Trik Agar Pasangan Tak Ilfil Saat Oral Seks

Oral seks dinilai bermanfaat untuk merangsang ereksi maupun klimaks saat berhubungan intim. Ini tipsnya agar oral seks lebih menyenangkan.
Ilustrasi Oral Seks

Klikdokter.com, Jakarta Oral seks dikenal juga dengan sebutan blowjob. Kegiatan seksual ini dilakukan dengan menggunakan mulut, bibir, gigi, tenggorokan, atau lidah untuk menstimulasi bagian kelamin atau anus dari pasangan.

Supaya aksi Anda berjalan lancar, maka dibutuhkan kesepakatan bersama dengan pasangan. Dengan demikian, pasangan Anda tak akan ilfil saat melakukannya.

Selain itu, ada beberapa tips yang perlu Anda tahu untuk mendukung Anda dalam melakukan oral seks. Berikut ini cara melakukan oral seks yang tepat bersama pasangan:

1 dari 4

1. Kenali Anatomi

Ilustrasi Kenali Anatomi dari Pasangan
loading

Sebelum melakukan seks oral, sebaiknya Anda kenali dulu anatomi atau bagian-bagian tubuh dari pasangan Anda. Pada perempuan terdapat klitoris, vulva, vagina, dan anus. Sedangkan pada laki-laki terdapat penis dan anus.

Artikel Lainnya: Benarkah Oral Seks Bisa Sebabkan Kanker? Ini Faktanya!

Semua bagian-bagian dari kelamin ini mempunyai bentuk dan ukuran yang berbeda-beda. Jadi tidak perlu untuk khawatir atau dibanding-bandingkan dengan orang lain.

2. Bersihkan Bagian Kelamin

Selain anatomi, bentuk, dan ukuran, setiap orang mempunyai bau yang khas “di bawah sana” yang normal (kecuali terdapat penyakit tertentu). Sebaiknya cuci bagian kelamin tersebut sebelum melakukan seks oral menggunakan air bersih.

Hindari penggunaan sabun-sabun tertentu termasuk sabun kewanitaan, bahan-bahan alami, wewangian, atau deodoran. Bagian kelamin baik laki-laki maupun perempuan memiliki rasa tertentu. Apabila bagian kelamin bersih dan sehat, pasti akan terasa baik-baik saja.

Beberapa makanan yang disarankan untuk dihindari karena dapat memberikan rasa yang tidak menyenangkan adalah bawang putih, bawang bombay, asparagus, dan kol. Sedangkan makanan yang disarankan adalah nanas, pepaya, kayu manis, dan seledri.

Artikel Lainnya: Bagian Tubuh Ini Wajib Dibersihkan setelah Berhubungan Seksual

2 dari 4

3. Pilih Posisi yang Nyaman

Ilustrasi Pilih Posisi yang Nyaman untuk Oral Seks
loading

Pastikan Anda dan pasangan berada dalam posisi yang nyaman dan rileks. Tanyakan pada pasangan apakah dia sudah berada di posisi nyamannya atau belum. Jika sudah nyaman, tentu Anda akan lebih menikmati prosesnya, bukan?

4. Menggunakan Pengaman

Salah satu risiko dari seks oral adalah infeksi menular seksual atau IMS. Semua kontak kulit dengan kelamin dapat menularkan IMS, termasuk kontak dengan sekresi dari vagina, penis, maupun anus. Selain itu, terdapat risiko untuk menularkan IMS pada janin bila Anda melakukan seks oral saat kehamilan.

Beberapa IMS yang dapat menular melalui seks oral adalah gonore, klamidia, virus herpes simpleks 1 dan 2, sifilis, human papillomavirus (HPV) yang menyebabkan kutil kelamin dan kanker leher rahim, dan HIV yang menyebabkan AIDS.

Beberapa dari IMS ini tidak menyebabkan gejala hingga sudah terlambat. Jika terdapat gejala, umumnya berupa sakit tenggorokan, luka terbuka atau kutil di dalam atau sekitar mulut dan tenggorokan, serta kelenjar getah bening yang membengkak.

Artikel Lainnya: Menelan Sperma Bisa Sebabkan Sakit Perut? Ini Faktanya

Terdapat beberapa tips yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keamanan dari seks oral. Untuk melakukan seks oral pada seseorang yang memiliki vulva, dapat menggunakan dental dam atau kondom yang diletakkan di atas vulva.

Untuk yang memiliki penis dapat menggunakan kondom. Sedangkan untuk seks oral pada anus dapat menggunakan dental dam, kondom lidah, atau kondom biasa. Jangan lupa untuk mencuci bagian kelamin sebelum dan sesudah melakukan seks oral.

3 dari 4

5. Lakukan Afterplay

Ilustrasi Lakukan Afterplay
loading

Afterplay merupakan interaksi yang dibangun setelah melakukan hubungan intim. Tujuannya adalah untuk membangun kembali ketertarikan secara fisik dan emosional di antara kedua pasangan. Manfaatkan waktu untuk bersantai dan bersenang-senang secara seksual dengan pasangan Anda.

Baca Juga

Apabila Anda aktif secara seksual, penting untuk melakukan skrining IMS secara rutin termasuk pemeriksaan mulut. Terlebih lagi jika aktif melakukan seks oral. Dokter gigi dapat memeriksa mulut Anda untuk melihat apakah terdapat luka terbuka, pembengkakan, atau ketidaknormalan yang mungkin merupakan tanda dari IMS.

Selain itu, pemeriksaan oral juga dilakukan untuk melihat tanda-tanda dari kanker mulut, karena beberapa tipe dari HPV dapat menyebabkan kanker mulut. Periksakan diri Anda ke dokter atau dokter gigi minimal sekali dalam setahun. Semoga bermanfaat!

[FY/ RS]

Live Chat 24 Jam

Ingin konsultasi mengenai artikel di atas?

Masuk

REAKSI ANDA

ARTIKEL TERKAIT

Mana Lebih Baik, Bercinta dengan Lampu Menyala atau Lampu Mati?

Info Sehat
07 Jun

Benarkah Oral Seks Bisa Sebabkan Kanker? Ini Faktanya!

Info Sehat
04 Jun

Fakta Tentang Klitoris yang Disebut Bisa Memuaskan Hasrat Seksual

Info Sehat
24 Mei

Berhubungan Seks Saat Hamil, Kenapa Tidak?

Info Sehat
19 Mei

Disfungsi Ereksi Akibat Kecanduan Film Porno, Mungkinkah?

Info Sehat
15 Mei

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk