Bolehkah Mandi Air Dingin Saat Demam?

Oleh dr. Kartika Mayasari pada 04 May 2018, 10:44 WIB
Ada bermacam larangan saat Anda kena demam, dilarang minum dingin, keluar rumah dan lain-lain. Tapi, bolehkah mandi air dingin saat demam?
Bolehkah Mandi Air Dingin Saat Demam? (beeboys/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Saat terkena demam, Anda sedang berada dalam proses ketika pertahanan tubuh sedang dalam ancaman bakteri, virus ataupun parasit. Jadi wajar saja bila Anda mendapatkan berbagai jenis larangan, termasuk mandi air dingin.

Mandi air dingin saat demam

Banyak yang mengatakan bahwa saat demam sebaiknya Anda tidak mandi air dingin. Mandi saat demam pada dasarnya tidak dilarang, tapi yang perlu diperhatikan adalah suhu dari air yang digunakan untuk mandi.

Mandi dengan air dingin saat demam memang akan membuat nyaman penderitanya, apalagi jika tujuannya untuk menurunkan suhu tubuh saat demam. Tapi ternyata banyak yang tidak menyarankan untuk menggunakan air dingin saat demam.

Tubuh Anda bukanlah suatu benda yang panas tubuhnya dapat diturunkan saat diberikan air dingin. Penurunan suhu dapat berlangsung seketika, tapi itu tidak akan bertahan lama. Tubuh mempunyai regulasi sendiri untuk mempertahankan suhu tubuhnya.

Tubuh yang demam adalah kejadian alami tubuh dalam mempertahankan diri. Saat Anda memberikan air dingin pada tubuh Anda yang tengah panas maka tubuh justru akan menganggapnya sebagai ancaman terhadap proses melawan infeksi. Akibatnya tubuh akan semakin meningkatkan suhunya, sehingga demam akan semakin meningkat pula.

Selain itu, perubahan suhu yang tiba-tiba akan menyebabkan tubuh terasa menggigil yang membuat tubuh tidak nyaman. Oleh sebab itu saat Anda demam, mandilah menggunakan air yang hangat atau sesuai dengan suhu tubuh saja untuk kenyamanan Anda.

Yang harus dilakukan saat demam

Tidak semua demam merupakan tanda suatu penyakit serius. Saat Anda sedang di rumah, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan demam yaitu:

1. Istirahat total di rumah

Saat Anda sudah merasa demam dengan suhu lebih dari 38,5 derajat selsius, yang harus Anda lakukan adalah menghentikan segala macam bentuk aktivitas yang sedang Anda lakukan. Istirahat adalah pengobatan terbaik saat Anda sedang demam.

2. Konsumsi obat penurun panas

Obat penurun panas boleh diberikan saat suhu telah mencapai lebih dari 38,5 derajat celcius. Obat yang bisa Anda konsumsi adalah parasetamol setiap 6 jam sekali, maksimal 4 tablet dalam sehari.

Jangan gunakan obat-obatan lain seperti antibiotik saat demam karena belum tentu penyebab demamnya adalah infeksi bakteri. Terlebih pada anak yang memang belum mempunyai imunitas yang cukup, bisa jadi penyebabnya adalah infeksi virus yang obatnya bukan antibiotik.

3. Kompres dengan air biasa atau suhu ruangan

Ini akan membantu tubuh Anda tetap nyaman dan membantu penguapan suhu tubuh, sehingga suhu tubuh dapat menurun.

4. Tidak perlu selimut tebal untuk membuat tubuh berkeringat

Selimut tebal justru akan menjebak panas di dalam tubuh, sehingga suhu tubuh Anda akan semakin meningkat.

5. Minum yang cukup untuk menghindari dehidrasi

Saat demam, tubuh akan rentan dehidrasi. Untuk itu, diperlukan cairan lebih banyak untuk mencegah hal itu terjadi.

Jika memang Anda ingin mandi dalam keadaan demam, hindari air dingin dan lebih baik gunakan air dengan suhu ruangan atau hangat untuk kenyamanan Anda dan membantu menurunkan suhu tubuh menjadi normal kembali.

[NP/ RVS]