Jangan Tinggalkan Kebiasaan Sehat Ini Saat Puasa

Oleh dr. Bobtriyan Tanamas pada 19 May 2020, 14:29 WIB
Selama berpuasa, mungkin rutinitas harian akan berubah. Nah, agar puasa tetap lancar, Anda tak boleh meninggalkan 10 kebiasaan sehat ini.
Jangan Tinggalkan Kebiasaan Sehat Ini Saat Puasa

Klikdokter.com, Jakarta Selama berpuasa, terjadi perubahan pola tidur, makan, hingga aktivitas. Hal-hal tersebut dapat menimbulkan rasa lelah dan badan lemas. Namun, dengan tetap melakukan kebiasaan sehat ini, tubuh Anda niscaya akan tetap sehat dan fit selama puasa.

Makanya, meski sedang berpuasa, jangan pernah berpikir untuk meninggalkan kebiasaan-kebiasaan sehat ini:

 

1 of 6

1. Mengonsumsi Makanan Sehat dan Bergizi Cukup

Aneka Makanan Sehat dan Bergizi
Aneka Makanan Sehat dan Bergizi

Meski berpuasa, Anda tetap harus memperhatikan keseimbangan serta kelengkapan nutrisi.

Lima zat gizi tersedia dalam hidangan sahur dan berbuka, yaitu karbohidrat (50-60%), protein (10-15%), lemak (20-30%), vitamin, dan mineral.

Perbanyak konsumsi buah dan sayur untuk memenuhi kebutuhan serat, vitamin, dan mineral agar stamina terjaga. Di lain sisi, hindari mengonsumsi makanan yang digoreng dan berkadar lemak tinggi.

Makanan jenis ini dapat menyebabkan meningkatnya asam lambung yang berpotensi menimbulkan sakit mag.

2. Membatasi Porsi Makan

Tak jarang waktu berbuka dijadikan ajang balas dendam dengan mengonsumsi banyak makanan dalam waktu singkat. Namun, makan berlebihan justru dapat menyebabkan gangguan pencernaan.

Lambung akan kaget sehingga tak jarang menimbulkan keluhan kembung, nyeri perut, mual, hingga muntah. Untuk menghindari keadaan ini, utamakan mengonsumsi makanan ringan seperti kurma, air putih, atau jus buah. Selain itu, makan berlebihan juga dapat menyebabkan berat badan naik.

Artikel lainnya: Tips Sahur yang Sehat agar Kuat Puasa Seharian

2 of 6

3. Memastikan Kecukupan Asupan Cairan

Ilustrasi Memastikan Kecukupan Asupan Cairan
Ilustrasi Memastikan Kecukupan Asupan Cairan

Tidak makan dan minum selama kurang lebih 14 jam dapat menyebabkan tubuh kekurangan cairan alias dehidrasi. Anda akan merasa haus, sulit berkonsentrasi, pusing, dan lemas.

Supaya tetap terhidrasi saat puasa, minumlah air yang cukup baik saat berbuka maupun sahur. Selain itu, sebaiknya Anda mengurangi aktivitas berlebihan yang bisa membuat cairan tubuh terkuras.

Hindari pula konsumsi teh, kopi, dan soda yang mengandung kafein saat sahur karena dapat membuat Anda kehilangan cairan.

4. Tetap Berolahraga

Saat berpuasa, banyak orang yang malah takut untuk berolahraga karena alasan kurangnya energi. Aktivitas fisik justru dapat memberikan manfaat kesehatan bila dilakukan dengan benar.

Memang harus ada penyesuaian agar bisa berolahraga dengan nyaman saat puasa. Misalnya, dari segi waktu, durasi, dan jenis olahraga.

Waktu yang tepat untuk melakukan olahraga saat puasa adalah sore hari (30-60 menit) menjelang berbuka puasa. Waktu tersebut dinilai tepat karena energi yang terpakai bisa langsung tergantikan saat berbuka dengan makanan manis.

Selain itu, risiko dehidrasi lebih sedikit karena Anda bisa langsung minum saat berbuka. Bila jarak antara olahraga dan penggantian cairan terlalu lama, Anda bisa alami kekurangan energi.

Untuk durasi, sebetulnya tak jauh berbeda dengan olahraga yang Anda lakukan ketika tidak sedang berpuasa, yaitu 3-5 kali per minggu dengan durasi sekitar 30 menit per sesi.

Jenis olahraga juga harus disesuaikan pada saat berpuasa. Pilihlah olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang, seperti jalan kaki, bersepeda santai, atau yoga.

Artikel lainnya: Aturan Puasa yang Aman bagi Kesehatan Ibu Hamil

3 of 6

5. Jangan Melewatkan Sahur

Sahur
Sahur

Sahur punya porsi penting karena akan menjadi bekal energi Anda seharian penuh berpuasa.

Puasa tanpa sahur akan menyebabkan tubuh kehilangan glukosa dan kondisi hipoglikemia (gula darah rendah) saat menjelang berbuka puasa.

Hipoglikemia ditandai dengan rasa lemas, pusing, hingga rasa ingin pingsan. Tekanan darah rendah dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti hipoglikemia dan dehidrasi.

6. Tetap Memilih Camilan Sehat

Kebiasaan saat puasa, terutama saat berbuka, adalah ngemil aneka rupa takjil. Tak selalu salah memang, tapi tetap harus dibatasi jumlahnya.

Lebih baik, memilih camilan sehat yang dapat memberikan rasa kenyang lebih lama dan tidak menaikkan kadar gula secara tiba-tiba.

Misalnya, yoghurt dengan kurma, semangkuk sereal dan susu, semangkuk buah potong (pir, apel, atau pepaya) atau dua buah jeruk ukuran sedang, smoothie stroberi pisang, dan, bubur kacang hijau.

4 of 6

7. Istirahat yang Berkualitas

Ilustrasi Istirahat yang Berkualitas
Ilustrasi Istirahat yang Berkualitas

Faktanya, saat berpuasa tubuh membutuhkan waktu lebih untuk beristirahat. Karena itu, usahakan untuk tidur lebih cepat, setelah tarawih atau paling tidak 2 jam sehabis makan malam untuk memperpanjang waktu istirahat. Tubuh pun akan terasa lebih segar saat sahur.

Maksimalkan juga waktu istirahat pada siang hari. Jika memungkinkan, lakukan power nap selama 15-20 menit. Hal ini dapat membantu mengembalikan energi yang hilang dan tubuh pun akan terasa lebih segar.

Artikel lainnya: Manfaat Puasa untuk Kesehatan Fisik dan Mental

8. Perbanyak Asupan Buah

Kurma adalah salah satu buah yang digemari dan dicari di bulan puasa. Namun, tak hanya kurma, variasi buah lainnya juga sangat baik dikonsumsi di bulan puasa.

Seperti Anda tahu, buah-buahan, seperti jeruk, pepaya, dan mangga, kaya akan serat, vitamin, dan mineral yang baik untuk pencernaan. Rasa buah yang manis juga pas untuk mengembalikan energi yang hilang selama berpuasa.

5 of 6

9. Hindari Alkohol dan Rokok

Ilustrasi Hindari Alkohol dan Rokok
Ilustrasi Hindari Alkohol dan Rokok

Selain mengurangi pahala, kebiasaan ini juga mengganggu kesehatan selama bulan puasa.

Kadar racun dan oksidan yang terkandung pada rokok dapat merusak jaringan paru dan memicu mag. Apalagi saat bulan puasa, kadar asam lambung cenderung tinggi.

Selain merusak jaringan tubuh, alkohol juga dapat menyebabkan dehidrasi karena alkohol cenderung membuat sel-sel tubuh menjadi hipoksia atau kekurangan oksigen.

10. Hindari Gorengan, Makanan Terlalu Asin, dan Makanan Tinggi Gula

Konsumsi makanan berlemak dan bergula sangat tinggi dapat memengaruhi berat badan, menyebabkan lemas, dan lesu.

Nah, makanan asin juga sama buruknya! Makanan tinggi garam dapat membuat Anda lebih cepat haus.

Tentunya, hal tersebut akan mengganggu ibadah puasa Anda. Karena itu, hindari mengonsumsi makanan berlemak, asin, dan manis secara berlebihan.

Yuk, kita jaga kebugaran fisik selama puasa dengan melakukan 10 kebiasaan sehat di atas. Jangan ketinggalan tips sehat berpuasa lainnya, unduh aplikasi KlikDokter. Selamat berpuasa!

(HNS/AYU)

Lanjutkan Membaca ↓