Kondisi Celana Olahraga Bisa Pengaruhi Kesehatan Penis

Oleh Ruri Nurulia pada 09 Feb 2018, 13:01 WIB
Seharian memakai celana olahraga jenis compression yang penuh keringat, bisa pengaruhi kesehatan penis Anda!
Kondisi Celana Olahraga Bisa Pengaruhi Kesehatan Penis (FXQuadro/shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Pakaian olahraga model compression tak hanya membuat pemakaiannya terlihat lebih prima, namun juga dipercaya dapat meningkatkan perfoma saat berolahraga, mengurangi pegal, dan mempercepat pemulihan otot. Meski demikian, ada dampak buruk yang mengintai kesehatan penis para pria, akibat penggunaan celana olahraga jenis ini.

Pakaian compression terdiri dari beberapa macam, mulai dari kaos kaki, sleeve untuk betis, celana pendek sebatas paha, celana panjang sampai mata kaki, bahkan full body suit yang menyerupai pakaian selam. Anda bisa memilih yang sesuai dengan kebutuhan saat berolahraga. Namun demikian, Anda perlu untuk selalu menjaga kebersihan pakaian compression yang Anda miliki.

Bisa pengaruhi kesehatan penis

Jadi, mengapa penggunaan pakaian olahraga yang ketat, seperti jenis compression, tidak baik untuk pria?

Tidak segera mengganti celana olahraga compression terlalu lama setelah berolahraga dapat, menyebabkan sejumlah permasalahan kulit dan bakteri, termasuk infeksi ragi (yeast infection). Ya, pria juga dapat mengalami infeksi ragi. Faktanya, balanitis, yaitu pembengkakan dan rasa nyeri atau iritasi kulit dan kepala penis, sangat umum terjadi.

Menurut Dr. Mikhail Varshavski yang dikutip di laman Men’s Health, menggunakan celana olahraga yang ketat dapat meningkatkan kemungkinan berkeringat dan penumpukan jamur.

Dermatofit (dermatophytes), atau jamur yang memakan sel kulit mati (juga rambut dan kuku), dapat menyebabkan jock itch atau tinea cruris, yaitu infeksi jamur atau fungi yang menjangkiti kulit di bagian paha dalam, sekitar kelamin, dan bokong. Kondisi celana yang penuh keringat dan lembap merupakan lingkungan 'bermain' favorit jamur Candida, jamur yang menyebabkan infeksi ragi.

“Jamur seperti dermatofit dan ragi tumbuh subur di lingkungan yang gelap, lembap, dan hangat. Mereka membutuhkan kelembapan untuk bereproduksi dan memberi makan diri mereka sendiri, mengingat mereka adalah organisme sederhana dan tidak mampu beradaptasi terhadap lingkungan yang berbeda,” Dr. Mikhail menjelaskan.

Tidak ada jangka waktu pasti untuk berapa lama Anda tidak mengganti celana olahraga ketat Anda sebelum terinfeksi. Tapi semakin lama Anda tidak mengganti celana olahraga setelah aktivitas fisik, maka semakin tinggi pula risiko terjadinya kemerahan, gatal, atau pembengkakan di sekitar area kepala penis. Kondisi ini  merupakan gejala-gejala terjadinya infeksi ragi.

Hal yang perlu Anda lakukan adalah, segera keringkan keringat Anda setelah olahrag, lalu mandi. Atau paling tidak, segera ganti celana tersebut.

Jika tak ada tempat untuk mandi atau tidak membawa pakaian ganti, Anda dapat menggunakan lap pembersih untuk menyegarkan kulit dan mencegah pertumbuhan bakteri.

Sebetulnya penggunaan celana olahraga compression tidak dilarang, karena memang faktanya dapat meningkatkan performa latihan Anda. Tapi Anda juga harus menaruh perhatian lebih terhadap kondisi kebersihannya, khususnya jika celana olahraga Anda kotor, penuh keringat dan lembap.

Pilih pakaian olahraga berbahan katun

Saran yang diberikan oleh Dr. Mikhail, adalah pilih dan gunakan pakaian olahraga yang terbuat dari bahan katun. Materi kain jenis ini  sangat baik untuk mengurangi kemungkinan Anda terkena infeksi jamur, serta mengurangi risiko ruam alergi yang sering dikaitkan dengan pewarna pakaian atau yang dikenal dengan peradangan kulit akibat terpapar zat tertentu (dermatitis kontak).

Menurutnya lagi, bahan katun memiliki sistem respirasi yang baik (breathable), yang memungkinkan tubuh Anda agar tidak mengalami kenaikan suhu tubuh terlalu tinggi (overheating), serta menyerap cairan dari kulit lebih baik. Hasilnya, bisa menurunkan kemungkinan risiko jamur untuk tumbuh dan berkembang pada kulit.

Selain karena penggunaan celana olahraga compression yang kotor dan lembap, infeksi ragi juga bisa ditularkan lewat beberapa cara lain, seperti lewat hubungan seks tanpa proteksi dengan seseorang mengidap infeksi ini, atau daya tahan tubuh yang sedang terganggu.

Kondisi kulit tertentu juga bisa menyebabkan infeksi ragi. Oleh karena itu segera periksa ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Jangan mencoba menyembuhkannya sendiri dengan krim atau losion yang dijual umum.

Jadi mulai sekarang, setelah berolahraga sebaiknya keringkan keringat Anda, lalu mandi. Segera gantilah celana olahraga ketat Anda dengan celana bersih. Jangan malah betah memakainya lalu pergi ke restoran atau supermarket. Ingat, kesehatan penis Anda adalah taruhannya.

[RVS]