6 Tanda Hubungan Asmara Anda Sudah Tidak Sehat

Oleh dr. Nadia Octavia pada 10 Feb 2018, 08:49 WIB
Kenali tanda-tanda hubungan asmara yang sudah tak sehat berikut ini.
6 Tanda Hubungan Asmara Anda Sudah Tidak Sehat (aslysun/shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Tidak selamanya hubungan asmara selalu dibumbui bahagia dan penuh cinta. Ada kalanya hubungan tersebut diwarnai dengan pertengkaran atau masalah. Namun, bagaimana kedua pasangan menyikapinya, tentu yang akan menentukan kelanjutan hubungan tersebut.

Pepatah mengatakan cinta itu buta. Terkadang banyak orang bertahan dalam suatu hubungan dengan alasan sudah telanjur cinta. Padahal bisa jadi hubungan tersebut sudah tidak sehat.

Lebih jauh, adakalanya orang tak menyadari bahwa mereka sering melakukan sesuatu yang justru membuat hubungan makin renggang, bukannya dekat. Untuk mengetahui apakah hubungan asmara Anda sehat atau tidak, kenalilah tanda-tanda berikut ini.

1.    Saling berteriak dan bertengkar

Anda dan pasangan sering berdebat karena hal tertentu? Ini sebenarnya wajar saja karena untuk menyatukan dua kepala yang saling berbeda tidaklah mudah. Namun, jika konflik Anda semakin intens dan terjadi hampir setiap hari, coba evaluasi lagi hubungan Anda berdua.

Apalagi jika pertengkaran tersebut sudah mulai diwarnai dengan kekerasan fisik, sebaiknya pertimbangkan lagi untuk melanjutkan hubungan Anda berdua.

2.    Hitung-hitungan

Hubungan asmara dapat berjalan dengan baik ketika kedua pasangan saling mendukung dan tulus mencintai pasangannya.

Namun ketika hubungan tersebut menjadi sebuah 'pertandingan' hitung-hitungan, seperti sudah berapa kali pasangan Anda melakukan kesalahan atau kebaikan, maka bisa jadi hubungan tersebut sudah tidak sehat.

Salah satu cirinya adalah ketika Anda atau pasangan terus-menerus mengungkit kesalahan yang pernah dilakukan dan bahkan berencana untuk membalas dendam.

3.    Takut membicarakan hal penting

Komunikasi yang baik adalah fondasi utama agar suatu hubungan berjalan lancar.  Termasuk dalam hal mengutarakan unek-unek yang mengganggu pikiran. Ketika ada hal atau kebiasaan pasangan yang membuat Anda tidak nyaman, ada baiknya untuk menyampaikan langsung.

Anda takut membicarakannya kepada pasangan, karena khawatir ia akan marah,  tidak setuju, atau alasan lainnya? Bisa jadi itu tanda hubungan Anda sudah “beracun”.

4.    Hanya peduli pada diri sendiri

Apakah pasangan atau Anda sendiri tergolong orang yang lebih peduli pada diri sendiri? Jika ya, berhati-hatilah. Tipe orang yang seperti ini seiring dengan waktu akan menunjukkan sikap aslinya. Mereka akan bersikap memanipulasi atau membuat Anda merasa bersalah agar keinginannya dapat terpenuhi.

Perasaan dan kepentingan Anda pun akan diabaikan. Ia kebanyakan hanya akan berbicara mengenai dirinya sendiri, bahkan tidak peduli dengan apa yang terjadi pada hidup Anda. Jika dibiarkan, tentu akan membuat hubungan Anda menjadi tidak nyaman.

5.    Selalu merasa salah

Semua yang Anda lakukan pasti selalu salah dan mengecewakan pasangan. Padahal Anda sudah mencoba berbuat yang terbaik. Anda pun merasa lelah dan 'hangus' secara mental.

Jika memang pasangan membuat Anda merasa bahwa yang Anda lakukan selalu salah atau tidak cukup baik di matanya, waspadalah. Ini artinya pasangan Anda telah melakukan kekerasan secara psikis. Bukankah hubungan yang baik seharusnya saling mendukung dan bukannya menjatuhkan mental?

6.    Posesif

Banyak orang mengatakan bahwa cemburu adalah tanda sayang. Memang benar, cemburu diperlukan dalam kadar tertentu agar hubungan menjadi lebih greget.

Namun jika hubungan Anda dengan teman dicurigai, hobi mulai dibatasi, dan bahkan membuat Anda sulit melakukan aktivitas pribadi (karena terus-menerus dipantau), segeralah pertimbangkan untuk pergi dari hubungan tersebut.

Keenam tanda tersebut dapat menjadi acuan apakah hubungan asmara Anda tergolong sehat atau tidak sehat. Mengambil keputusan untuk mengakhiri hubungan asmara yang 'beracun' memang tak mudah, apalagi jika Anda sudah bersama pasangan bertahun-tahun.

Jika Anda memang memutuskan untuk meninggalkannya, inilah saatnya bagi Anda untuk mulai mencintai diri sendiri kembali. Ingatlah bahwa diri Anda berharga untuk memiliki hubungan yang sehat dan nyaman.

[RS/ RVS]