Efek Buruk Kolesterol Tinggi pada Penis

Oleh dr. Reza Fahlevi pada 11 Apr 2018, 08:41 WIB
Kolesterol tinggi dapat mendatangkan malapetaka untuk penis Anda.
Efek Buruk Kolesterol Tinggi pada Penis (Andrey Popov/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Kolesterol tinggi tak hanya mengundang efek negatif pada pembuluh darah di jantung dan otak, tetapi juga penis Anda. Apa kelainan yang dapat ditimbulkan kolesterol tinggi pada penis? Mengapa kolesterol tinggi dapat menyebabkan masalah tersebut, dan bagaimana cara mengatasinya? Simak ulasannya di bawah ini.

Apa efek kolesterol tinggi pada pria?

Berbagai penelitian di bidang kedokteran telah membuktikan bahwa kolesterol tinggi dapat menyebabkan disfungsi ereksi. Selain itu, kolesterol yang tinggi biasanya juga terkait dengan obesitas.

Kondisi obesitas sendiri juga dapat menghambat kesuburan pada pria serta mengurangi libido. Hal ini dikarenakan kadar hormon testosteron pada pria dengan obesitas dan kolesterol tinggi, relatif lebih rendah dibandingkan pria normal.

Mengapa kolesterol tinggi sebabkan masalah ereksi?

Penis dapat berereksi setelah adanya stimulasi seksual, baik dari sentuhan ataupun dari pikiran. Adanya rangsangan tersebut membuat tubuh mengeluarkan zat kimia yang dapat menyebabkan pelebaran pembuluh darah arteri dalam penis.

Pembuluh darah yang melebar menyebabkan penis terisi darah sehingga ukuran penis bertambah dan penis menjadi keras. Ereksi akan berkurang setelah stimulasi dihentikan atau setelah terjadi orgasme.

Lalu, mengapa kolesterol tinggi memicu masalah ereksi? Banyaknya kolesterol “jahat” (LDL) dalam darah dapat menyebabkan plak pada pembuluh darah. Hal ini diakibatkan oleh menempelnya kolesterol “jahat” pada dinding pembuluh darah, yang kemudian menghambat aliran pembuluh darah. Dalam dunia kedokteran, kondisi ini dikenal dengan istilah aterosklerosis. Aterosklerosis dapat dipicu oleh berbagai hal, dan salah satu penyebab yang paling sering adalah kadar kolesterol yang tinggi dalam darah.

Nah, jika sumbatan terjadi pada pembuluh darah menuju penis, aliran darah ke penis juga akan menurun sehingga dapat membuat penis sulit ereksi atau disfungsi ereksi. Makin tinggi kadar kolesterol LDL, makin parah pula penyumbatan pembuluh darah penis sehingga dapat menyebabkan impotensi.

Selain itu, kolesterol tinggi dapat menyebabkan tubuh sulit memproduksi zat penting untuk merangsang terjadi ereksi, yaitu nitrit oksida. Nitrit oksida berfungsi untuk melebarkan pembuluh darah. Kurangnya nitrit oksida juga menyebabkan aliran darah menuju penis tidak maksimal.

Kolesterol yang tinggi juga biasanya disertai dengan gangguan metabolik lain, seperti hipertensi dan diabetes melitus. Keduanya juga dapat mengakibatkan kerusakan pembuluh darah sehingga dapat mencetuskan terjadinya disfungsi ereksi.

Apakah masalah kolesterol dan disfungsi ereksi dapat disembuhkan?

Disfungsi ereksi akibat tingginya kadar kolesterol dapat disembuhkan. Meski demikian, ini tergantung pada seberapa parah derajat aterosklerosis dan kerusakan pembuluh darah Anda.

Menurunkan kadar kolesterol dalam darah dapat dilakukan dengan menerapkan gaya hidup sehat, seperti menjaga pola makan yang sehat dan bergizi seimbang, mengurangi konsumsi makanan tinggi karbohidrat dan lemak. Selain itu lakukan olahraga teratur, menghindari rokok dan alkohol, istirahat cukup, serta mengelola stres dengan baik.

Konsumsi obat-obatan penurun kadar kolesterol yang diberikan oleh dokter juga bermanfaat untuk menyusutkan tingkat kolesterol dalam darah, sehingga dapat mencegah arterosklerosis lebih lanjut.

Kini Anda telah mengetahui dampak buruk kolesterol tinggi pada penis. Untuk itu, tidak ada salahnya Anda melakukan tindakan pencegahan dengan menerapkan pola hidup sehat. Dengan begitu, Anda dapat terhindar dari disfungsi ereksi serta masalah kesehatan lain akibat kolesterol tinggi.

[RS/ RVS]