Ini Kiat Melancarkan Aliran Darah ke Penis

Oleh dr. Theresia Rina Yunita pada 31 Mar 2018, 12:00 WIB
Terganggunya aliran darah ke penis dapat menyebabkan disfungsi ereksi. Ini kiat melancarkan darah ke penis.
Ini Kiat Melancarkan Aliran Darah ke Penis (Estrada Anton/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Ketika seorang pria mendapatkan rangsangan seksual, penis biasanya akan mengalami ereksi. Namun akibat satu dan lain hal, salah satunya adalah kurangnya aliran darah ke penis, organ vital ini bisa kehilangan kemampuan tersebut. Keadaan ini disebut dengan disfungsi ereksi.

Disfungsi ereksi merupakan keadaan ketika penis tidak mampu mengalami atau mempertahankan ereksi. Kondisi ini terjadi akibat pembuluh darah penis tidak mendapatkan pasokan darah yang cukup. Beberapa keadaan yang menyebabkan terganggunya aliran darah ke penis, misalnya:

  • Kerusakan pembuluh darah dan saraf penis akibat komplikasi penyakit diabetes melitus atau hipertensi alias darah tinggi
  • Adanya kelainan pada penis, baik akibat kecelakaan maupun faktor bawaan
  • Konsumsi alkohol yang berlebihan
  • Efek samping obat-obatan
  • Kebiasaan merokok

Dampak buruk disfungsi ereksi

Karena kehilangan kemampuan untuk membesar dan mengeras, penis yang mengalami disfungsi ereksi akan kesulitan untuk melakukan penetrasi ke vagina. Selain itu, penis yang mengalami gangguan tersebut juga akan mengalami ejakulasi dini atau tidak bisa ejakulasi sama sekali.

Jika keadaan tersebut tidak segera ditindaklanjuti, pasangan suami istri akan kesulitan untuk memiliki keturunan, lantaran penis tidak dapat “menumpahkan” cairan semen (sperma) ke dalam vagina.

Tak berhenti di situ, disfungsi ereksi yang tidak segera diobati juga dapat berakibat merusak keharmonisan rumah tangga. Bahkan, pada beberapa kasus, pria yang mengalami disfungsi ereksi benar-benar kehilangan minat untuk melakukan hubungan seksual.

Mencegah disfungsi ereksi

Apakah Anda adalah pria yang tidak ingin berakhir pada kondisi disfungsi ereksi? Jika ya, Anda wajib memastikan bahwa aliran darah ke penis berjalan dengan baik. Adapun beberapa kiat yang bisa Anda lakukan untuk hal ini, di antaranya:

1. Pastikan tekanan darah dan kadar gula darah tetap berada di rentang normal. Untuk mengetahui ini, Anda dapat melakukan pemeriksaan kesehatan di puskesmas atau rumah sakit terdekat.

2. Olahraga secara rutin dan teratur, paling tidak 3 kali dalam seminggu dengan durasi 30 menit setiap hari.

3. Hindari konsumsi alkohol dalam bentuk apa pun, rokok dan paparan asapnya.

4. Hindari penggunaan celana dalam terlalu ketat, yang dapat menyebabkan penis tertekan sehingga memicu kerusakan saraf maupun pembuluh darah di bagian tersebut.

5. Kelola stres dengan baik, misalnya dengan pergi berlibur, melakukan aktivitas positif yang disenangi, berkumpul bersama keluarga dan lain-lain.

Mengatasi disfungsi ereksi

Jika Anda sudah terlanjur mengalami disfungsi ereksi, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membantu memperbaiki keadaan. Cara-cara tersebut adalah:

● Konseling seksual

Jika Anda mengalami disfungsi ereksi akibat masalah psikologis, pengobatan yang tepat adalah dengan melakukan konseling seksual pada seksolog.

● Obat-obatan

Sejumlah obat-obatan dapat merangsang ereksi, dan meningkatkan hormon reproduksi. Untuk mendapatkan obat-obatan ini, Anda harus berkonsultasi secara langsung dengan dokter spesialis seks dan andrologi.

● Alat vakum dan cincin penis

Pada sebagian kasus, dokter akan menyarankan penggunaan alat vakum untuk merangsang aliran darah di penis. Pemakaian cincin di bagian pangkal penis juga dapat membantu alat vital Anda untuk ereksi.

● Operasi

Jika semua cara di atas belum efektif mengatasi disfungsi ereksi yang Anda alami, operasi menjadi satu-satunya jalan keluar. Dengan operasi, kerusakan saraf dan pembuluh darah di penis dapat diupayakan untuk diperbaiki.

Jangan biarkan disfungsi ereksi menghapus kejantanan Anda sebagai seorang pria. Lakukan tindakan pencegahan di atas, dan jangan ragu untuk segera berobat ke dokter jika Anda sudah terlanjur mengalami mimpi buruk ini. Anda pasti tidak ingin karena kurangnya aliran darah ke penis, membuat organ kesayangan Anda tampak loyo dan tidak mampu melakukan tugasnya, bukan?

[NB/ RVS]