Menyantap Hidangan Imlek Tanpa Khawatir Timbunan Lemak

Oleh dr. Nadia Octavia pada 16 Feb 2018, 10:15 WIB
Ini caranya agar Anda tetap dapat menyantap hidangan Imlek dengan enak dan sehat.
Menyantap Hidangan Imlek Tanpa Khawatir Timbunan Lemak (Dragon Images/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Salah satu tradisi yang dilakukan saat merayakan Imlek adalah makan bersama dengan keluarga. Berbagai hidangan dan penganan khas Imlek, mulai dari kue keranjang, kue semprong, bakkwa, kue bangkit, dan masih banyak lagi tentu sudah ditunggu-tunggu.

Meski semua terlihat menggiurkan, hati-hati dengan timbunan lemak di tubuh Anda. Berikut kiatnya agar Anda tetap dapat menyantap hidangan Imlek dengan enak dan sehat.    

  • Sarapan dulu sebelum berkunjung

Bangun pagi dan bersiap-siap berkunjung ke rumah sanak saudara mungkin sudah menjadi ritual tahunan Anda sekeluarga. Rasanya tak sabar untuk mengumpulkan angpau dan menyantap berbagai hidangan khas imlek. Tapi sebelum terburu-buru berangkat, sebaiknya Anda sarapan terlebih dulu di rumah dengan menu yang sehat.

Pilihlah makanan sarapan yang mengandung karbohidrat kompleks dan kaya serat, seperti roti gandum atau oatmeal. Tambahan serat dapat membuat Anda kenyang lebih lama serta terhindar dari makan berlebih.

  • Makan dalam porsi kecil

Anda tak sabar mencicipi bakkwa (dendeng babi), yusheng (salad ikan), kue keranjang, dan berbagai hidangan khas lainnya saat Imlek?

Ketimbang menyantap semuanya sekaligus, cobalah mencicipinya dalam porsi kecil. Selain membuat Anda bisa mencoba semua makanan, menikmati hidangan dalam porsi kecil tentunya akan menghindari tabungan kalori yang masuk.

  • Pilih makanan penutup yang sehat

Sudah kenyang menyantap makanan utama, selanjutnya adalah hidangan penutup. Namun, ketimbang makan kue-kue seperti kue keranjang atau kue bangkit sebagai penutup, pilihlah buah-buahan seperti buah naga atau jeruk mandarin.

Mengonsumsi buah-buahan kaya serat akan membuat Anda lebih cepat kenyang sehingga terhindar dari makan berlebih. Atau untuk menyiasatinya, makanlah dulu buah sebelum menyantap hidangan utama. Anda pun akan langsung kenyang dan makan hidangan utama lebih sedikit. 

  • Bersenda gurau

Bersenda gurau dengan kerabat sambil mengudap kue nastar atau kue semprong saat hari raya Imlek memang menyenangkan. Tanpa terasa hampir setengah stoples Anda habiskan sendiri. Padahal, camilan yang Anda makan mengandung kalori tinggi. 

Misalnya: dua buah kue semprong mengandung 18 gr karbohidrat, 10 gr gula, dan 112 kalori. Ini sama saja dengan Anda makan semangkuk nasi putih! Jadi, cobalah batasi camilan Anda. 

  • Perhatikan minuman Anda

Saat berkunjung ke rumah saudara, biasanya tuan rumah akan menyajikan minuman kalengan. Anda bisa menolaknya dengan halus dan meminta air putih atau teh tanpa tambahan gula. Terkadang banyak orang “menyepelekan” kalori dari minuman. 

Padahal minuman seperti soft drink, bir, susu kedelai, ataupun minuman lainnya juga mengandung kalori. Bila dikonsumsi berlebihan bahkan kalorinya bisa lebih tinggi dari makanan utama Anda. 

  • Tetap berolahraga

Libur Imlek bukan berarti Anda juga libur berolahraga. Tetaplah berolahraga apalagi jika makanan yang Anda konsumsi mengandung kalori yang tinggi. Usahakan untuk berolahraga minimal 30 menit setiap harinya. Tidak perlu olahraga intensitas tinggi, yang terpenting Anda tetap aktif bergerak meski sedang liburan.

Jadikanlah kebiasaan-kebiasaan sehat di atas sebagai bagian dari keseharian Anda, tak hanya saat hari raya Imlek. Kunci utamanya adalah niat dan disiplin diri.

[RS/ RVS]