Hindari 4 Makanan Ini agar Tidak Bau Mulut

Oleh Bobby Agung Prasetyo pada 10 Apr 2018, 17:12 WIB
Ada sejumlah makanan yang dapat menyebabkan bau mulut. Kenali jenis-jenis makanan tersebut.
Hindari 4 Makanan Ini agar Tidak Bau Mulut (G Stockstudio/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Ada banyak makanan yang menjadi asupan favorit sehari-hari. Mulai dari yang rasanya manis, asin, atau pedas, salah satu atau semua rasa tersebut pasti pernah Anda coba. Meski terasa enak dan sangat menggugah selera, tahukah Anda bahwa beberapa jenis makanan dapat mencetuskan terjadinya bau mulut?

Ya, makanan tertentu memang dapat menyebabkan bau mulut. Hal ini membuat Anda harus memastikan apa-apa saja asupan yang harus dikontrol.

Berikut adalah 4 makanan yang berperan pada terjadinya bau mulut:

1. Bawang putih dan bawang merah

Bawang mengandung senyawa belerang yang cukup tinggi dan akan menimbulkan bau tajam, bahkan setelah menyikat gigi. Karena kandungannya baik untuk tubuh, namun dapat mengakibatkan bau mulut, Anda dianjurkan untuk mengatur pola konsumsi bawang sehari-hari.

2. Telur

Makanan ini cukup sering dipilih sebagai menu santap pada segala waktu, karena praktis dan mudah dibuat. Namun, terlalu banyak mengonsumsi telur dapat merugikan. Karena, selain memicu bau mulut, kuning telur juga tinggi akan kandungan kolesterol.

3. Daging merah

Serat daging yang terjebak di sela gigi dapat membusuk dan melepaskan gas senyawa sulfur: penyebab bau mulut.

4. Susu dan produk olahannya

Susu mengandung asam amino, yang kemudian akan dibentuk menjadi senyawa sulfur oleh bakteri di dalam mulut. Bisa ditebak bahwa pada beberapa waktu setelahnya, mulut Anda akan terasa lebih bau.

Selain makanan, drg. Callista Argentina membeberkan secara lengkap faktor-faktor lain yang berperan pada terjadinya mau mulut, yaitu:

● Tidak kontrol rutin ke dokter gigi

Apakah Anda melakukan kontrol gigi rutin ke dokter gigi, setidaknya 6 bulan sekali? Jika tidak, bukan tak mungkin di dalam rongga mulut Anda terdapat karang gigi.

Karang gigi (calculus) yang tidak dibersihkan dapat menyebabkan radang gusi (gingivitis) dan gusi berdarah, sehingga dapat mencetuskan terjadinya bau mulut

● Gigi berlubang yang tidak ditambal

Gigi berlubang yang tidak ditambal memiliki kemungkinan yang tinggi untuk disusupi makanan. Keadaan ini pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya bau mulut.

● Akar gigi yang tertinggal

Sisa akar gigi atau sisa gigi yang menampung “limbah” makanan busuk dapat menyebabkan terjadinya bau mulut.

● Gigi palsu yang kurang pas

Pemasangan gigi palsu yang kurang pas bisa membuat sisa makanan masuk dan nyangkut di sela-sela, sehingga bisa menimbulkan bau mulut.

● Mulut kering

Mulut kering atau xerostomia bisa merupakan efek samping dari suatu terapi, kelainan kelenjar ludah ataupun kebiasaan bernapas lewat mulut. Keadaan ini dapat memicu terjadinya bau mulut.

“Bau mulut atau halitosis dapat terjadi akibat beberapa faktor. Oleh karena itu, untuk mengatasinya, satu per satu faktor penyebab harus diperiksa,” ujar drg. Callista.

Nah, sekarang Anda sudah tahu mengenai makanan dan faktor-faktor pencetus bau mulut. Jika Anda merasa terganggu dengan keadaan ini, segera berobat ke dokter gigi. Anda tak ingin dijauhi orang lain gara-gara bau mulut, bukan?

[NB/ RVS]