Beberapa Penyebab Utama Jantung Berdebar

Jantung berdebar bisa jadi tanda masalah kesehatan berbahaya. Apa pemicunya? Mari simak berbagai penyebab jantung berdebar berikut!
Beberapa Penyebab Utama Jantung Berdebar

Klikdokter.com, Jakarta Normalnya, denyut nadi orang dewasa dalam kondisi istirahat adalah 60 - 100 kali per menit. Detak jantung akan dianggap tidak wajar apabila mencapai lebih dari 100 kali per menit. 

Sering kali, penyebab jantung berdebar tidaklah berbahaya. Namun, detak jantung yang lebih cepat dari biasanya sering menjadi gejala suatu penyakit. Apa saja penyebab jantung berdebar kencang?

1. Konsumsi Kafein Berlebih

Sebagai stimulan, kafein mampu menyebabkan insomnia, jantung berdebar cepat, kecemasan, hingga nyeri kepala.

Sensitivitas orang-orang hingga mendapat efek samping di atas berbeda-beda. Jika Anda termasuk yang sensitif terhadap kafein, hindari atau batasi makanan dan minuman seperti kopi, teh, sebagian soda, dan minuman berenergi.

Selain kafein, alkohol dan nikotin juga dapat menjadi penyebab lain detak jantung berdebar cepat.

2. Stres

Penyebab jantung berdebar selanjutnya adalah stres. Situasi tersebut akan memicu sistem simpatis dalam tubuh untuk melepaskan adrenalin, yang membuat detak jantung meningkat.

Cobalah bernapas dalam melalui hidung dan mengembuskannya kembali lewat mulut beberapa kali. Anda merasakan detak jantung perlahan menurun.

Artikel lainnya: Jantung Berdebar Saat Bangun Tidur, Ini 10 Penyebabnya

1 dari 3

3. Sedang Pilek atau Sedang Demam

Sedang Pilek atau Sedang Demam
loading

Apabila detak jantung meningkat disertai gejala pilek, bersin dan batuk, serta suhu tubuh meninggi, kemungkinan infeksilah penyebabnya.

Infeksi memicu tubuh untuk bekerja lebih keras dari seharusnya. Detak jantung akan berdetak lebih cepat untuk mengembalikan tubuh ke kondisi stabil, dan menyingkirkan infeksi.

4. Kurang Tidur

Ketika tidur, tubuh tidak melakukan aktivitas fisik sehingga detak jantung menurun. Apabila Anda kurang tidur dan kekurangan fase pemulihan, kadar adrenalin tubuh di siang hari akan meningkat. Efeknya, detak jantung pun meningkat.

Untuk menghindari penyebab jantung berdebar ini, usahakan untuk memiliki waktu tidur yang berkualitas. Rata-rata orang dewasa membutuhkan istirahat malam 7-8 jam setiap hari.

5. Konsumsi Obat yang Pengaruhi Jantung

Ada beberapa obat yang memiliki efek samping, yakni menyebabkan detak jantung meningkat. Jika punya keluhan jantung berdebar, biasanya dokter akan bertanya soal obat-obatan yang sedang dikonsumsi. 

Jika memang obat-obatan tertentu yang menjadi penyebab jantung berdebar, dokter dapat mengganti atau menyesuaikan dosisnya.

6. Sedang Hamil

Detak jantung yang meningkat bukanlah salah satu tanda awal yang dialami oleh wanita hamil. Namun, seiring usia kandungan bertambah, tubuh akan beradaptasi.

Salah satu gejalanya merupakan peningkatan detak jantung. Jantung akan bekerja lebih keras untuk memompa lebih banyak darah, dan hal ini wajar terjadi.

7. Gangguan Kecemasan

Kekhawatiran yang terus-menerus dapat menandakan adanya salah satu gangguan kecemasan, misalnya, gangguan kecemasan menyeluruh, kecemasan sosial, gangguan panik, dan gangguan cemas akibat perpisahan.

Serangan panik juga bisa jadi penyebab jantung berdebar, dan sering menyebabkan seseorang semakin takut.  

Bicaralah dengan dokter atau psikolog agar Anda tahu cara mencegah terjadinya serangan panik.

Artikel lainnya: Kenali Kondisi Hipertiroid yang Membahayakan Jantung

2 dari 3

8. Kelenjar Tiroid yang Hiperaktif

Kelenjar Tiroid yang Hiperaktif
loading

Kelenjar tiroid memproduksi beberapa hormon yang memengaruhi berbagai sistem tubuh. Apabila kelenjar tersebut hiperaktif, metabolisme tubuh akan bekerja lebih dari seharusnya. 

Hal ini akan menyebabkan detak jantung yang cepat atau berirama tidak normal. Gejala lain yang mengikuti antara lain meningkatnya nafsu makan dan penurunan berat badan yang tiba-tiba. Penyebab jantung berdebar kencang ini dapat dikontrol dengan obat yang sesuai.

9. Anemia

Anemia disebabkan oleh kurangnya sel darah merah atau hemoglobin di dalam tubuh. Akibatnya, darah tidak menyediakan oksigen yang cukup. 

Jantung lantas akan bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Hal ini disertai dengan rasa lelah berlebihan, pusing, nyeri kepala, hingga kulit yang pucat.

10. Irama Jantung yang Tidak Beraturan

Merasa jantung berdetak tidak berlebihan? Mungkin penyebab jantung Anda berdebar adalah aritmia. Kondisi tersebut ditandai malfungsi listrik pada jantung yang menyebabkan detaknya berirama tidak seperti seharusnya.

Ketika hal ini terjadi, Anda akan merasa jantung sedang berdetak amat cepat dan terasa aneh. Aritmia sering kali disertai dengan rasa pusing, mual, pingsan, nyeri dada, hingga sesak napas.

Baca Juga

Banyak sekali penyebab jantung berdebar kencang. Sering kali, kondisi ini bukan sesuatu yang serius. Namun, apabila disertai dengan gejala kepala ringan, nyeri dada, atau rasa lelah berlebihan, mungkin Anda perlu memeriksakannya ke dokter.

Jangan ketinggalan berita kesehatan lainnya dengan mengunduh aplikasi Klikdokter.

[HNS/JKT]

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Diah Rachmaniah, Sp. JP , FIHA

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
wallet
Rp. 40.000

ARTIKEL TERKAIT

Gerakan Yoga untuk Jantung Sehat

Info Sehat
21 Jan

Berat Badan Naik Turun, Tanda Penyakit Jantung?

Info Sehat
12 Jan

Kiat Sehat Atasi Gangguan Jantung Fibrilasi Atrium

Info Sehat
24 Des

Bahaya Olahraga Berlebihan bagi Jantung

Info Sehat
17 Des

Cara Mengatasi Jantung Berdebar dengan Cepat dan Tepat

Info Sehat
04 Des

REAKSI ANDA

2 KOMENTAR

Avatar
Stevenson
18 Hari Lalu

12345678910

Avatar
Stevenson
18 Hari Lalu

biliy

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk