Perbedaan Nyeri Sendi dan Nyeri Otot, Jangan Tertukar!
searchtext customer service

Nyeri Sendi dan Nyeri Otot, Apa Bedanya?

Nyeri sendi dan nyeri otot kerap dianggap sama. Padahal, keduanya berbeda. Kenali perbedaan keduanya melalui artikel berikut.
Nyeri Sendi dan Nyeri Otot, Apa Bedanya?

Klikdokter.com, Jakarta Beberapa orang yang berkunjung ke dokter mengeluhkan ototnya terasa nyeri, padahal yang dimaksud ialah nyeri sendi. Begitu pun sebaliknya. Lalu, di mana letak perbedaan nyeri sendi dan nyeri otot?

Nyeri otot dan sendi adalah keluhan yang sangat umum terjadi. Ketika rasa sakit dirasakan di tubuh, kadang sulit untuk menentukan darimana rasa sakit itu berasal. 

Agar dapat ditangani dengan tepat, sangat penting untuk mengetahui perbedaan nyeri otot dan nyeri sendi terlebih dahulu.

Nyeri Sendi

Nyeri Sendi

Nyeri sendi diartikan sebagai nyeri yang dihasilkan saat sendi tersebut bergerak atau melakukan fungsinya. Hal ini dapat menghambat aktivitas seseorang dan menimbulkan rasa tidak nyaman.

Tingkat keparahan nyeri sendi berbeda-beda, mulai dari ringan, sedang, hingga parah. 

Orang yang mengalami nyeri sendi biasanya sangat sulit untuk melakukan pergerakan, terutama saat setelah beristirahat.

Pasalnya, sendi yang sakit biasanya menjadi kaku. Jadi, ketika digerakkan akan jadi lebih sakit.

Penyebab dari nyeri sendi bisa bermacam-macam, di antaranya karena asam urat, osteoartritis, rematik, bahkan efek samping obat-obatan.

Untuk mengatasi nyeri sendi, Anda disarankan untuk beristirahat, melakukan kompres hangat, atau mengonsumsi obat antinyeri. 

Artikel Lainnya: Berbagai Gejala Gangguan Sendi yang Harus Diwaspadai

Ketika nyeri sendi menyerang, kapan waktu yang tepat untuk pergi ke dokter? Anda perlu memeriksakan kondisi ke dokter bila mengalami beberapa gejala berikut:

  • Nyeri, bengkak, atau kaku pada satu atau lebih dari satu sendi.
  • Sendi berwarna merah atau hangat saat disentuh.
  • Sendi terasa kaku, sulit digerakkan, dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
  • Nyeri atau kaku sendi berlangsung lebih dari tiga hari atau terjadi berulang kali dalam satu bulan.

Sebagian besar kasus nyeri sendi dapat berhasil ditangani di rumah. Namun, jika nyeri sendi Anda disebabkan oleh cedera dan muncul keluhan seperti di atas, segeralah periksakan diri ke dokter.

Nyeri Otot

Nyeri Otot

Nyeri otot merupakan rasa nyeri yang muncul pada bagian otot. Penyebab paling umum dari keluhan ini adalah karena aktivitas fisik yang berlebihan, cedera olahraga, dan sakit (misalnya flu).

Perbedaan nyeri otot dan nyeri sendi dapat terlihat dari nyeri yang dirasakan. Nyeri otot biasanya akan terasa tajam, area nyerinya terasa lebih luas, serta muncul kejang otot di mana otot terasa mengencang.

Selain itu, nyeri otot termasuk temporer atau bisa menghilang dalam beberapa hari. Jika nyeri otot disebabkan oleh virus atau infeksi, seseorang mungkin juga mengalami demam.

Artikel Lainnya: Penyebab Sering Mengalami Nyeri Otot Saat Puasa

Nyeri otot juga bisa menjadi lebih baik ketika area tersebut dilatih, misal dengan meregangkan otot. Itu karena menggerakkan otot yang sakit dapat membantu melepaskan racun dan asam laktat yang menumpuk di dalamnya. 

Untuk mengatasi nyeri otot, Anda juga dapat memberikan pijatan lembut, mengompres dingin bagian yang sakit, mengoleskan salep antinyeri, atau mengonsumsi obat antinyeri. 

Karena nyeri otot sering berkaitan dengan olahraga, sebaiknya Anda tidak melewatkan pemanasan dan pendinginan. Pastikan Anda melakukan gerakan olahraga yang benar, serta mencukupi kebutuhan cairan per hari.

Kapan nyeri otot harus diperiksakan ke dokter? Segera periksa bila Anda mengalami beberapa gejala di bawah ini:

  • Nyeri pada otot dirasakan terus-menerus dan tidak membaik dengan pemberian obat antinyeri.
  • Nyeri menjalar.
  • Nyeri memengaruhi tidur Anda atau memburuk di malam hari.
  • Rasa sakit atau kesulitan saat melakukan gerakan tertentu, seperti meraih ke belakang, mengangkat lengan di atas kepala, atau menahan beban.
Baca Juga

Itulah perbedaan dari nyeri sendi dan nyeri otot. Membedakan keduanya sangatlah penting karena berkaitan dengan pilihan terapi yang akan dilakukan. Agar mendapatkan penanganan yang tepat, tentunya Anda perlu memberikan informasi yang sesuai, bukan?

Selain itu, pengobatan untuk kedua jenis nyeri ini ada yang sama dan ada pula yang berbeda, tergantung dari penyebab yang mendasarinya.

Oleh karena itu, apabila keluhan nyeri Anda terasa berbeda dari sebelumnya, jangan ragu untuk menemui dokter. Konsultasi juga bisa dilakukan melalui layanan Live Chat di aplikasi KlikDokter.

[WA]

Referensi:

Medical News Today. Diakses 2022. What Are the Differences Between Bone Pain and Muscle Pain?

Brunet. Diakses 2022. Arthritis Pain or Muscle Pain How Tell the Difference.

Mayo Clinic. Diakses 2022. Joint Pain.

ARTIKEL TERKAIT

Tips Meredakan Nyeri Otot Setelah Berolahraga

Info Sehat
16 Mar

Kopi Dapat Mengatasi Nyeri Setelah Olahraga, Benarkah?

Info Sehat
25 Jan

Jenis-Jenis Komplikasi Nyeri Sendi Akibat Diabetes

Info Sehat
26 Des

Apakah Petai Bisa Picu Asam Urat?

Info Sehat
21 Des

Jangan Keliru, Ini Perbedaan Bursitis dan Tendinitis

Info Sehat
27 Agt

REAKSI ANDA

1 KOMENTAR

Avatar
Momo Byodaranante
5 Tahun Lalu

otot/bagian tubuh pada rusuk belakang sebelah kiri bagian bawah terasa nyeri seperti kaki yg keseleo, sakit terasa ketika sedang duduk trus bagian badan digerak kekiri-kekanan, jika sendawa/buang angin (maaf), nyerinya reda sebentar,, itu sakit apa Dok,,,?? trima kasih sebelum dan sesudahnya Dok

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat