Berapa Usia Tubuh Anda yang Sebenarnya? Cek di Sini

Oleh dr. Fiona Amelia MPH pada 31 Jan 2018, 12:56 WIB
Sering dibilang awet muda? Jangan senang dulu, sebelum mengetahui usia tubuh Anda yang sesungguhnya.
Berapa Usia Tubuh Anda yang Sebenarnya? Cek di Sini (efired/123rf)

Klikdokter.com, Jakarta Pernahkah terlintas di pikiran, seberapa tua tubuh Anda? Sekilas, bercermin memang dapat memberikan jawaban akan hal itu. Namun tahukah Anda bahwa apa yang terpantul di cermin hanya merupakan potongan kecil dari gambaran tubuh yang sebenarnya?

Memiliki usia tubuh yang lebih tua dari usia yang sebenarnya merupakan salah satu alasan mengapa penyakit jantung, stroke, diabetes dan penyakit lain yang dahulu lebih mengincar orang tua, kini makin banyak terjadi pada orang muda. Gaya hidup kekinian yang cenderung kurang aktivitas fisik serta pola makan instan yang tidak sehat membuat tubuh menua lebih cepat.

1 of 3

Selanjutnya

Menghitung usia tubuh yang sebenarnya

Untuk diketahui, setiap orang memiliki usia kronologis. Ini adalah usia yang dihitung dari waktu lahir dan usia tubuh. Jadi, usia tubuh bisa lebih muda atau lebih tua dari usia kronologis Anda.

Nah, untuk untuk menghitungnya, berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan:

Langkah #1

Ukur lingkar pinggul dan lingkar pinggang Anda. Kemudian, bagi hasil pengukuran tersebut (dalam sentimeter). Jika hasilnya kurang dari 0,816, tambah 4 tahun dari usia Anda saat ini.

Langkah #2

Dengan jari telunjuk dan jari tengah tangan kanan, rabalah denyutan nadi di area pergelangan lengan kiri yang terletak di bawah ibu jari tangan kiri. Hitung jumlah denyut nadi yang terasa dalam waktu 10 detik, lalu kalikan 6. Jika hasilnya:

  • 54-59 kali, kurangi 4 tahun dari usia Anda saat ini.
  • 60-64 kali, kurangi 2 tahun.
  • 65-72 kali, tambahkan 1 tahun.
  • 73-76 kali, tambahkan 2 tahun.

Langkah #3

Duduklah dengan kedua kaki berselonjor. Tegakkan punggung dan bentangkan kedua lengan di depan Anda setinggi bahu. Tandai pada lantai, di sisi kanan kiri kaki Anda, titik yang berada persis di bawah ujung-ujung jari tangan.

Pelan-pelan, cobalah untuk meraih ke depan dengan mempertahankan kedua kaki tetap lurus. Tandai sampai mana ujung-ujung jari Anda mencapainya, lalu ukur jarak antara kedua tanda tersebut (dalam sentimeter). Jika hasilnya:

  • 0 – 25 cm, tambahkan 3 tahun.
  • 25,1 – 37 cm, tambahkan 2 tahun.
  • 37,1 – 40 cm, kurangi 2 tahun.
  • Lebih dari 40 cm, kurangi 3 tahun.
2 of 3

Selanjutnya

Langkah #4

Lakukan sebanyak mungkin push-up tanpa berhenti. Anda bisa melakukannya dengan bertumpu pada lutut. Pertahankan tubuh dalam posisi lurus dan turunkan dada sampai kurang lebih 10 sentimeter dari lantai. Jika mampu melakukan sebanyak:

  • 0-30 kali, tambahkan 2 tahun.
  • 31-60 kali, tambahkan 1 tahun.
  • 61-90 kali, kurangi 1 tahun.
  • Lebih dari 90 kali, kurangi 2 tahun.

Langkah #5

Jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dan hitung total poin yang didapat.

1.    Saya biasanya makan _____ kali per hari (termasuk camilan):

  • Dua kali: 1 poin
  • Tiga kali: 2 poin
  • Empat: 3 poin
  • Lima: 4 poin

2.    Saya _____ mengonsumsi camilan tinggi lemak atau gorengan:

  • Sering (7 kali atau lebih dalam seminggu): 1 poin
  • Kadang-kadang (4-6 kali dalam seminggu): 2 poin
  • Jarang (0-3 kali dalam seminggu): 3 poin
  • Tidak pernah: 4 poin

3.    Saya _____ mengonsumsi makanan yang mengandung buah atau sayuran:

  • Tidak pernah: 1 poin
  • Jarang (1-5 kali dalam seminggu): 2 poin
  • Kadang-kadang (6-9 kali dalam seminggu): 3 poin
  • Sering (10 kali atau lebih dalam seminggu): 4 poin

4.    Saya _____ menghindari makanan olahan yang mengandung lemak trans, lemak jenuh, dan sejumlah besar gula, garam, nitrat, serta bahan kimia lain:

  • Tidak pernah: 1 poin
  • Jarang (tidak memengaruhi kebiasaan makan): 2 poin
  • Kadang-kadang (mencoba untuk membeli atau mengonsumsi makanan sehat, namun terkadang lupa): 3 poin
  • Hampir selalu (secara sadar menghindari membeli atau mengonsumsi makanan yang mengandung zat-zat tersebut): 4 poin

Jika total poin 0-9, tambahkan 3 tahun. Jika 10-12, tambahkan 2 tahun. Jika 13-15 poin, kurangi 2 tahun. Jika 16-18 poin, kurangi 3 tahun.

Perlu diingat bahwa usia tubuh bisa menjadi lebih tua jika denyut nadi Anda meningkat saat dihitung. Ini bisa terjadi bila Anda baru saja berolahraga, sedang bergerak, marah atau cemas.

Jangan buru-buru pesimis bila ternyata usia tubuh Anda tak semuda yang dibayangkan. Perubahan gaya hidup yang mencakup pola makan sehat dan rutin berolahraga bisa mengembalikan usia tubuh ke usia Anda saat ini atau bahkan lebih muda. Prosesnya pun tidak membutuhkan waktu lama. Jika dilakukan dengan konsisten, dalam 3 bulan Anda sudah bisa merasakan perubahannya. Selanjutnya, gaya hidup yang sudah baik tersebut perlu terus-menerus dipertahankan. Usia boleh tua, tetapi tubuh harus tetap awet muda. Salam sehat!

[NB/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓