4 Langkah Alami Atasi Susah Buang Air Besar

Oleh Bobby Agung Prasetyo pada 08 Apr 2018, 09:00 WIB
Jangan buru-buru minum obat, karena susah buang air besar dapat diatasi secara alami.
4 Langkah Alami Atasi Susah Buang Air Besar (PrinceOfLove/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Susah buang air besar (BAB) merupakan salah satu kondisi yang sering dialami banyak orang dan dapat menimbulkan rasa tak nyaman. Susah buang air besar, atau konstipasi, digambarkan sebagai suatu keadaan dimana feses menjadi lebih keras dan sulit untuk dikeluarkan.

Ketika konstipasi terjadi, bisa dipastikan frekuensi BAB Anda akan menjadi lebih jarang dari biasanya. Memang betul bahwa tidak semua orang mampu buang air besar setiap hari, tapi hal tersebut bukannya tidak normal. Dalam keadaan normal, seseorang dapat buang air besar dengan frekuensi 3 kali sehari atau 3 kali seminggu. Ketika susah buang air besar melanda, maka Anda akan lebih jarang pergi ke kamar mandi.

Menurut dr. Alvin Nursalim dari KlikDokter, saat tinja keras, jangan pernah memaksakan diri untuk mengeluarkannya. Selain iritasi, tekanan yang dilakukan saat mengejan dapat menimbulkan peningkatan tekanan pada pembuluh darah di dalam anus.

“Tekanan yang terlalu keras dapat melukai dinding pembuluh darah dan kemudian dapat menimbulkan perdarahan. Kejadian ini sering kali dikenal dengan wasir atau hemoroid. Perdarahan pada wasir jika tidak terlalu banyak dapat berhenti sendiri. Namun, jika luka pada daerah tersebut terlalu luas, maka perdarahan dapat sulit berhenti,” ujarnya.

Ada banyak cara untuk mengatasi susah BAB atau konstipasi, salah satunya dengan mengonsumsi obat. Meski demikian, jangan buru-buru minum obat karena ada berbagai cara alami untuk mengatasi kesulitan BAB. Dilansir dari Health, simak caranya di bawah ini:

1. Minum air putih lebih banyak

Semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk BAB, semakin banyak pula air yang diserap usus dari tinja. Jadi, jika tubuh kekurangan cairan, Anda pasti memiliki tinja dengan konsistensi yang keras dan kering. Jadi, berapa banyak air yang harus kita minum?

Menurut Amy Burkhart, ahli kesehatan asal Amerika Serikat, wanita harus mengonsumsi sekitar 2 liter air setiap hari. Sementara itu, pria dianjurkan untuk minum air sebanyak 3 liter. Ia turut menyarankan agar setiap orang membawa botol minum air besar berisi air putih yang mesti habis setengahnya pada siang hari, dan sisanya saat makan malam.

2. Makan lebih banyak serat

Erin Peisach, pakar makanan dan nutrisi yang fokus pada kesehatan pencernaan, menyarankan setiap orang mengonsumsi 20-35 gram serat setiap harinya untuk mencegah serta meredakan sembelit.

Makanan mengandung serat biasanya banyak terdapat pada berbagai jenis kacang-kacangan, buah, dan sayuran. Serat memiliki peran penting dalam sistem pencernaan dan proses BAB agar tetap berjalan lancar.

3. Olahraga

Kurangnya aktivitas fisik dianggap sebagai faktor risiko konstipasi, terutama di kalangan orang dewasa serta yang lebih tua. Karena itu, sejumlah ahli medis merekomendasikan olahraga karena efeknya baik untuk kesehatan secara keseluruhan.

Lewat sebuah penelitian, dikumpulkan beberapa orang lansia yang menderita konstipasi dan dibagi menjadi dua kelompok. Setiap kelompok menjalani pola penanganan konstipasi berbeda, tetapi yang menempuh program aktivitas fisik membuat dirinya memiliki waktu transit usus yang lebih cepat, dan itu membantu mereka mengatasi susah BAB.

4. Kelola stres dengan relaksasi

Stres merupakan faktor risiko yang membuat kinerja tubuh jadi kurang baik serta berperan penting pada konstipasi. Diyakini, mengurangi stres dan kecemasan lewat teknik relaksasi dapat memberi kebaikan untuk usus Anda. Hal ini juga dibenarkan oleh lembaga kesehatan Anxiety and Depression Association of America.

Selain itu, sebuah penelitian kecil oleh para peneliti di Universitas California, AS, menemukan bahwa orang dewasa yang rutin melakukan yoga mengalami pemulihan yang signifikan dari konstipasi dan gejala lain setelah menjalaninya selama beberapa minggu.

Sederet langkah alami untuk mengatasi susah buang air besar di atas mampu menjadi solusi bagi Anda yang lelah dengan segala macam obat-obatan. Bila konstipasi tak kunjung mereda, konsultasikan pada dokter guna penanganan lebih lanjut.

[RN/ RVS]