Mengapa Sering Menghirup Asap Kendaraan Bikin Pusing? - Info Sehat Klikdokter.com
searchtext customer service

Mengapa Sering Menghirup Asap Kendaraan Bikin Pusing?

Asap kendaraan bermotor dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, termasuk pusing. Apa penyebabnya?
Mengapa Sering Menghirup Asap Kendaraan Bikin Pusing? (Makistock/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Saat ini, seiring dengan bertambahnya kendaraan bermotor yang beroperasi di suatu wilayah, polusi udara yang terjadi di daerah tersebut juga akan meningkat. Asap kendaraan bermotor tersebut dapat menyebabkan sesak napas, batuk, dan pusing di kepala.

Polusi udara dan pusing kepala

Baca Juga

Menurut artikel yang dilansir dari laman National Headache Foundation, salah satu penelitian yang dilakukan di Chile mengemukakan bahwa peningkatan polusi udara dapat berkontribusi terhadap terjadinya pusing di kepala.

Para peneliti di kota Santiago, ibukota Chile, menginvestigasi dampak dari berbagai faktor yang berkaitan dengan polusi seperti ozon, karbon monoksida, partikel-partikel debu, dan hal lainnya. Selanjutnya, dihubungkan dengan penggunaan gasolin atau bahan bakar lainnya, terhadap pusing kepala.

Kota Santiago dikatakan merupakan salah satu lokasi yang terbaik untuk melakukan penelitian ini, karena kepadatan populasinya tinggi dan lokasinya terletak di sebuah lembah yang dikelilingi oleh gunung. Kondisi ini membuatnya sangat rentan terhadap terjadinya polusi.

Para peneliti merekomendasikan penelitian tambahan di area lain untuk melihat konsistensi dari hasil yang didapatkan. Namun mereka menemukan bahwa di Santiago terdapat peningkatan signifikan angka kejadian pusing kepala yang parah saat polusi udara berada pada level yang tinggi.

Risiko terkena migrain

Secara spesifik, pusing kepala tipe migrain merupakan jenis yang paling berhubungan secara konsisten dengan masing-masing zat penyebab polusi udara. Sebaliknya, ozon merupakan zat polusi yang paling berhubungan secara konsisten dengan angka kejadian pusing kepala.

Berdasarkan hasil dari studi klinis yang dipublikasikan di American Journal of Epidemiology pada tahun 2009 ini, para peneliti menyatakan bahwa dampak yang disebabkan oleh nyeri kepala juga harus diikutsertakan dalam penelitian. Terutama saat menentukan estimasi dari beban yang disebabkan oleh penyakit serta biaya ekonomi akibat polusi udara yang terjadi.

Dari temuan yang didapat, para pakar memberikan saran. Individu yang cenderung mengalami pusing dianjurkan untuk meminimalkan waktu berada di luar ruangan saat polusi udara sedang tinggi-tingginya.

Sebuah penelitian lain yang dipublikasikan di jurnal kedokteran Headache pada 2010 juga menemukan hal serupa. Dari hasil penelitian ini, didapatkan bahwa penderita pusing kepala tipe migrain cenderung mengalami serangan saat kualitas udara dianggap lebih buruk dari biasanya.

Penelitian tersebut melaporkan bahwa terdapat lima zat yang berhubungan dengan polusi udara. Kelima zat tersebut, yakni timbal, karbon monoksida, nitrogen dioksida, partikulat, dan sulfur dioksida.

Dengan meningkatnya asap kendaraan bermotor, dampak kesehatan yang terjadi juga ikut menigkat, termasuk pusing kepala. Oleh sebab itu, batasi diri Anda dari paparan polusi udara, agar terhindar juga dari sesak napas.

[NP/ RVS]

ARTIKEL TERKAIT

Awas, Sakit Kepala Ini Gejala Adanya Penyakit Serius

Info Sehat
01 Feb

Hati-hati, Gegar Otak Bisa Akibatkan Kematian

Info Sehat
02 Nov

Sering Tiba-Tiba Pusing saat Puasa, Ini Cara Mengatasinya

Info Sehat
30 Mei

Pusing Saat Olahraga? Mungkin Ini Sebabnya

Info Sehat
18 Apr

Kepala Pusing Setelah Begadang, Ini Penyebabnya

Info Sehat
26 Jun

REAKSI ANDA

3 KOMENTAR

Avatar
rika kartika
3 Tahun Lalu

kenapa dok

Avatar
Zani Nst
3 Tahun Lalu

iya dok saya semalam gak pakai masker belanja kepasar sakit x kepala saya gak pernah saya sakit kepala segitu x saya minum bear breand alhamdulilah mendingan

Avatar
iin handayani
3 Tahun Lalu

asiyapp

Tulis Komentar Anda

Masuk KlikDokter untuk
meninggalkan komentar

Masuk
livechat