Pusing Usai Makan, Ini Penyebabnya

Oleh Ayu Maharani pada 20 Dec 2019, 17:00 WIB
Saat sedang makan, Anda pasti berharap perut kenyang. Namun, apa jadinya kalau tiba-tiba timbul rasa pusing. Kira-kira apa penyebab pusing muncul setelah makan, ya?
Pusing Usai Makan, Ini Penyebabnya

Klikdokter.com, Jakarta Anda yang hobi kuliner pastinya sering mengonsumsi beragam menu makanan. Namun, pernahkah Anda mengalami pusing atau sakit kepala seusai menyantap makanan? Sampai-sampai Anda berpikir kadar kolesterol naik hingga keracunan makanan.

Beberapa orang ternyata sering mengalami pusing setelah makan. Karena gejala tersebut mirip dengan gejala keracunan makanan, Anda pun berpikir pusing tersebut berasal dari zat tertentu yang terkandung dalam makanan yang baru saja dikonsumsi.

Berpikiran seperti itu memang tidak sepenuhnya salah. Namun, pusing setelah makan tak melulu karena keracunan, melainkan bisa juga karena postprandial hypotension. Ini merupakan kondisi tekanan darah yang mendadak rendah setelah makan. Kondisi tersebut rupanya dialami oleh ⅓ wanita dan pria di dunia!

Penyebab Munculnya Postprandial Hypotension

Saat Anda makan, di dalam tubuh terjadi interaksi kerja antara berbagai sistem. Misalnya saja, sistem pencernaan, sistem pernapasan, dan sistem peredaran darah yang terdiri atas jantung dan pembuluh darah. Lalu, saat proses pencernaan terjadi, aliran darah akan difokuskan pada daerah lambung dan usus kecil.

Artikel Lainnya Waktu Makan yang Tepat agar Tubuh Tetap Sehat

Di saat yang bersamaan, organ jantung akan berdetak lebih cepat dan pembuluh darah di daerah saluran pencernaan akan mengecil supaya aliran darah ke otak, kaki, dan bagian tubuh lainnya tidak terganggu.

Sayangnya. Pada sebagian orang, mekanisme tersebut justru tidak berjalan baik. Alhasil, tekanan darah di luar sistem pencernaan menjadi rendah dan menimbulkan beberapa keluhan. Misalnya, pusing, gangguan penglihatan, mual, nyeri dada, dan pingsan. Bahkan, pada kondisi yang cukup berat, stroke kecil pun bisa terjadi.

Apakah Ada Faktor Risiko Tertentu?

Sebelumnya, sempat disinggung bahwa ⅓ orang di dunia ini pernah mengalami postprandial hypotension. Dilansir dari Healthline, terdapat kondisi tertentu yang meningkatkan risiko terjadinya pusing setelah makan.

Misalnya saja, faktor usia. Orang yang lebih muda lebih jarang mengalami postprandial hypotension ketimbang mereka yang telah “berumur”. Selain itu, dua penyakit yang dapat menjadi pemicu pusing setelah makan, antara lain diabetes dan Parkinson.

Artikel Lainnya Pola Makan Ini Bisa Bikin Anda Lebih Bahagia dan Bebas Stres

Hati-hati juga para penderita hipertensi yang sedang mengonsumsi obat anti-hipertensi. Pasalnya, obat-obatan yang ditujukan untuk menurunkan tekanan darah terkadang bisa terlalu efektif. Tentunya, ini menyebabkan penurunan yang kurang aman.

1 of 2

Bisakah Pusing Setelah Makan Dicegah?

Pusing Usai Makan, Ini Penyebabnya
Wanita Pusing

Kabar baiknya, kondisi ini bisa dicegah. Adapun sejumlah cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah tubuh tak nyaman pasca mengonsumsi makanan, yaitu sebagai berikut ini.

  • Sebelum makan, minum air putih sebanyak 350-500 ml.
  • Makanlah dalam jumlah atau porsi yang sedikit, tetapi frekuensinya lebih sering.
  • Perbanyak asupan serat, seperti sayur dan buah.
  • Jika gejala terlanjur muncul, jangan langsung berdiri setelah makan. Duduk sambil bersandar selama 30-60 menit untuk mengurangi keluhan.

Sementara itu, apabila obat penurun tekanan darah adalah pemicunya, dokter mungkin akan menyarankan penyesuaian dosis. Dengan mengurangi dosis obat anti-hipertensi sebelum makan, khususnya makan siang, Anda dapat mengurangi risiko penurunan tekanan darah secara signifikan. Ingat, jangan atur dosis secara mandiri, ya!

Meski ini bukan keracunan makanan, perhatikan pula jenis makanan yang dikonsumsi. Apabila gejala pusing selalu muncul setelah banyak makan karbohidrat, maka Anda wajib mengurangi asupan karbohidrat.

Selain duduk, berjalan perlahan sebenarnya juga dapat membantu meringankan gejala. Bila butuh asupan cairan selain air putih, rupanya kafein bisa membantu. Mengonsumsi secangkir kopi sebelum makan dapat mencegah kondisi tersebut, tetapi pastikan Anda tidak mengonsumsinya sebelum makan malam.

Cara di atas sudah dilakukan, tapi pusing setelah makan menetap? Periksakan diri ke dokter! Dokter butuh pemeriksaan mendetail untuk cari tahu penyebab pasti dari kondisi itu. Dokter Astrid Wulan Kusumoastuti dari KlikDokter mengatakan, bisa jadi, itu disebabkan gula darah tinggi, sensitif dengan MSG, atau hal lain. Tak ada yang tahu kan kalau tidak diperiksa ahlinya?

(AYU/RPA)

Lanjutkan Membaca ↓