Berapa Lama Efek Ganja Bertahan di Dalam Tubuh?
searchtext customer service

Berapa Lama Efek Ganja Bertahan dalam Tubuh?

Ganja bisa bikin kecanduandan mengganggu fungsi organ vital. Nah, sebenarnya efek ganja bisa bertahan berapa lama sih?
Berapa Lama Efek Ganja Bertahan dalam Tubuh?

Klikdokter.com, Jakarta Ganja termasuk ke dalam narkotika golongan I. Artinya, ganja adalah golongan narkotika paling berbahaya.

Narkoba ini juga memiliki daya adiktif yang sangat tinggi sehingga membuat orang yang menyalahgunakannya mudah mengalami kecanduan.

Selain itu, jika dikonsumsi dalam jangka waktu lama, ganja bisa memengaruhi organ vital tubuh, seperti jantung. Dampak penggunaan jangka panjang ganja bahkan bisa memicu kematian.

Nah, mungkin banyak yang bertanya-tanya, efek ganja berapa lama bisa bertahan di dalam tubuh? Efek ganja dapat bertahan di dalam tubuh manusia lebih lama dibandingkan dengan jenis narkotika lainnya. Soalnya, ganja bersifat lipophilic, artinya narkoba ini dapat larut dalam lemak dan bertahan di dalam lapisan lemak setelah masuk ke dalam tubuh.

Artikel Lainnya: Marijuana sebagai Terapi PTSD

Durasi Efek Ganja

Durasi Efek Ganja

Jumlah ganja yang dikonsumsi bisa memengaruhi durasi efek narkotika ini di dalam tubuh. Lama efek ganja juga dipengaruhi oleh frekuensi dan metode pemakaian ganja, baik dihisap menggunakan rokok atau ditelan. 

Nah, untuk mengetahui durasi efek ganja dalam tubuh, ada beberapa metode yang bisa dilakukan, di antaranya:

1. Tes Urine

Salah satu cara termudah mendeteksi seseorang menggunakan ganja adalah dengan melakukan tes urine. Lalu, berapa lama ganja hilang di urine? 

  • Ganja yang digunakan dalam satu kali pemakaian, bisa bertahan di dalam urine selama 5-8 hari.
  • Ganja yang digunakan sebanyak 2-4 kali pemakaian dalam 1 minggu bisa bertahan selama 11-18 hari.
  • 2-4 kali pemakaian ganja dalam 1 bulan, bisa bertahan di dalam tubuh selama 23-35 hari.
  • Penggunaan ganja 5-6 kali dalam 1 minggu, bisa bertahan di dalam tubuh selama 33-48 hari. 
  • Ganja yang rutin digunakan setiap hari bisa bertahan di dalam tubuh selama 49–63 hari. 

Efek ganja bisa bertahan lama di dalam tubuh karena zat kimia di dalamnya, yaitu cannabinoid tetrahydrocannabinol (THC) terikat di dalam lemak tubuh.

Karenanya, tubuh membutuhkan waktu lama untuk mengeluarkan ganja. Bahkan, setelah pemakai berhenti menggunakan, kandungan ganja masih akan tersimpan di dalam urine selama 1 bulan.

2. Tes Darah

Ganja hilang berapa lama di darah? Hal ini juga tergantung dengan frekuensi penggunaannya.

  • Ganja yang digunakan satu kali bisa bertahan selama 24 jam di dalam darah.
  • Ganja yang rutin dipakai sebanyak 2–4 kali dalam seminggu sanggup bertahan di dalam darah selama 72 jam
  • Ganja yang digunakan setiap hari bisa bertahan di dalam darah selama 1 minggu.

Artikel Lainnya: Benarkah Mengoleskan Ganja Bisa Sembuhkan Penyakit Kulit?

3. Tes Saliva (Ludah)

Riwayat penggunaan ganja juga dapat diketahui melalui tes saliva alias ludah. Meski begitu, efek ganja di dalam ludah tidak bertahan lama. 

Durasi ganja bertahan di dalam saliva pemakai, antara lain:

  • 1 kali pemakaian ganja akan bertahan selama 24 jam di dalam saliva.
  • Pemakaian ganja rutin (2–4 kali dalam seminggu) akan bertahan di dalam ludah selama 72 jam.
  • Pemakaian ganja setiap hari akan bertahan di dalam saliva selama 1 minggu.

4. Tes Rambut

Metabolisme ganja di dalam rambut terjadi setelah tujuh hari usai pemakaian. Namun, efek ganja di dalam rambut bisa bertahan selama 90 hari.

Biasanya, untuk memeriksa riwayat penggunaan ganja, rambut yang paling dekat dengan akar rambut akan diambil dan diperiksa.

Nah, karena efek ganja bisa bertahan lama di dalam tubuh, penggunanya menggunakan sejumlah cara untuk menghilangkan jejak ganja di dalam tubuh secara cepat.

Artikel Lainnya: Komisi PBB Anggap Ganja Tak Berbahaya, Ini Manfaat Medisnya

Berdasarkan American Association for Clinical Chemistry, cara menghilangkan efek ganja dilakukan dengan mengonsumsi obat yang dapat mengeluarkan ganja lebih cepat. Jenis obat yang dimaksud, seperti Absolute Detox XXL drink, Absolute Carbo Drinks, Ready Clean Drug Detox Drink, Fast Flush Capsules, and Ready Clean Gel Capsules

Penggunaan deretan obat tersebut, dapat membuat hasil pemeriksaan urine pengguna negatif secara lebih cepat.

Baca Juga

Meski memberikan rasa senang sesaat, efek jangka panjang ganja bisa merugikan tubuh. Pemakaian ganja dalam jangka waktu lama dapat menurunkan kemampuan berpikir, bahkan meningkatkan risiko gangguan jiwa.

Sayangi tubuh dan masa depan kamu dengan menghindari penggunaan zat narkotika berbahaya, termasuk ganja. Narkoba hanya memberikan kenyamanan sesaat, tetapi bisa memicu kematian.

Kamu masih memiliki pertanyaan lain seputar efek negatif ganja berapa lama dirasakan tubuh? Konsultasikan secara langsung melalui fitur tanya dokter online di KlikDokter

Yuk, #JagaSehatmu dengan download aplikasi KlikDokter untuk mengetahui informasi seputar kesehatan lainnya.

(ADT/JKT)

Referensi:

American Association for Clinical Chemistry. Diakses 2022. How People Try to Beat Drug Testing.

ARTIKEL TERKAIT

Inilah Ragam Efek Samping Sabu pada Kesehatan

Info Sehat
27 Jun

Benarkah Sabu Bisa Tingkatkan Gairah Seks?

Info Sehat
20 Jun

Pemakai Heroin Rentan Mengalami Masalah Gigi dan Mulut

Info Sehat
13 Jun

Kenali Efek Sabu pada Gigi

Info Sehat
13 Jun

Jangan Coba-Coba dengan Narkoba, Ini Bahayanya!

Info Sehat
13 Apr

REAKSI ANDA

4 KOMENTAR

Avatar
Brenda Wang
1 Tahun Lalu

pembodohan publik di bidang medis nih. gak ada yang menuliskan manfaat ganja. sama hal nya rokok, kalau pasien sakit paru paru dokter : anda perokok ? pasien : iya dok. doker : fix gara gara rokok DOKTER xxxxx

Avatar
Rio Herwindo
5 Tahun Lalu

mati karna ganja. ini dokter ngibul nya gak kira2 :D sini kita nge ganja bareng biar ilmu pengetahuan elu tentang ganja bertambah dan gak diketawain stoner indonesia.

Avatar
estetix
5 Tahun Lalu

Seorang dokter yang merupakan tenaga kerja professional yang terdidik selayaknya tidak menyebarkan informasi asimetris dan parsial mengenai ganja. Di negara2 yang jauh lebih maju ganja sudah diakui manfaat secara medis, dari berbagai penilitian pun ganja tak pernah terbukti adiktif secara fisik.

Avatar
wedus wedan
5 Tahun Lalu

sebagai dokter anda tidak tahu apa2 ,, dan apa yg di rasakan pasien anda tidak tahu apa itu ketenangan atw kesenangan. pahamilah pasien anda .. maka itu bila ada pasien yg hrs mengkonsumsi ganja untuk media medis nya tolong jangan di kucil kan krn memang fix ganja itu sudah di legalkan di dunia luas

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat