Sering Mengantuk, Pertanda Diabetes Mellitus?

Oleh dr. Kartika Mayasari pada 03 May 2018, 14:21 WIB
Banyak sekali keluhan yang dianggap sebagai pertanda diabetes mellitus. Apakah sering mengantuk adalah salah satunya?
Sering Mengantuk, Pertanda Diabetes Mellitus? (Roman Samborskyi/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Informasi tentang sering ngantuk adalah pertanda diabetes mellitus mungkin harus sedikit diluruskan, karena pernyataan itu tidak benar. Pernyataan yang benar adalah penderita diabetes mellitus bisa mempunyai keluhan berupa sering mengantuk.

Awalnya, banyak orang yang mengira bahwa sering mengantuk bisa merupakan tanda gula darah sedang tinggi atau meningkat. Namun, ternyata hubungan antara sering mengantuk dan diabetes mellitus ini bukan hanya sekadar karena gula darah yang tinggi.

Sering mengantuk memang sering dirasakan oleh penderita diabetes, tapi bukan merupakan tanda seseorang menderita diabetes mellitus. Mengantuk yang sering dirasakan oleh penderita diabetes ini ternyata lebih disebabkan karena kurangnya aktivitas dan berat badan yang berlebih, yang sering dimiliki oleh penderita diabetes—bukan karena kadar gula darah yang meningkat pada penderita diabetes.

Penyebab sering mengantuk pada penderita diabetes mellitus

Diabetes dapat secara langsung menyebabkan kelelahan, baik ketika kadar gula tinggi maupun rendah. Mengapa hal ini bisa terjadi? Di bawah ini adalah berbagai penyebabnya.

  • Glukosa darah tinggi membuat konsistensi darah Anda menjadi tidak normal. Kondisi ini dapat menyebabkan sirkulasi menjadi lambat sehingga sel-sel tidak bisa mendapatkan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan.
  • Kadar gula yang rendah juga menyebabkan kelelahan. Ketika gula darah rendah, artinya tak ada cukup “bahan bakar” untuk sel-sel dapat bekerja dengan baik.
  • Glukosa darah tinggi dapat menyebabkan kelelahan melalui peradangan. Pembuluh darah meradang oleh gula. Ketika ini terjadi, menurut penelitian, sel-sel kekebalan yang disebut monosit masuk ke otak sehingga menyebabkan kelelahan.

Penyebab lain sering mengantuk

Sering mengantuk bisa disebabkan karena banyak hal. Beberapa di antaranya adalah:

1.    Makan makanan mengandung kalori yang tinggi

Mengonsumsi makanan berkalori tinggi menyebabkan saluran pencernaan Anda membutuhkan lebih banyak tenaga untuk bekerja mencerna makanan, sehingga oksigen yang harusnya menuju otak dipakai terlebih dahulu oleh saluran pencernaan. Akibatnya, pasokan oksigen ke otak pun otomatis akan berkurang. Hal inilah yang dapat menyebabkan Anda mengantuk setelah makan makanan berkalori tinggi. Untuk mencegah terjadinya hal ini, kurangi atau ganti makanan berkalori tinggi yang biasa Anda makan dengan makanan yang mengandung serat tinggi seperti buah dan sayur.

2.    Kurang waktu tidur

Seperti yang telah Anda ketahui, waktu tidur untuk orang dewasa adalah sekitar 6-8 jam dalam sehari. Kurang dari itu, apalagi jika Anda memiliki aktivitas harian yang super padat, tak heran Anda akan sering merasa mengantuk. Gangguan tidur seperti sleep apnea dan insomnia dapat menyebabkan perasaan kelelahan dan kantuk terus-menerus. Anda membutuhkan tidur yang cukup untuk memfungsikan tubuh kembali dan memberi waktu untuk sel-sel tubuh memperbaiki diri.

3.    Kurang aktivitas fisik

Jika Anda sering merasakan kantuk, coba ingat-ingat lagi apakah aktivitas fisik atau berolahraga Anda dalam sehari sudah cukup? Melakukan aktivitas fisik disarankan dilakukan setiap hari atau minimal empat kali dalam seminggu selama 30 menit tiap sesinya.

Aktivitas apa saja boleh dilakukan, misalnya dengan joging atau hanya sekadar berjalan kaki. Meski aktivitas fisik itu dibutuhkan untuk kesehatan dan kebugaran tubuh, tapi jangan lantas melakukan aktivitas yang terlampau berat.

Olahraga atau aktivitas fisik yang berat akan membuat tubuh Anda lelah, lemas, sehingga efek yang Anda rasakan justru kantuk yang berlebihan. Oleh karena itu, atur kebutuhan aktivitas fisik Anda sesuai dengan usia dan kalori yang Anda konsumsi.

4.    Anemia

Sering mengantuk juga dapat disebabkan oleh anemia, khususnya pada wanita yang sedang haid. Kekurangan darah menyebabkan kurangnya zat besi, sehingga sel darah merah yang diperlukan untuk membawa oksigen ke jaringan dan organ tubuh pun berkurang. Akibatnya, Anda jadi sering mengantuk.

Sering mengantuk memang merupakan keluhan yang sering dialami oleh penderita diabetes mellitus. Namun, sebetulnya penyebab sering ngantuk ada banyak sekali. Jika Anda tidak mengidap diabetes, coba cek lagi apakah Anda “memenuhi kriteria” empat poin di atas yang menyebabkan Anda sering mengantuk. Jika Anda mendapati satu atau beberapa kemungkinan penyebab, segera lakukan perubahan gaya hidup atau jika ingin kejelasan yang lebih pasti, kunjungi dokter.

[RN/ RVS]