Panduan Antibiotik Profilaksis untuk Perawatan Gigi
search

Manfaat Penggunaan Antibiotik Profilaksis untuk Perawatan Gigi

Tidak semua orang mendapatkan antibiotik profilaksis saat melakukan perawatan di dokter gigi. Berikut yang harus diketahui tentang pemberian antibiotik profilaksis.
Manfaat Penggunaan Antibiotik Profilaksis untuk Perawatan Gigi

Klikdokter.com, Jakarta Antibiotik profilaksis merupakan pengobatan tambahan yang digunakan sebelum pembedahan atau prosedur perawatan gigi. Dalam kedokteran gigi, antibiotik profilaksis digunakan untuk membantu pertahanan tubuh guna menghilangkan bakteri yang tersisa.

Pemberian obat antibiotik profilaksis juga dapat diberikan untuk menurunkan risiko infeksi pascaperawatan gigi. Obat ini juga bekerja menekan infeksi agar bakteri tidak menyebar ke jaringan atau organ tubuh lainnya.

Dokter gigi akan merekomendasikan penggunaan obat antibiotik profilaksis kepada orang berisiko tinggi terinfeksi bakteri. Untuk tahu lebih lanjut mengenai pemberian obat antibiotik profilaksis, simak penjelasan di bawah ini.

1 dari 4

Manfaat Antibiotik Profilaksis pada Perawatan Gigi

Manfaat Antibiotik Profilaksis pada Perawatan Gigi
loading

Obat antibiotik profilaksis akan bermanfaat jika digunakan berdasarkan kriteria indikasi, dosis, serta waktu pemberian yang serba tepat.

Pada kasus bedah mulut, antibiotik profilaksis kerap diberikan untuk mencegah infeksi luka operasi dan penyebaran infeksi, seperti infeksi kardial.

Di samping itu, dalam praktik kedokteran gigi, antibiotik ini dapat diresepkan untuk beberapa tujuan.

Antibiotik dapat digunakan sebagai pengobatan infeksi odontogenik akut dan non-odontogenik. Obat antibiotik ini juga dapat diberikan sebagai profilaksis terhadap infeksi fokal pada pasien dengan risiko endokarditis dan prostesis sendi.

Artikel Lainnya: Untuk Sakit Gigi Minum Ibuprofen atau Asam Mefenamat?

2 dari 4

Kondisi Gigi yang Memerlukan Antibiotik Profilaksis

Kondisi Gigi yang Memerlukan Antibiotik Profilaksis
loading

Obat antibiotik bukanlah alternatif dari perawatan gigi. Obat ini dapat diberikan pada pada kasus-kasus yang menyebabkan perdarahan di rongga mulut.

Prosedur perawatan gigi yang biasanya mendapatkan antibiotik profilaksis, seperti impaksi gigi molar, pembedahan, atau pemasangan implant. Pemberian antibiotik profilaksis dapat diberikan satu jam sebelum prosedur dilakukan.

Selain itu, penggunaan sebelum prosedur perawatan gigi direkomendasikan untuk dua kelompok pasien.

Pertama obat ini dapat diberikan kepada pasien dengan kondisi jantung yang dapat memengaruhi endokarditis infektif. Kedua, obat ini dapat diberikan kepada orang dengan kondisi sendi prostetik yang berisiko mengalami infeksi hematogen di lokasi prostetik.

Artikel Lainnya: 4 Cara Mengatasi Pipi Bengkak Akibat Sakit Gigi

3 dari 4

Efek Pemakaian Antibiotik Profilaksis yang Salah

Efek Pemakaian Antibiotik Profilaksis yang Salah
loading

Pemberian antibiotik profilaksis yang tidak tepat dapat menimbulkan efek samping, seperti:

1. Anafilaksis

Dalam kasus yang jarang terjadi, antibiotik profilaksi dapat menyebabkan reaksi alergi berat atau dikenal sebagai anafilaksis. Kondisi ini ditandai dengan detak jantung yang cepat, munculnya ruam merah dan gatal-gatal, pembengkakan, sesak napas, perasaan gelisah, kejang, hingga pingsan.

Anafilaksis umumnya dapat terjadi dalam waktu 15 menit setelah antibiotik diberikan. Namun, kondisi ini juga dapat terjadi hingga satu jam atau lebih setelah diberikan.

2. Infeksi Bakteri Clostridium difficile

Clostridium difficile merupakan jenis bakteri yang dapat menginfeksi usus besar, menyebabkan peradangan, serta diare parah. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat menyebabkan infeksi bakteri clostridium difficile karena dapat menyebabkan terganggunya flora normal dalam usus.

Artikel Lainnya: Ini 10 Cara Mengatasi Sakit Gigi yang Patut Dicoba

3. Resisten Terhadap Antibiotik

Penggunaan obat antibiotik yang terlalu sering dan tidak sesuai dosis dapat menyebabkan kuman mengalami resistensi atau kekebalan. Kondisi ini merupakan salah satu dampak yang mengkhawatirkan karena bisa memengaruhi penyembuhan penyakit infeksi bakteri lainnya.

Sebenarnya tidak semua kasus perawatan gigi memerlukan antibiotik untuk profilaksis. Seseorang yang memiliki pertahanan tubuh normal dapat mengatasi kontaminasi bakteri tanpa pemberian antibiotik.

Sedangkan untuk mencegah penyebaran infeksi, ada beberapa kriteria pasien yang perlu diberikan antibiotik profilaksis sebelum prosedur perawatan gigi dilakukan.

Baca Juga

Oleh karena itu, penting untuk tidak mengonsumsi obat antibiotik tanpa resep dan petunjuk dari dokter gigi. Cari tahu informasi tentang kesehatan gigi dan mulut lainnya dengan membaca artikel di aplikasi Klikdokter.

(OVI/JKT)

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

drg. drg. Dhiyan Andre Prima Poetra

Dokter Gigi
wallet
Rp. 50.000
avatar

drg. Max Johnson, Sp. BM

Dokter Gigi Spesialis Bedah Mulut
wallet
Rp. 50.000

ARTIKEL TERKAIT

Bisakah Karang Gigi Dibersihkan Secara Alami?

Info Sehat
19 Feb

Wujudkan Gigi Cantik dan Indah dengan Perawatan Estetik Gigi

Info Sehat
15 Feb

Jenis Cedera Gigi yang Rentan Dialami Bayi

Info Sehat
09 Feb

Cara Menikmati Minuman Ringan Tanpa Takut Gigi Ngilu

Info Sehat
08 Feb

Perawatan Gigi yang Bisa Anda Lakukan Sendiri di Rumah

Info Sehat
08 Feb

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat