Kebocoran Plasma Pada Demam Berdarah

Oleh KlikDokter pada 23 May 2020, 08:01 WIB
Kenapa disebut sebagai Demam Berdarah Dengue atau DBD? Disebut demam berdarah oleh karena pada keadaan demam berdarah sudah terjadi hilangnya komponen darah serta kebocoran plasma. Simak selengkapnya oleh dr. Dewi Ema Anindia disini
Kebocoran Plasma Pada Demam Berdarah

Demam Berdarah dapat dibagi menjadi Demam Dengue dan Demam Berdarah Dengue. Kenapa disebut sebagai Demam Berdarah Dengue atau DBD? Disebut demam berdarah oleh karena pada keadaan demam berdarah sudah terjadi hilangnya komponen darah serta kebocoran plasma.

Apa yang Dimaksud Kebocoran Plasma?

Kebocoran plasma terjadi saat cairan di dalam pembuluh darah keluar ke dalam ruangan ketiga diantara sel kita. Kebocoran plasma ini merupakan hal yang sangat berbahaya karena kebocoran plasma yang berat dapat menyebabkan syok yang nantinya dapat menyebabkan kematian. 

Artikel Lainnya: Jumlah Pasien DBD Meningkat, Ini Bedanya dengan Demam Dengue

1 of 2

Apa yang Terjadi saat Kebocoran Plasma?

Kebocoran Plasma pada DBD
Kebocoran Plasma pada DBD

 

Saat kita terinfeksi oleh virus dengue maka virus tersebut akan mengeluarkan racun-racun yang dapat menyebabkan dinding pembuluh darah kita melebar. Ketika dinding ini melebar maka cairan dapat keluar ke ruangan ketiga tersebut.

Kebocoran plasma ini akan mudah dilihat dari keadaan yang semakin buruk seperti keadaan lemas berlebihan pada tahap awal hingga keadaan syok. Keadaan syok ini  dapat ditandai dengan badan yang sangat lemas, sesak nafas, pendarahan yang spontan, urin yang berkurang, peningkatan dari denyut nadi, penurunan dari tekanan darah hingga penurunan kesadaran.

Artikel Lainnya: Fase Demam Berdarah pada Anak dan Orang Dewasa, Samakah?

Pada pemeriksaan laboratorium keadaan kebocoran plasma ini dapat dilihat dari kadar hematokrit atau kekentalan darah. Semakin tinggi hematokrit berarti sudah terjadi keadaan kebocoran plasma.

Keadaan ini juga dapat dilihat melalui kadar dari albumin serta fungsi hati. Kebocoran plasma pun dapat dilihat dengan pemeriksaan foto paru-paru dimana pada keadaan kebocoran plasma yang berat pada paru-paru dapat ditemukan adanya cairan. Ataupun pada pemeriksaan USG untuk melihat hati dan limpa.

Kebocoran plasma pada demam berdarah hanya dapat diobati dengan pemberian cairan. Pemberian cairan yang dianjurkan adalah melalui pembuluh darah, oleh karena pada keadaan ini diperlukan koreksi cairan yang agresif.

Oleh karena itu, janganlah anggap sepele penyakit demam berdarah oleh karena hanya karena gigitan nyamuk saja dapat timbul komplikasi berupa kematian.

Bagi Anda yang ingin mengetahui melanjutkan ke sesi konsultasi, anda dapat Download Aplilasi Klikdokter, anda dapat berkonsultasi seputar kesehatan secara online bersama dokter-dokter Klikdokter. [](EA)

 

 

Lanjutkan Membaca ↓