Beda Obat Generik dan Obat Paten

Oleh Tamara Anastasia pada 20 Nov 2019, 16:45 WIB
Memiliki harga yang lebih murah, apa beda obat generik dan obat paten?
Beda Obat Generik dan Obat Paten (Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Obat merupakan salah satu barang yang Anda cari pertama kali saat sedang sakit. Baik itu obat generik maupun obat paten, keduanya bisa jadi selalu tersedia di rumah Anda. Tapi apa beda obat generik dan obat paten? Lalu, benarkah kualitas obat generik lebih buruk karena harganya lebih murah? 

Obat Paten dan Obat Generik 

Saat Anda sakit, tak sedikit pasien yang meminta dokter untuk meresepkan obat paten ketimbang obat generik. Alasannya, obat paten lebih terpercaya karena harganya terbilang mahal dan komposisinya lebih kuat ketimbang obat generik. 

Banyak yang beranggapan bahwa obat paten lebih baik dibanding obat generik, karena obat generik memiliki harga yang murah, sehingga pasien berasumsi bahwa kualitasnya pun juga semurah harganya. Namun, benarkah anggapan seperti ini? 

Dijelaskan oleh dr. Dejandra Rasnaya dari KlikDokter, anggapan itu adalah anggapan yang sangat salah, karena obat generik juga memiliki kandungan yang sangat baik untuk pasien yang sedang sakit. 

Artikel Lainnya: Hati-Hati, Deretan Obat Herbal Ini Bisa Picu Penyakit Hati

“Hanya karenanya harganya lebih murah, bukan berarti obat generik tidak lebih dari obat paten. Meski obat paten memang memiliki komposisi yang sudah diracik lagi, tapi keduanya sama-sama efektif dalam menyembuhkan penyakit,” ujar dr. Dejandra.

“Dalam dunia farmasi dan kedokteran, ada dua jenis obat yang memang beredar, yakni obat paten dan juga obat generik. Obat generik pun dibagi lagi menjadi dua jenis, yakni obat generik berlogo dan obat generik bermerek,” tambah dr. Dejandra. 

Sekilas Tentang Obat Paten

Obat paten merupakan obat baru yang diproduksi dan dipasarkan oleh sebuah perusahaan farmasi yang sudah memiliki hak paten. Obat paten yang dipasarkan pun sudah melalui serangkaian uji klinis yang dilakukan oleh perusahaan farmasi sesuai aturan yang telah ditetapkan secara internasional. 

“Obat paten ini tidak boleh diproduksi dan dipasarkan lagi oleh perusahaan farmasi lain tanpa seizin pemilik hak paten,” kata dr. Dejandra. 

“Di Indonesia, hak paten suatu obat itu lamanya sekitar 20 tahun. Setelah lewat dari dua tahun, maka hak paten bisa diperpanjang atau jika tidak segera diperpanjang, maka obat tersebut bisa diproduksi oleh perusahaan farmasi lain. Baik dalam bentuk obat generik berlogo maupun obat generik bermerek,” lanjutnya.

1 of 2

Mengenal Obat Generik

Jika obat paten memiliki farmasi sendiri, apakah artinya obat generik dibuat bukan dari farmasi? Tentu tidak. 

Obat generik merupakan obat yang telah habis masa patennya, sehingga bisa diproduksi oleh semua perusahaan farmasi tanpa perlu membayar hak paten. Umumnya, obat generik memiliki efektivitas yang sama dengan obat paten, namun harganya jauh lebih murah ketimbang obat paten. 

Artikel Lainnya: Kenali Suplemen Vitamin yang Cocok untuk Tubuh Anda

“Meski harganya murah, obat generik umumnya memang memiliki kandungan yang sama dengan obat paten. Karena itu, obat generik sangat terjangkau oleh masyarakat menengah ke bawah,” ujar dr. Dejandra. 

Lantas, apa yang membuat obat generik memiliki harga lebih murah ketimbang obat paten? 

“Pertama, obat generik tidak perlu mengeluarkan biaya untuk melakukan riset penemuan, karena obat ini dulunya adalah obat paten. Kedua, obat generik tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk pematenan obat. Jadi, bukan karena komposisi atau kualitas, melainkan karena kedua hal tersebut,” tambahnya lagi. 

Selain itu, keamanan obat generik pun sama dengan obat paten. Keduanya sama-sama aman untuk digunakan dan memiliki efek samping yang sama juga. Efektivitas obat juga dikatakan sama, asalkan dikonsumsi dengan dosis yang tepat dan tergantung dengan kondisi tubuh Anda. 

“Obat generik memiliki kekuatan, kemurnian, kualitas, dan cara kerja yang sama dengan obat hak paten. Jadi jangan lagi beranggapan bahwa obat generik memiliki kualitas yang lebih buruk ketimbang obat paten,” tutur dr. Dejandra. 

Anda kini sudah tahu beda obat generik dan obat paten. Ingat, obat yang harga murah belum tentu berkualitas buruk. Baik obat paten maupun obat generik sama-sama berkualitas. 

[RPA/ RH]

Lanjutkan Membaca ↓
Natalie LennyNatalie Lenny

obat generik memang sama kandungannya dok... tapi dari kerjanya efeknya jauh sama obat paten jelas ibarat mobil yg satu mesin buatan SMK satunya uda buatan Roll Royce dok hehehehe jauh lbh cepat terasa efeknya obat paten (bukan berarti saya anti generik loh dok)