Kondisi Payudara Tunjukkan Kesehatan Anda

Oleh dr. Ellen Theodora pada 13 Mar 2018, 14:46 WIB
Kondisi payudara dapat memberikan informasi tentang apa saja yang terjadi di dalam tubuh. Ini penjelasannya.
Kondisi Payudara Tunjukkan Kesehatan Anda (Anetlanda/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Dalam kamus kesehatan, payudara adalah sebuah kelenjar sebasea yang termodifikasi di jaringan superfisialis dinding dada anterior, yang terdiri dari campuran variabel jaringan kelenjar penghasil susu, lemak, dan jaringan ikat pendukung (ligamen Cooper). Selain berfungsi sebagai sarana penghasil air susu ibu (ASI), payudara juga memiliki peran dalam aktivitas seksual.

Untuk mengetahui kondisi kesehatan, biasanya perlu dilakukan kesehatan tubuh seperti medical check up secara rutin, guna mengantisipasi jika ada kecurigaan gejala penyakit kronis seperti kanker atau penyakit lainnya. Bagi wanita, ada sebuah tolak ukur untuk mengetahui kondisi kesehatan Anda lewat kondisi payudara. Ya, payudara dapat menunjukkan kesehatan tubuh Anda jika terdapat suatu masalah.

Secara anatomi, pertumbuhan payudara akan mulai berkembang pada usia 8 tahun. Terdiri dari kelenjar susu, lemak, jaringan ikat, ukuran payudara pada tiap wanita dapat berbeda-beda. Sering kali ukuran payudara kiri dan kanan tidak sama. Di samping itu, ada juga keadaan saat puting payudara masuk ke dalam (inverted nipple). Lalu, bagaimana cara mengetahui jika ada gangguan atau penyakit dalam tubuh lewat payudara?

  • Jika ukuran payudara berubah

Jikal Anda merasa payudara bertambah besar, hal ini bisa disebabkan oleh beberapa hal. Mulai dari naiknya berat badan, sedang dalam keadaan hamil, mengonsumsi pil KB, atau adanya perubahan hormon karena haid. Sebaliknya, jika payudara mengecil kemungkinan penyebabnya adalah berat badan yang berkurang atau level estrogen sedang mengalami penurunan. Beberapa kondisi tersebut jika disertai dengan rambut rontok, jerawat dan tumbuh rambut di wajah, ada kemungkinan terjadinya PCOS (polycystic ovary syndrome).

  • Jika bentuk payudara berubah

Bentuk payudara dapat berubah, seperti payudara yang turun atau terkulai. Hal ini bisa disebabkan karena diet yang ekstrem, perubahan berat badan yang fluktuatif, serta pengaruh usia yang menyebabkan ligamen mulai meregang sehingga kulit perlahan kehilangan elastisitasnya.

  • Jika puting mengeluarkan cairan

Cairan yang keluar dari puting payudara bisa menunjukkan keadaan normal dan abnormal. Cairan bisa berwarna bening, putih, kekuningan, bahkan bercampur dengan darah. Pada wanita muda, biasanya hal ini tak perlu dikhawatirkan karena jika memang ada kondisi yang tidak normal, biasanya disebabkan oleh penyakit yang jinak. Namun, jika sudah bercampur dengan darah, kemungkinan besar terdapat penyakit yang serius seperti infeksi pada payudara, gangguan hormonal, serta tumor jinak maupun tumor ganas atau kanker payudara.

Keluarnya cairan dari puting payudara yang tak perlu Anda khawatirkan adalah jika disebabkan oleh rangsangan (gerakan memencet atau memeras, bisa juga tergesek bra atau pakaian), kehamilan, dan setelah menyusui).

  • Jika perubahan payudara terjadi tiba-tiba

Secara umum, memang payudara kanan dan kiri tidaklah sama. Namun, jika terdapat perubahan bentuk atau ukuran salah satu payudara secara mendadak dan terjadi dalam keadaan cepat, Anda perlu waspada. Belum lagi jika adanya tekstur payudara yang berubah seperti terdapat kerutan atau bahkan menjadi kasar seperti kulit jeruk. Segera konsultasikan dengan dokter.

  • Jika puting payudara masuk ke dalam (inverted nipple)

Kondisi ini normal jika memang sudah terbentuk dari awal. Jika Anda baru-baru ini mengalaminya, Anda perlu segera memeriksakan diri ke dokter. Bisa jadi penyebabnya adalah kanker payudara.

  • Jika payudara terasa nyeri

Rasa sakit dan nyeri pada payudara biasanya disebabkan oleh sindrom pramenstruasi (PMS), yang juga disebut sebagai mastalgia. Ini merupakan kondisi yang normal. Banyak kasus nyeri pada payudara yang tidak berkaitan dengan kanker. Jika memang Anda merasa nyeri, jangan langsung panik. Meski demikian, waspada rasa nyeri yang disertai dengan perubahan seperti adanya benjolan atau apapun yang terasa janggal pada payudara Anda. Konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui kejelasan gejala-gejala yang Anda alami.

  • Jika payudara berubah warna

Pada sebagian besar kasus kanker payudara stadium lanjut, ditemukan adanya perubahan warna kulit. Namun, perubahan warna seperti puting dan areola membesar dan berwarna lebih gelap, merupakan salah satu tanda kehamilan.

Nah, kini saatnya memberikan perhatian lebih pada payudara karena faktanya payudara dapat memberikan informasi jika ada kondisi tertentu atau gangguan kesehatan yang terjadi di dalam tubuh. Jika Anda menemukan adanya kejanggalan seperti benjolan keras dan terasa tebal, diikuti dengan adanya pembengkakan, kemerahan, atau warna kulit yang menggelap, Anda harus waspada. Segera periksakan diri ke dokter supaya diketahui penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang tepat.

[RN/ RVS]