Infeksi Jamur di Mulut, Benarkah Gejala HIV?

Apakah infeksi jamur pada mulut selalu membuktikan seseorang terkena gejala HIV?
Infeksi Jamur di Mulut, Benarkah Gejala HIV?

Klikdokter.com, Jakarta Oral thrush merupakan salah satu kondisi adanya lesi berwarna putih pada rongga mulut, yang terutama dapat disebabkan oleh infeksi jamur. Kondisi ini biasa ditemukan pada orang dengan gejala HIV.

Infeksi jamur di mulut juga dikenal dengan istilah kandidiasis oral. Kondisi ini merupakan salah satu jenis infeksi mulut yang paling sering disebabkan oleh jamur jenis Candida albicans. Namun kondisi tersebut juga dapat disebabkan oleh Candida glabrata atau Candida tropicalis.

Pada sebagian besar individu, infeksi jamur pada mulut tidak menyebabkan tanda atau gejala yang serius. Namun, hal ini belum tentu berlaku pada individu yang memiliki sistem daya tahan tubuh yang lemah. Tanda dan gejala dapat tampak secara lebih jelas serta terjadi dalam derajat yang lebih berat.

Oleh sebab itu, infeksi jamur di mulut lebih sering terdiagnosis pada individu yang memiliki kelemahan pada sistem daya tahan tubuh. Hal ini bisa terjadi  pada mereka yang terinfeksi oleh human immunodeficiency virus (HIV). Selain itu, kondisi yang sama juga bisa terjadi pada individu yang terekspos penanganan kemoterapi atau radiasi untuk mengatasi kanker, individu yang mengonsumsi antibiotik atau kortikosteroid, dan perokok.

Artikel Lainnya: Mendeteksi Tanda dan Gejala HIV dari Mulut

1 dari 3

Gejala Infeksi Jamur di Mulut

Ilustrasi Infeksi Jamur pada Mulut Wanita
loading

Pada gejala awal HIV, infeksi jamur di mulut umumnya tidak menyebabkan tanda atau gejala. Namun, seiring berjalannya waktu, jamur dapat berkembang biak dan menyebabkan beberapa tanda dan gejala, termasuk:

  • Lesi berwarna putih pada lidah, pipi bagian dalam, gusi, atau tonsil
  • Sedikit pendarahan apabila lesi mengalami luka
  • Nyeri terkadang dapat dirasakan pada lokasi terjadinya lesi
  • Kulit yang kering dan pecah-pecah pada tepi mulut
  • Terasa kesulitan saat menelan makanan

Umumnya, dokter dapat mendiagnosis infeksi jamur pada mulut seseorang melalui wawancara medis dan pemeriksaan fisik untuk melihat lesi pada rongga mulut atau lidah.

Bisa juga dilakukan melalui pemeriksaan penunjang tertentu bila dibutuhkan, seperti biopsi dan kultur jaringan. Bila lesi diduga telah menginfeksi esofagus atau kerongkongan, dapat dilakukan pemeriksaan endoskopi, untuk evaluasi lebih lanjut.

Artikel Lainnya: Kenali 5 Infeksi Mematikan pada Penderita HIV/AIDS

2 dari 3

Mencegah Infeksi Jamur pada Pasien HIV

Ilustrasi Infeksi Jamur pada Pasien HIV
loading

Jamur dapat masuk melalui aliran darah dan menginfeksi bagian tubuh lainnya. Infeksi jamur pada mulut memang sering dijumpai pada pasien HIV. Namun, kondisi ini juga dapat dialami individu dengan penyakit lain yang mengalami penurunan fungsi sistem daya tahan tubuh.

Pasien yang menjalani kemoterapi untuk penanganan kanker, dan individu yang mengonsumsi pengobatan kortikosteroid jangka panjang, juga dapat mengalami infeksi jamur di mulut.

Lalu, bagaimana cara yang baik untuk mencegah terjadinya infeksi jamur pada mulut? Kondisi ini dapat dicegah dengan menerapkan beberapa hal, misalnya menjaga higienitas oral yang baik, melakukan sikat gigi secara rutin, atau menambahkan yoghurt ke dalam menu makanan sehari-hari.

Selain itu, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter umum atau dokter gigi bila Anda menemukan luka atau lesi pada rongga mulut. Untuk itu, dapat dilakukan wawancara medis dan pemeriksaan fisik secara langsung untuk menentukan penyebab dan penanganan yang tepat.

Baca Juga

Jadi, infeksi jamur di mulut tidak selalu bukti dari seseorang menderita gejala HIV. Semua orang yang daya tahan tubuhnya menurun dan tengah mengonsumsi obat tertentu juga dapat mengalaminya. Oleh karena itu, pertahankan daya tahan tubuh dengan menerapkan gaya hidup sehat!

[NP/ RVS]

Live Chat 24 Jam

Ingin konsultasi mengenai artikel di atas?

Masuk

REAKSI ANDA

ARTIKEL TERKAIT

Hilangkan Ketombe dengan Garam, Mitos atau Fakta?

Info Sehat
08 Okt

Aroma Vagina Berbau Tidak Sedap, Apa Masalahnya?

Info Sehat
06 Okt

Jamur Kulit Hanya Bisa Diatasi dengan Sabun Antiseptik?

Info Sehat
23 Sep

Sejuta Manfaat Sehat Rutin Donor Darah

Info Sehat
17 Sep

Ingin Memakai Mestrual Cup? Kenali Risikonya Terlebih Dahulu

Info Sehat
11 Sep

2 KOMENTAR

Avatar
Roni S Oropa
13 Hari Lalu

selamat siang dok saya hampir hampir mengalami gejala gejala orang yang kena HIV. tpi saya sudah periksa darah di leb di tiga rumah sakit yang berbeda dalam jangka waktu tiga bulan enam bulan dan sembilan bulan tpi hasilnnya non Reaktif. pemeriksan apa yang harus saya lakukan lagi dok

Avatar
King
1 Bulan Lalu

Halo dok saya mau bertanya apakah orang yang terkena penyakit jamur kandida melalui ciuman akan terkena penyakit HIV juga dok....

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk