Inilah Tanda Medis Bahwa Anda Sedang Jatuh Cinta - Info Sehat Klikdokter.com
searchtext customer service

Inilah Tanda Medis Bahwa Anda Sedang Jatuh Cinta

Pernahkah Anda kesulitan tidur karena memikirkan seseorang? Atau Anda merasa cemas dan tangan berkeringat? Bisa jadi Anda sedang jatuh cinta!
Inilah Tanda Medis Bahwa Anda Sedang Jatuh Cinta

Jatuh cinta merupakan suatu hal yang dialami oleh banyak orang. Sensasi akibat jatuh cinta sangat bervariasi dan bisa dalam bentuk yang berbeda-beda. Sebenarnya, apa saja yang terjadi pada tubuh manusia ketika sedang jatuh cinta?

1. Pelepasan hormon oksitosin

Oksitosin, atau yang disebut sebagai ‘love hormon’, bertanggung jawab terhadap keadaan euphoria ketika seseorang jatuh cinta. Hormon oksitosin dilepaskan ketika Anda bertemu dengan orang yang disukai. Pernahkah Anda merasakan kegembiraan tanpa penyebab yang jelas ketika sedang jatuh cinta? Atau Anda merasa senang ketika bertemu dengan seseorang? Jika ya, maka hormon oksitosin Anda sedang bekerja.

2. Pelepasan hormon adrenalin

Pelepasan hormon adrenalin menyebabkan sensasi tersendiri –seperti cemas, tangan berkeringat dan jantung berdegup lebih kencang. Anda juga dapat merasakan pipi yang merah merona akibat tersipu malu ketika bersama orang yang Anda sukai.

Artikel Lainnya : Perbedaan Jatuh Cinta dan Jatuh Hati dari Kacamata Psikolog

3. Merasa mual

Pernahkah Anda merasa mual ketika bertemu orang yang disukai? Mual dapat merupakan salah satu tanda bahwa Anda menyukai seseorang, atau dikenal dengan ‘love sickness’. Hormon kortisol dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah di daerah perut dan menyebabkan keluhan mual. Namun keluhan ini dapat berkurang, jika Anda merasa lebih nyaman dengan orang yang Anda sukai.

4. Menurunnya sensasi nyeri

Perasaan intens jatuh cinta dapat mengaktifkan area di otak, yang juga bertanggung jawab untuk mengatur rasa nyeri. Karena itu, ketika Anda jatuh cinta dengan seseorang, bisa jadi rasa sakit dari luka yang Anda alami akan berkurang.

Baca Juga

5. Stress-induced cardiomyopathy

Tahukah Anda bahwa patah hati dapat menyebabkan gangguan jantung? Inilah yang dikenal dengan stress-induced cardiomyopathy. Perasaan stres yang berkepanjangan akibat patah hati atau kehilangan pasangan tercinta dapat meningkatkan risiko sakit jantung. Walaupun mekanisme yang mendasari terjadinya peningkatan penyakit jantung pada keadaan stres masih belum jelas, namun ditemukan peningkatan risiko jantung yang konsisten pada orang yang mengalami stres jangka panjang.

Pernahkah Anda mengalami berbagai hal yang baru saja dipaparkan di atas? Jika ya, bisa jadi Anda sedang jatuh cinta! Jika dibina dengan baik, hubungan romantik bisa membawa dampak positif untuk kehidupan Anda. Jatuh cinta? Siapa takut!

(NB/RH)

ARTIKEL TERKAIT

Intip Manfaat Petai untuk Kesehatan

Info Sehat
07 Des

Makan Terlalu Cepat, Awas Bahaya yang Mengintai

Info Sehat
27 Nov

Dampak Gas Air Mata Bagi Kesehatan

Info Sehat
08 Nov

Jenis Teh yang Paling Sehat

Info Sehat
07 Nov

White Tea, Tak Populer Tapi Kaya Manfaat

Info Sehat
07 Nov

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat