Efek Terlalu Sering Menggunakan Earphone pada Pendengaran

Oleh dr. Anita Amalia Sari pada 13 Mar 2018, 10:36 WIB
Apakah Anda tergolong sering menggunakan earphone? Awas, ini dampak buruknya bagi kesehatan pendengaran Anda.
Efek Terlalu Sering Menggunakan Earphone pada Pendengaran (HBRH/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Saat ini, earphone sudah menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari. Coba Anda perhatikan, saat sedang berada di dalam kendaraan umum seperti bus atau kereta api, banyak sekali penumpang yang menggunakan earphone. Meski terkesan sangat membantu dan dapat mengurangi kebosanan, ternyata penggunaan earphone yang tidak tepat juga mendatangkan efek samping berupa gangguan pendengaran. Kondisi tersebut terjadi akibat penggunaan earphone yang terlalu sering atau dengan suara yang terlalu keras.

Mengutip penjelasan dr. Brastho Bramantyo, Sp. THT-KL (K)., pada acara konferensi pers World Hearing Day, “Berdasarkan pada penelitian, efek buruk menggunakan earphone terjadi ketika digunakan selama lima jam dalam seminggu”.

Beliau juga menambahkan bahwa kerusakan permanen pada telinga akibat penggunaan earphone lebih mungkin terjadi pada usia muda.

Gangguan pendengaran hingga tuli

Suara diukur dalam satuan desibel. Suara yang kurang dari 75 desibel, meski terpapar dalam waktu lama, jarang menyebabkan ketulian. Namun, paparan terhadap suara di atas 85 desibel dalam waktu lama atau berulang dapat menyebabkan gangguan pendengaran. Semakin besar suara, semakin singkat waktu yang dibutuhkan untuk menyebabkan kerusakan telinga hingga ketulian.

Normalnya, percakapan manusia memiliki frekuensi 60 desibel. Sedangkan, penggunaan mp3 player atau earphone dengan volume maksimal bisa mencapai 105 desibel. Paparan terhadap suara lebih dari 85 desibel selama 8 jam, atau 100 desibel selama 15 menit dapat menyebabkan gangguan pendengaran hingga ketulian.

Keadaan tersebut bisa terjadi karena frekuensi suara berlebihan dan berulang dari earphone dapat merusak koklea, bagian dari telinga dalam yang memiliki bentuk seperti cangkang siput (rumah siput).

Di dalam rumah siput, gelombang suara akan diubah menjadi sinyal elektrik yang akan dikirim ke otak. Jika terjadi kerusakan pada rumah siput, telinga menjadi tidak mampu untuk menanggung beban suara sama sekali.

Kerusakan pendengaran akibat penggunan earphone terjadi secara perlahan. Awal mulanya akan mulai terasa gangguan pendengaran di usia 20 tahun, yang jika tidak ditangani dengan tepat dapat berujung pada ketulian permanen.

Mecegah gangguan pendengaran akibat earphone

Beberapa tindakan yang bisa Anda lakukan untuk mencegah gangguan pendengaran akibat earphone, di antaranya:

  1. Kecilkan volume earphone

Ketika suara dari dalam earphone bisa sampai terdengar oleh orang di sekitar, hal tersebut menunjukan bahwa volume earphone yang digunakan melampaui batasan normal.

Agar Anda tidak mengalami gangguan pendengaran atau bahkan ketulian, kurangi volume suara dan durasi penggunaan earphone.

  1. Metode 60-60

Menurut dr. Brasto, salah satu cara yang juga dapat mencegah kerusakan pendengaran akibat penggunaan earphone adalah dengan menerapkan metode 60-60. Caranya, dengarkan musik dengan volume maksimal 60% dan tidak lebih dari 60 menit.

  1. Gunakan headphone

Tindakan lain yang bisa dilakukan untuk mencegah kerusakan telinga akibat earphone adalah dengan menggunakan headphone tipe besar. Tetap ingat untuk menggunakannya secara bijak.

  1. Satu jam sehari

Ambil waktu untuk beristirahat saat menggunakan earphone, atau coba untuk menggunakan earphone hanya satu jam dalam sehari.

Mengetahui bahwa earphone dapat menyebabkan gangguan pendengaran hingga ketulian, Anda dianjurkan untuk menggunakan benda kecil ini secara bijak, mulai saat ini. Sayangilah pendengaran Anda!

[NB/ RVS]