Beberapa Penyebab Kentut Bau Tak Sedap, Apakah Berbahaya? - Info Sehat Klikdokter.com
searchtext customer service

Beberapa Penyebab Kentut Bau Tak Sedap, Apakah Berbahaya?

Selain menyebabkan aroma tak sedap, kentut bau busuk juga bisa jadi tanda penyakit. Apa saja penyebab kentut bau? Yuk, simak di sini.
Ilustrasi Kentut Bau Busuk

Kentut merupakan proses alami tubuh untuk mengeluarkan gas dari saluran pencernaan. Pada beberapa kasus, ada kondisi penyakit yang menjadi penyebab kentut memiliki bau tidak sedap.

Anda perlu tahu, sebagian besar manusia bisa menyimpan sekitar 0,5 hingga 1,5 liter gas di dalam saluran pencernaannya setiap hari. Selain itu, gas bisa masuk ke saluran cerna saat Anda berbicara, makan, mengunyah, atau menelan.

Bahkan, gas juga bisa berasal dari bakteri yang secara normal tinggal di dalam usus manusia. Sebuah penelitian dari University of Exeter di Inggris menunjukkan bahwa kentut berbau busuk merupakan hal normal.

Kentut berbau busuk berasal dari gas yang mengandung dimethyl sulfide, sulfur, hidrogen sulfida, dan methanethiol. Bau kentut juga bisa berasal dari bakteri usus dan feses yang ada di rektum.

Di luar hal tersebut, kentut bau busuk bisa menjadi tanda masalah kesehatan, khususnya jika disertai dengan gejala tertentu. Beberapa kondisi di bawah adalah penyebab kentut bau busuk yang berbahaya bagi kesehatan.

Artikel Lainnya: Hindari Makanan Ini Agar Tak Sering Kentut

1 dari 4

1. Malabsorpsi Karbohidrat

Ilustrasi Kentut Bau Busuk
loading

Kondisi ini terjadi ketika saluran cerna tidak mampu mencerna karbohidrat dengan optimal. Dalam kondisi ringan, malabsorbsi karbohidrat dapat menyebabkan keluhan sakit perut dan perut kembung.

Sedangkan dalam kondisi yang berat, kondisi ini tergolong sebagai penyakit celiac yang menyebabkan gejala nyeri dan kaku sendi, tulang yang lemah dan rapuh, kejang, gangguan kesuburan.

2. Intoleransi Laktosa

Intoleransi laktosa terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup enzim untuk memecah laktosa. Akibatnya, bakteri di dalam usus dapat menyerap laktosa dan menghasilkan gas yang berbau busuk.

Orang dengan intoleransi laktosa sebaiknya menghindari konsumsi susu. Tujuan menghindari susu adalah untuk mengurangi jumlah gas di dalam perut. Ketika jumlah gas berkurang, risiko untuk mengeluarkan kentut yang bau juga ikut menurun.

3. Infeksi Saluran Cerna

Kondisi ini disebabkan oleh bakteri atau virus yang menginfeksi saluran pencernaan. Infeksi tersebut umumnya disertai dengan sakit perut, demam, dan diare.

Gejala infeksi saluran cerna yang terjadi berkepanjangan harus segera diatasi. Anda bisa segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

Artikel Lainnya: Alasan Wanita Lebih Banyak Kentut saat Menstruasi

2 dari 4

4. Konstipasi atau Sembelit

Konstipasi atau Sembelit
loading

Konstipasi atau sembelit membuat feses menumpuk dan tertahan di dalam usus. Hal ini membuat bakteri dapat berkembang biak sehingga menjadi penyebab kentut berbau busuk.

Perlu diketahui bahwa semakin lama feses tertahan di dalam usus, bau kentut yang keluar dari dubur akan semakin parah aromanya.

5. Kanker Usus Besar

Sel kanker yang tumbuh di saluran cerna dapat mengganggu fungsi organ-organ yang terlibat dalam proses pencernaan. Tak jarang, sel kanker tersebut juga bisa menyumbat saluran pencernaan.

Saluran pencernaan yang tersumbat akibat kanker usus besar membuat gas terperangkap dan bakteri jadi lebih mudah berkembang biak.

Hal ini dapat menjadi penyebab kentut berbau busuk, dengan aroma yang tidak akan pernah Anda bayangkan sebelumnya.

6. Makanan Tinggi Serat

Makanan tinggi serat bisa menjadi penyebab kentut bau yang tidak berbahaya. Makanan tinggi serat dicerna relatif lebih lama, sehingga risiko keluarnya gas pencernaan juga lebih banyak.

Nah, beberapa jenis makanan tinggi serat, seperti brokoli, asparagus, atau kol memiliki aroma yang lebih kuat sehingga menyebabkan bau kentut lebih menyengat.

Artikel Lainnya: Sering Kentut, Adakah Manfaatnya bagi Kesehatan?

3 dari 4

7. Ketidakseimbangan Bakteri Usus

Ketidakseimbangan Bakteri Usus
loading

Bakteri usus membantu melancarkan proses pencernaan. Jika jumlah bakteri dalam saluran pencernaan berkurang, bisa saja timbul keluhan kentut yang bau.

Salah satu kemungkinan penyebab bakteri berkurang adalah konsumsi obat antibiotik untuk mengatasi infeksi. Selain membunuh kuman, antibiotik turut membunuh bakteri usus. Namun tenang saja, kasus ini lebih jarang terjadi.

Selalu waspada terhadap setiap kemungkinan. Jika mengalami kentut bau busuk disertai dengan gejala-gejala yang sangat mengganggu, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

Akan tetapi, jika kentut bau busuk terjadi tanpa adanya gejala penyerta, Anda tidak perlu khawatir berlebih.

Untuk mengatasi kentut berbau busuk, Anda perlu menghindari makanan yang mengandung banyak sulfur, seperti kol, daging, keju, susu sapi, dan bawang putih.

Sebagai gantinya, Anda dapat mengonsumsi ikan, ayam, jahe, cabai, alpukat, bayam, wortel, air putih dan makanan berserat lainnya. Asupan tersebut dapat menjadi zat pencahar alami dan membantu usus bekerja dengan baik saat mencerna makanan.

Ingat, jika Anda mendapati adanya kentut bau busuk dengan gejala penyerta yang mengganggu, jangan tunda untuk segera berobat ke dokter. Semakin dini dideteksi dan diobati, semakin besar pula kemungkinan untuk sembuh.

Baca Juga

Jika Anda ingin tahu lebih lanjut mengenai penyebab kentut bau busuk, jangan sungkan untuk bertanya pada dokter melalui fitur LiveChat 24 jam di aplikasi KlikDokter.

(OVI/JKT)

Sumber:

Healthline. Diakses 2021. Smelly Farts.

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Euis Kurniawati

Dokter Umum
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Puteri Wahyu Safitri

Dokter Umum
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Devi Agustiani

Dokter Umum
wallet
Rp. 20.000

ARTIKEL TERKAIT

Mengenal Diabetes Gastroparesis yang Menyerang Pencernaan

Info Sehat
19 Okt

Waspada, Gangguan Pencernaan Ini Dapat Terjadi Saat Puasa

Info Sehat
13 Apr

Kenali Penyebab Kram Perut Meski Tak Sedang Haid

Info Sehat
23 Mar

Susah BAB? Lancarkan dengan Konsumsi Chia Seed

Info Sehat
10 Mar

Rekomendasi Menu Diet Seminggu untuk Turunkan Berat Badan

Info Sehat
04 Mar

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat