search

Cara Mengatasi Keputihan Saat Hamil

Meski normal, keputihan saat hamil bisa berbahaya. Bagaimana menghilangkan keputihan saat hamil? Simak cara mengatasi keputihan saat hamil di sini.
Cara Mengatasi Keputihan Saat Hamil

Klikdokter.com, Jakarta Tubuh wanita akan mengalami berbagai perubahan saat hamil. Salah satunya, meningkatnya jumlah keputihan. Meski tak selalu berbahaya, keputihan saat hamil penting untuk diperhatikan.

Dalam kondisi normal, keputihan berwarna bening atau putih susu, cenderung encer, dan sedikit berbau.

Sementara yang tidak normal, pada umumnya berwarna hijau ataupun kekuningan, menggumpal mirip keju, punya bau amis atau asam yang menyengat, serta kemerahan dan rasa gatal. Keputihan jenis ini paling sering akibat infeksi jamur Candida albicans.

1 dari 2

Bagaimana Menghilangkan Keputihan Saat Hamil?

loading

Tak perlu khawatir apabila saat masa hamil ini Anda mengalami keputihan. Berikut beberapa cara mengatasi keputihan saat hamil yang bisa diterapkan di rumah, yaitu :

1. Pastikan Anda Mencuci Tangan Sebelum Menyentuh Area Kewanitaan

Pastikan Anda Mencuci Tangan Sebelum Menyentuh Area Kewanitaan
loading

Salah satu cara mengatasi keputihan saat hamil adalah memastikan Anda menjaga kebersihan tangan sebelum menyentuh area vagina.

Hal ini demi mencegah masuknya infeksi lewat tangan yang kotor. Cuci tangan Anda ketika akan membersihkan area vagina.

2. Hindari Cuci Vagina

Mencuci vagina (douching) saat hamil tidak disarankan. Tindakan cuci vagina ini dapat mengusik keseimbangan bakteri di dalam vagina. Keputihan pun bisa semakin parah.

Artikel lainnya: Keputihan Saat Hamil, Apakah Berbahaya bagi Janin?

3. Gunakan Panty Liners

Gunakan Panty Liners (Foto: maksim kulikov/Canva)
loading

Apabila keputihan sudah bikin tak nyaman, Anda bisa memakai panty liners. Namun, pastikan Anda menggantinya setiap 3 jam atau sesegera mungkin apabila mulai terasa lembab atau basah.

4. Gunakan Pakaian yang Menyerap Keringat

Cara mengatasi keputihan pada ibu hamil berikutnya adalah dengan menggunakan pakaian yang menyerap keringat.

Jangan pula memakai celana ketat berbahan sintetis karena akan membuat area kewanitaan semakin lembap. Alhasil, keputihan bisa semakin parah.

Apabila pakaian dalam sudah mulai basah atau lembab, segera ganti. Kuncinya, jaga area kewanitaan agar tetap kering dan bersih.

5. Hindari penggunaan pembersih vagina yang mengandung parfum

Untuk mengatasi keputihan saat hamil, sebaiknya hindari penggunaan tisu maupun sabun berparfum karena bisa memicu iritasi.

Himpunan Obstetri dan Ginekologi Sosial Indonesia (HOGSI) menganjurkan bumil untuk membersihkan area kewanitaan 2 - 3 kali sehari. Gunakan air bersuhu hangat serta pembersih dengan kandungan asam laktat.

Pembersih tersebut membantu menjaga kadar pH normal vagina, serta memelihara vagina dari kuman penyebab keputihan yang tidak normal. Pembersih ini aman bagi janin.

Artikel lainnya: 5 Bahaya Keputihan Saat Hamil, Apa Saja?

6. Perhatikan Cara Membersihkan Vagina

Perhatikan Cara Membersihkan Vagina
loading

Jangan lupa untuk membasuh area kewanitaan usai buang air kecil dari arah depan ke belakang. Selanjutnya, keringkan dengan lap ataupun handuk bersih dari arah yang sama.

7. Konsumsi Makanan yang Sehat Terutama yang Baik untuk Kesehatan Kewanitaan

Makanan tertentu, seperti tempe, bawang-bawangan, pisang, dan yoghurt, bisa membantu menjaga pH organ kewanitaan agar tetap stabil. Dengan pH vagina yang ideal, bakteri baik atau flora normal di vagina akan berperan positif.

Sebaliknya, jika pH vagina tidak ideal, flora normal yang ada di vagina bisa menjadi bumerang.

Makanan yang tinggi gula, seperti kue manis, makanan cepat saji atau makanan kaleng perlu dihindari. Perlu diingat bahwa gula menjadi sumber makanan bagi bakteri di daerah kewanitaan.

Apabila terlalu banyak gula, pertumbuhan bakteri pun semakin subur. Hal tersebut menjadi awal mula terjadinya keputihan hingga bau yang tak sedap.

8. Hindari Berendam Terlalu Lama

Berendam di air panas atau kolam yang mengandung klorin dalam waktu yang lama tidak disarankan untuk ibu hamil. Aktivitas ini bisa membuat vagina cenderung kering sehingga akan mudah terjadi infeksi.

Baca Juga

Kini Anda tak perlu bingung lagi soal bagaimana menghilangkan keputihan saat hamil. Delapan cara mengatasi keputihan saat hamil di atas bisa diterapkan.

Namun, apabila Anda menemukan kondisi tak biasa, seperti keputihan berwarna, bau menyengat, serta terasa gatal dan perih, segera periksakan ke dokter. Dapatkan informasi lainnya seputar kesehatan ibu hamil dan janin dengan mengunduh aplikasi Klikdokter.

[HNS/JKT]

KONSULTASI LEBIH LANJUT

avatar

dr. Donny Sutrisno Winardo, Sp. OG

Spesialis Kebidanan dan Kandungan
wallet
Rp. 50.000
avatar

dr. Muhammad Rizki Yaznil, Sp. OG(K)

Spesialis Kebidanan dan Kandungan
wallet
Rp. 30.000
avatar

dr. Akbar Novan Dwi Saputra, Sp. OG

Spesialis Kebidanan dan Kandungan
wallet
Rp. 15.000

ARTIKEL TERKAIT

Awas, Kebanyakan Makan Tape Singkong Bikin Keputihan!

Info Sehat
23 Nov

Mitos Seputar Keputihan yang Berbahaya

Info Sehat
13 Nov

Penyebab Keputihan Warna Putih Susu dan Cara Mengatasinya

Info Sehat
03 Agt

Benarkah Timun Bisa Sebabkan Keputihan?

Info Sehat
09 Jun

Awas Keputihan pada Anak! Ini Cara Mencegahnya

Info Sehat
05 Jun

REAKSI ANDA

0 KOMENTAR

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat