Tetap Sehat di Musim Hujan, Ini Kiatnya!

Oleh Rieke Saras pada 10 Feb 2018, 16:20 WIB
Musim hujan identik dengan flu dan penampilan awut-awutan? Tidak akan lagi, jika Anda melakukan kiat berikut.
Tetap Sehat di Musim Hujan, Ini Kiatnya! (LuckyImages/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Musim hujan memang punya daya tariknya sendiri: udara yang sejuk, alasan untuk mengenakan jaket atau parka yang keren, dan kenikmatan yang berlipat dari secangkir kopi.

Namun, di balik itu, hujan juga menyimpan sejumlah ancaman. Pada periode inilah, genangan air makin menumpuk sehingga menarik perhatian nyamuk. Kuman pun cenderung bertahan lebih lama pada kondisi lembap, dan menjadi lebih giat lagi untuk berkembang biak. Tak heran bila penyakit seperti infeksi flu dan kulit makin merajalela di musim hujan.

Belum lagi jika banjir melanda. Kondisi ini dapat mengundang banyak penyakit, antara lain demam tifoid, kolera, leptospirosis, malaria, dan dengue. Nah, agar tak jadi korban cuaca, Anda harus mempersiapkan diri dengan lima hal berikut selama musim hujan:

1. Jaga pola makan

Setuju tidak? Mi rebus, bakso, dan tongseng akan terasa lebih enak jika dinikmati saat hujan. Sesekali mungkin tak apa, tapi kalau hampir setiap hari tentu bisa merugikan kesehatan.

Agar tubuh tetap fit selama musim hujan, pastikan untuk selalu mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Selain itu, hindari dulu makanan pinggir jalan favorit Anda. Pada musim hujan, jalanan penuh dengan air sehingga meningkatkan kemungkinan kuman masuk ke dalam makanan.

O, ya, satu lagi: minum yang hangat-hangat, seperti teh hangat, juga berguna untuk mencegah dingin dan batuk saat musim hujan. Anda dapat menambahkan bunga kering atau daun kamomil untuk cita rasa yang berbeda.

2. Olahraga

“Enakan bergelung di bawah selimut daripada olahraga,” demikian kata Anda dalam hati. Tak perlu merasa bersalah. Hampir semua orang memang jadi mager alias malas bergerak saat hujan datang. Apalagi kalau cuaca betul-betul sedang gloomy, hati pun jadi ikut melankolis. 

Namun, tahukah Anda, berolahraga pada musim hujan justru akan membuat suasana hati lebih baik? Beraktivitas fisik akan memberikan vitalitas dan meningkatkan endorfin sehingga mood lebih positif. Jika Anda sedang malas ke gym, treadmill atau yoga di depan TV di rumah juga bisa dilakukan. Yang penting, tetaplah bergerak aktif!

3. Tidur cukup

Tidur adalah salah satu solusi praktis (meski sementara) untuk berbagai masalah hidup. Tak terkecuali untuk persoalan hujan yang mengacaukan jadwal kegiatan Anda. Daripada mengeluh di media sosial, lebih baik naik ke kasur dan tidur!

Lagi pula, tidur berguna untuk memulihkan seluruh sistem anggota tubuh setelah bekerja keras seharian. Hal ini tentunya penting agar tubuh Anda kebal terhadap virus maupun bakteri.

Untuk beberapa orang, mungkin tak perlu lagi mendengar kiat ini. Karena musim hujan sebetulnya akan membuat sebagian orang mudah mengantuk. Tapi ingat, jangan sampai kebablasan, ya!

4. Cuci tangan

Bakteri dan virus akan lebih tak terkendali saat musim hujan. Mereka tak kenal libur pada periode basah ini. Anda dapat terpapar melalui berbagai cara, misalnya dengan menyentuh gagang pintu atau bangku yang telah terinfeksi. Ya, semudah itu.

Cara terbaik untuk melindungi diri Anda dari serangan kuman adalah dengan menjaga  kebersihan diri, seperti mencuci tangan secara teratur dengan sabun dan air. Lakukan ini sebelum menyiapkan makanan, sebelum makan, setelah dari toilet, dan setelah memegang benda-benda yang dipakai bersama.

Jika Anda belum tergugah untuk melakukannya, ketahuilah bahwa mencuci tangan, jika dilakukan dengan benar, dapat menurunkan risiko diare dan infeksi saluran pernapasan atas hingga 40%. Hal ini telah dibuktikan oleh berbagai lembaga kesehatan, termasuk WHO.

5. Gerakan 4M plus

Selama musim hujan, genangan air dan sampah akan makin menumpuk sehingga memicu berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti. Oleh karena itu, Anda wajib menerapkan gerakan 4M plus sebagai berikut:

  • Menguras dan menutup rapat tempat penampungan air.
  • Mengubur barang bekas yang dapat menampung air.
  • Memantau wadah air yang dapat menjadi sarang nyamuk.
  • Menghindari gigitan nyamuk dengan menggunakan obat anti-nyamuk, memelihara ikan pemakan jentik, memasang kasa anti-nyamuk, menaburkan bubuk larvasida ke dalam tempat penampungan air, dan sebagainya.
  • Jangan lupa juga untuk selalu membawa payung dan jas hujan dalam tas. Bagi Anda yang akan bepergian dengan kendaraan umum, disarankan untuk memakai masker.

Mudah-mudahan Anda bisa melewati musim hujan ini dengan lebih santai, tanpa harus diganggu oleh kuman penyakit dan banjir (dan tentunya juga oleh macet, becek, dan tak ada ojek). Jika sudah telanjur, percayalah bahwa teh atau sup hangat tak pernah gagal untuk meneduhkan hati.

(RH)

Anis ArifinAnis Arifin

Memang bakteri & virus penyebab penyakit tak kenal libur, dan tak pernah menyerah. Begitu juga dengan syetan juga tak pernah libur dan tak mau menyerah untuk menyesatkan. Karena hidup di alam ini adalah perjuangan yang tiada henti-hentinya.

Anis ArifinAnis Arifin

Memang bakteri & virus penyebab penyakit tak kenal libur, dan tak pernah menyerah. Begitu juga dengan syetan juga tak pernah libur dan tak mau menyerah untuk menyesatkan. Karena hidup di alam ini adalah perjuangan yang tiada henti-hentinya.