Gangguan Fisik Saat Tidur? Ini 3 Cara Mengatasinya

Oleh Bobby Agung Prasetyo pada 16 Apr 2018, 14:38 WIB
Gangguan fisik bisa mengganggu kualitas tidur Anda. Untuk mengatasinya, lakukan tiga cara ini.
Gangguan Fisik Saat Tidur? Ini 3 Cara Mengatasinya (Photographee Eu/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Gangguan fisik saat hendak tidur seperti sakit pada bagian punggung, leher, atau bagian tubuh lainnya tentu amat mengganggu. Jika kondisi ini terjadi secara terus-menerus, tak heran kalau kualitas tidur Anda menjadi taruhannya. Keadaan ini dapat berdampak pada esok hari ketika Anda bangun dan akan mulai beraktivitas. Badan lemah, lesu, dan tak bergairah bisa jadi tak terhindarkan.

Tak hanya ketika Anda hendak tidur, gangguan fisik juga dapat mengganggu dan mau tak mau membuat Anda terbangun dari tidur pulas. Anggaplah pada pukul 2 dini hari Anda terbangun dan mendapati sakit pada leher atau punggung. Tak pelak, gangguan lain juga dapat terjadi yang efeknya pada tubuh tergantung pada setiap individu.

“Terdapat beberapa faktor penyebab gangguan tidur, seperti faktor predisposisi psikologis dan biologis, penggunaan obat-obatan dan alkohol, faktor lingkungan, dan kebiasaan buruk. Faktor-faktor tersebut jarang berdiri sendiri. Sebagai contoh adalah faktor fisis tertentu yang dapat memicu timbulnya masalah psikologis, begitu juga sebaliknya,” terang dr. Alvin Nursalim dari KlikDokter mengenai hal-hal yang dapat menyebabkan gangguan tidur.

Berdasarkan survei yang dilakukan Women's Health, American Sleep Association, dan Thrive Global, sebanyak 90 persen orang mengatakan masalah tubuh ternyata mampu membangunkan seseorang dari tidurnya. Hal ini tentu tidak baik, karena ketidaknyamanan yang bersifat kronis dapat menyebabkan gangguan tidur jangka panjang.

Lantas, bagaimana cara mengatasi masalah ini? Dilansir dari Prevention, berikut ini adalah solusinya:

1. Memilih bantal yang tepat

Busa bantal yang melengkung serta fleksibel mengikuti lekuk tubuh dapat mendukung leher Anda dan menjaganya agar tetap lurus. Ketika pemilihan dan penggunaan bantal dilakukan dengan benar, maka akan meminimalkan rasa sakit yang kerap terjadi pada leher.

Terkadang, tubuh juga bisa terasa pegal saat Anda bersin-bersin menjelang tidur. Penting untuk Anda ketahui bahwa bantal berbahan lateks dapat meminimalkan alergi dan menangkal hinggapan binatang-binatang kecil seperti tungau, yang disinyalir sebagai dalang di balik bersin-bersin yang Anda alami sebelum tidur.

2. Peran penting kasur untuk tubuh

Setelah membahas mengenai bantal yang tepat, kini saatnya beralih pada persoalan krusial lainnya: kasur. Ya, benda ini adalah yang paling berdekatan urusannya dengan tubuh kita. Salah pilih kasur juga bisa berdampak pada kesehatan.

Pilihlah kasur yang pas, dalam arti tidak terlalu empuk dan tidak terlalu keras, sehingga akan menjaga tulang belakang, kepala, leher, dan bahu Anda dalam performa yang stabil. Sama halnya dengan kondisi bersin-bersin sebelum tidur, pilihlah kasur dengan bahan yang dapat meminimalkannya dari hinggapan tungau dan alergen lainnya.

3. Meditasi adalah kunci

Melakukan yoga atau pilates secara teratur mampu memperkuat otot-otot perut, punggung, hingga meningkatkan postur dan gerakan yang tepat. Secara singkat, meditasi dapat mengurangi ketegangan tubuh Anda.

Jika gangguan fisik saat tidur yang sering Anda rasakan adalah sakit punggung yang telah terjadi selama lebih dari 2 minggu, lebih baik segera berkonsultasi dengan dokter. Bisa jadi ada penyebab lain seperti trauma bekas benturan, hingga akibat dari membawa barat berat seperti tas. Tanyakan juga apa saja jenis terapi yang tepat untuk menangani ini.

Selebihnya, Anda meredakan dan mengatasi gangguan fisik saat tidur dengan makan dan minum yang cukup, serta memenuhi kebutuhan gizi harian. Sudah menjadi rahasia umum bahwa rasa lapar dan haus dapat membuat Anda terbangun, yang pada akhirnya mengganggu kualitas tidur. Lakukan cara-cara di atas untuk mengatasi berbagai gangguan fisik yang kerap mengganggu Anda pada malam hari saat atau hendak tidur. Jika keluhan tak juga hilang, lebih baik melakukan konsultasi dengan dokter.

[RN/ RVS]