Kenali Urea Breath Test (UBT), Pemeriksaan Apa Itu?
searchtext customer service

Urea Breath Test: Pemeriksaan Terkini Tukak Lambung

Urea Breath Test (UBT) atau uji napas urea dipercaya sebagai prosedur pemeriksaan tukak lambung yang efektif. Mari kenali lebih jauh di sini!
Urea Breath Test: Pemeriksaan Terkini Tukak Lambung

Urea breath test (UBT) adalah jenis pemeriksaan alternatif untuk mendiagnosis penyebab tukak lambung, yaitu infeksi Helicobacter pylori

Dahulu, pemeriksaan tukak lambung atau peptic ulcer bisa dilakukan dengan endoskopi. Namun, kini infeksi aktif H. pylori dapat didiagnosis menggunakan uji napas urea yang lebih non-invasif alias tidak menimbulkan risiko atau rasa sakit.

Prosedur UBT dapat digunakan untuk orang dewasa dan anak-anak usia di atas 6 tahun. Lalu, bagaimana urea breath test dilakukan? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini. 

Kapan Urea Breath Test Diperlukan?

Kapan Urea Breath Test Diperlukan?

Untuk mendiagnosis keberadaan bakteri Helicobacter pylori penyebab tukak lambung, urea breath test perlu dilakukan terutama ketika terdapat faktor risiko di bawah ini:

  • Sanitasi lingkungan yang tidak baik, termasuk air minum yang tidak dimasak matang
  • Tinggal di permukiman padat penduduk

Selain faktor risiko di atas, keberadaan infeksi H.Pylori juga penting diketahui bila kamu mengalami gejala pencernaan yang mengarah pada kondisi gastritis. Gejala pencernaan yang dimaksud, seperti nyeri perut, mual, muntah, kembung, banyak gas di perut, demam, hilangnya nafsu makan, penurunan berat badan, serta feses berdarah atau hitam. 

Artikel lainnya: Kenali Penyakit yang Sering Menyerang Lambung

Mengapa bakteri Helicobacter pylori perlu dideteksi? Karena, jika benar ditemukan, maka pemberian obat khusus diperlukan untuk menghilangkan bakteri ini.  

Pemberian antibiotik yang tepat dapat membunuh kuman sehingga bisa meredakan gejala yang berkaitan dengan tukak lambung.

Proses Pemeriksaan Urea Breath Test

Proses Pemeriksaan Urea Breath Test

Saat menjalani prosedur UBT, kamu akan menelan pil, cairan, atau puding yang mengandung sejumlah kecil urea (zat radioaktif ringan) berbahan molekul karbon yang telah ditandai. 

Selengkapnya, berikut sejumlah tahap dalam prosedur UBT yang perlu kamu tahu:

  1. Persiapan

Pasien tidak boleh mengonsumsi antibiotik apa pun. Hal ini dilakukan minimal selama empat minggu sebelum pemeriksaan. 

Pasien juga tidak boleh mengonsumsi obat PPI (proton pump inhibitor) dua minggu sebelum pemeriksaan. Selain itu, pasien diminta untuk berpuasa makan dan minum selama empat jam sebelum prosedur.

  1. Uji Napas Urea Dilakukan

Ketika menjalani urea breath test, pasien harus menelan kapsul yang mengandung urea dan secangkir air. Setelah tiga menit, pasien minum segelas kecil air lagi. Setelah tujuh menit, pasien diminta meniup balon. 

Nah, bakteri H. pylori akan memproduksi enzim urease yang memecah urea menjadi amonia dan karbon dioksida. 

Karena tubuh menyerap karbon, zat karbon kemudian dilepaskan saat  mengembuskan napas. Udara yang keluar saat pasien mengembuskan napas akan diukur kadar karbon dioksidanya. 

Hasil kadar karbon dioksida akan menunjukkan keberadaan H. pylori pada lambung pasien.

  1. Setelah Prosedur

Sampel napas akan dikirim ke laboratorium untuk diperiksa. Selanjutnya, pasien boleh beraktivitas serta makan dan minum seperti biasa. 

Tidak ada pantangan khusus bagi pasien setelah urea breath test, kecuali akan melakukan pemeriksaan lain.

Artikel lainnya: Awas, Tukak Lambung Bisa Sebabkan Kematian

Adakah Efek Sampingnya?

Adakah Efek Sampingnya?

Pemeriksaan UBT tergolong aman. Namun, kamu mungkin dapat mengalami efek samping dari obat yang digunakan untuk mendeteksi bakteri, termasuk gangguan perasa. 

Sejumlah efek samping yang jarang terjadi, seperti sakit perut, mual, muntah, kelelahan, dan perubahan indra penciuman juga bisa muncul setelah minum pil urea. 

Baca Juga

Jika kamu sakit tukak lambung dan ingin memeriksakan diri ke dokter, tidak ada salahnya untuk menanyakan pilihan pemeriksaan yang tersedia. Selain pemeriksaan urea breath test, tersedia pula pemeriksaan feses (antigen dan PCR) serta endoskopi.

Diskusikan pilihan pemeriksaan dan terapi yang paling tepat bersama dokter kamu. Konsultasi lebih mudah juga bisa kamu lakukan pakai fitur tanya dokter spesialis penyakit dalam di KlikDokter. Jangan takut periksa kondisi kesehatan untuk #JagaSehatmu, ya!

Informasi lengkap seputar asupan yang tidak boleh dikonsumsi saat sakit tukak lambung juga bisa kamu simak dengan mengunduh aplikasi KlikDokter!

(ADT/JKT)

Referensi:

American Journal of Gastroenterology. Diakses 2022. ACG Clinical Guideline: Treatment of Helicobacter pylori Infection. 

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Gianita Yulia Lestari., MMRS

Konsultasi Dokter Umum
wallet
Rp. 15.000
avatar

dr. Zakya Radhita Nasution

Dokter Umum
wallet
Rp. 15.000
avatar

dr. Peter Fernando, DiMAP.

Dokter Umum
wallet
Rp. 15.000

ARTIKEL TERKAIT

Amankah Suntik Putih saat Menyusui?

Info Sehat
09 Apr

Lakukan Cara Ini untuk Mencegah Tukak Lambung

Info Sehat
18 Feb

Apakah Semua Gangguan Lambung Bisa Diatasi dengan Antasida?

Info Sehat
22 Sep

Sakit Mag dan Tukak Lambung, Apa Bedanya?

Info Sehat
15 Sep

Artritis Reumatoid Berkaitan dengan Tukak Lambung, Benarkah?

Info Sehat
08 Sep

REAKSI ANDA

1 KOMENTAR

Avatar
Jaka Pamungkas
4 Tahun Lalu

test UBT baiaya nya berapa dan daerah tangerang selatan dmn ya

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat