Suka Kopi, tapi Gampang Sakit Perut? Ini Tipsnya!

Oleh dr. Reza Fahlevi pada pada 16 Mei 2018, 13:32 WIB
Bagi sebagian orang, minum kopi bisa bikin sakit perut. Nah, ini kiatnya agar tetap bisa menikmati minuman ini tanpa sakit perut.
Suka Kopi, tapi Gampang Sakit Perut? Ini Tipsnya! (Portumen/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Banyak orang yang mengalalami sakit perut setelah minum kopi, dan mungkin Anda salah satunya. Sakit perut setelah minum kopi terjadi karena kopi mengandung beberapa jenis zat yang dapat mengiritasi lambung. Itulah sebabnya, minum kopi terlalu banyak atau terlalu sering dapat memicu sakit perut bagi sebagian orang.

Mungkin Anda berpikir, mengatasi masalah ini sebenarnya mudah, yaitu dengan tidak mengonsumsi kopi. Akan tetapi, sebagian orang memang membutuhkan kopi agar tidak mengantuk dan tetap dapat berkonsentrasi saat bekerja.

Tips minum kopi tanpa sakit perut

Banyak yang berpikir bahwa kandungan asam dalam kopi adalah penyebab sakit perut setelah minum kopi. Padahal, ada beberapa zat dalam kopi yang dapat menyebabkan sakit perut, antara lain kafein, katekol, dan N-alkanoly-5-hydroxytryptamides.

Zat-zat ini menyebabkan iritasi lambung dan merangsang pengeluaran asam lambung, sehingga menyebabkan rasa sakit perut.

Bagaimana cara mengurangi kemungkinan sakit perut akibat minum kopi? Berikut ini adalah beberapa caranya:

1. Pilih biji kopi “dark roast”

Penelitian menemukan bahwa biji kopi yang dipanggang lebih lama mengandung N-methylpyridinium (NMP) yang lebih banyak. N-methylpyridinium ini merupakan kadungan dalam kopi yang memiliki efek berlawanan dengan kafein dan katekol, sehingga mengurangi iritasi lambung dan menurunkan pengeluaran asam lambung yang dipicu oleh zat tersebut.

2. Pilih kopi dengan kadar asam yang rendah

Beberapa jenis kopi seperti white coffe mengandung kadar asam yang lebih rendah dibandingkan dengan kopi hitam biasa. Ini juga dapat menjadi salah satu cara mengurangi nyeri pada perut setelah mengonsumsi kopi.

3. Utamakan kopi decaf

Kopi decaf adalah kopi dengan kandungan kafein yang rendah namun tetap memiliki rasa kopi. Kopi biasa mengandung sekitar 85 mg kafein per cangkir, sementara kopi decaf mengandung 3-15 mg kafein per cangkir. Telah dijelaskan di atas bahwa kafein dapat menyebabkan iritasi lambung. Itulah sebabnya kopi decaf lebih aman bagi lambung Anda.

4. Sebaiknya pilih jenis kopi “cold brew”

Jenis kopi cold brew memiliki cara pengolahan yang berbeda dengan kopi biasa. Kopi cold brew tidak dibuat dengan air panas, melainkan dengan perendaman dalam waktu yang lama menggunakan air biasa/dingin. Cara ini membuat kandungan zat iritan dalam cold brew lebih rendah dibandingkan dengan cara penyeduhan biasa, sehingga lebih bersahabat dengan lambung Anda.

5. Tambahkan susu dalam kopi

Menambahkan susu dalam kopi dapat mengurangi konsentrasi kafein dan katekol serta mengurangi keasaman kopi. Dengan demikian, kopi tersebut lebih ringan untuk lambung Anda.

6. Jangan lewatkan sarapan

Banyak yang mengalami sakit perut di pagi atau siang hari karena hanya minum kopi sebagai sarapan tanpa mengawali dengan makan. Padahal, asam lambung secara normal diproduksi untuk mencerna makanan.

Jika Anda hanya minum kopi tanpa sarapan, pengeluaran asam lambung akibat kopi

tentunya akan lebih mudah mengiritasi lambung. Itu sebabnya, jangan lewatkan sarapan jika Anda meminum kopi di pagi hari.

Jika Anda mengalami sakit perut setelah minum kopi, minumlah air putih sebanyak-banyaknya untuk mengurangi konsentrasi asam dalam lambung. Jika perlu, Anda dapat meminum antasida yang bersifat basa dan dapat menetralisir asam lambung yang berlebihan akibat minum kopi.

[NP/ RVS]