Info Sehat
04 Mar

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat