4 Minuman Terbaik untuk Gantikan Cairan Tubuh saat Diare

Oleh dr. Rio Aditya pada 06 Jan 2020, 12:05 WIB
Jika diare tidak segera ditangani, akan mengakibatkan dehidrasi. Inilah minuman terbaik untuk gantikan cairan tubuh saat diare.
4 Minuman Terbaik untuk Gantikan Cairan Tubuh Saat Diare

Klikdokter.com, Jakarta Diare adalah peningkatan pergerakan dari usus, lebih daripada biasanya. Kondisi ini bisa mengakibatkan seseorang menjadi lebih sering buang air besar.

Karena pergerakan usus menjadi meningkat, maka otomatis kemampuan usus untuk menyerap air menjadi berkurang. Akibatnya, saat Anda buang air besar, banyak cairan tubuh yang terbuang karena tidak terserap dengan baik.

Diare yang berlangsung terus-menerus dapat menyebabkan tubuh kehilangan cairan dan dehidrasi. Jika dehidrasi dibiarkan, kondisi ini dapat berbahaya bagi tubuh.

1 of 3

Sekilas Tentang Diare

Wanita sedang Diare
Wanita sedang Diare

Diare adalah keluarnya feses berbentuk encer atau cair, dengan frekuensi tiga kali atau lebih sering. Diare paling sering disebabkan oleh konsumsi makanan yang terkontaminasi kuman. 

Adapun kondisi lain yang juga bisa menjadi penyebab diare, yaitu:

  • Faktor psikologis, seperti perasaan cemas berlebih
  • Mengonsumsi minuman mengandung alkohol
  • Alergi makanan
  • Usus buntu
  • Efek samping obat
  • Intoleransi laktosa
  • Penyakit Chron
  • Penyakit sindrom iritasi usus besar (IBS)
  • Konsumsi obat pencahar.

Diare dapat menyebabkan keluarnya cairan tubuh dalam jumlah banyak, disertai dengan hilangnya nafsu makan. Kondisi ini lama-kelamaan dapat menyebabkan terjadinya dehidrasi atau kekurangan cairan.

Jika sudah dehidrasi, penderita diare akan mengalami gejala tambahan. Beberapa gejala tersebut adalah:

  • Jarang buang air kecil
  • Mulut kering
  • Menangis tanpa air mata
  • Feses berdarah, berwarna merah atau hitam
  • Mata dan perut tampak cekung
  • Badan sangat lemas.

Artikel Lainnya: 4 Bahaya Buah Nangka bagi Ibu Hamil

2 of 3

Diare dan Terbuangnya Cairan Tubuh

Pria sedang Diare di Toilet
Pria sedang Diare di Toilet

Pada saat Anda mengalami diare, cairan yang seharusnya diserap oleh tubuh menjadi terbuang percuma. Hal ini bisa sangat berbahaya apabila cairan yang keluar tersebut tidak digantikan.

Pada keadaan dehidrasi berat, cara tercepat untuk mengembalikan cairan yang hilang adalah melalui pemberian infus cairan dalam jumlah besar. Namun, siapa yang ingin menjalani proses infus cairan ini jika sebenarnya dehidrasi bisa dicegah?

Ketika diare mulai terjadi, usahakan untuk segera gantikan cairan yang keluar setiap buang air besar. Makin sering frekuensi buang besar, makin sering juga Anda harus minum.

Minuman apa saja yang baik untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang saat diare?

1. Air Putih

Air putih merupakan cairan terbaik untuk mencegah terjadinya dehidrasi dari diare. Selain dapat dengan mudah didapatkan, mengonsumsi air putih juga sangat baik untuk ginjal.

Ketika mengalami diare, Anda harus meningkatkan konsumsi air putih lebih banyak dari biasanya. Sebagai contoh, jika biasanya Anda minum air putih sebanyak 1,5 liter setiap hari, pada saat Anda diare tingkatkan konsumsi air putih menjadi 2-2,5 liter.

Lakukan langkah tersebut untuk menjaga cairan di dalam tubuh meski diare masih terjadi.

2. Air Kelapa

Air kelapa merupakan cairan alami yang kaya akan elektrolit, terutama potasium dan magnesium. Pada keadaan diare yang lebih berat, elektrolit tubuh akan mulai mengalami gangguan.

Biasanya air putih saja tidak cukup untuk menggantikannya. Maka dari itu, penambahan konsumsi air kelapa murni dapat sangat membantu untuk mengembalikan cairan elektrolit yang hilang.

Jika elektrolit tubuh terganggu dan tidak segera digantikan, Anda dapat mengalami gejala-gejala seperti badan lemas, tangan gemetar, termasuk sulit berkonsentrasi. Apabila gangguan elektrolit yang dialami tergolong sangat berat, bisa menyebabkan gangguan jantung.

Artikel Lainnya: Minuman Terbaik untuk Atasi Dehidrasi

3. Kaldu

Kaldu terbuat dari tulang (ayam, sapi, dan lain-lain) yang direbus dengan air minum sangat baik untuk dikonsumsi, terutama saat Anda mengalami dehidrasi.

Kaldu mengandung protein dan asam amino yang sangat mudah untuk dicerna, sehingga tidak membebani kerja usus. Tidak hanya protein, kaldu juga kaya akan mineral lain seperti kalsium, fosfor, dan magnesium.

4. Cairan Oralit

Cairan oralit merupakan cairan yang dapat dibuat dengan mudah untuk mencegah dan mengatasi dehidrasi. Secara sederhana oralit dapat dibuat dari campuran air putih, garam, dan gula.

Kombinasi dari ketiga bahan ini mengandung mineral dari air putih, elektrolit dari garam, dan energi yang dibawa dari kandungan gula.

Garam mampu meningkatkan pengangkutan dan daya absorbsi gula melalui membran sel. Gula dalam larutan NaCl (garam dapur) juga berkhasiat meningkatkan penyerapan air pada dinding usus secara kuat, sehingga proses dehidrasi tubuh dapat dikurangi atau diatasi.

Perlu diingat, oralit tidak menghentikan diare, tetapi mengganti cairan tubuh yang hilang bersama tinja. Dengan mengganti cairan tubuh tersebut, terjadinya dehidrasi dapat dihindarkan.

Selama penderita diare masih bisa minum, maka minumlah sesering mungkin untuk menghindari hilangnya cairan, yang dapat mengakibatkan dehidrasi.

Jika diare tergolong berat dan membuat penderita tak bisa minum, terlalu lemas, bahkan tak sadarkan diri, segera bawa ke rumah sakit. Dengan begitu, penderita akan mendapatkan terapi cairan melalui infus untuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang.

[RN/ RVS]

Lanjutkan Membaca ↓
Suaib JoaSuaib Joa

minuman apa yg bs menga