Mengungkap Pengaruh Jam Tubuh terhadap Mood

Oleh Bobby Agung Prasetyo pada 20 May 2018, 17:12 WIB
Berdasarkan jadwalnya, jam tubuh bisa memengaruhi mood Anda. Cari tahu fakta medis selengkapnya di sini.
Mengungkap Pengaruh Jam Tubuh terhadap Mood (Olena Yakobchuk/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Setiap orang memiliki jam tubuh dalam dirinya. Berdasarkan pengertian, jam ini adalah jadwal rutin organ tubuh untuk bekerja sesuai dengan fungsinya. Setiap organ memiliki jadwal masing-masing, yang bekerja dengan caranya sendiri.

Jam kerja tersebut mesti berjalan pada waktu yang tepat. Bila ada satu dan dua faktor hambatan, gangguan mood atau suasana hati tak bisa dihindari lagi. Ini karena jam itu terus berdetak di hampir seluruh sel tubuh, dan mengubah cara kerja jaringan dalam ritme harian.

Dilansir dari BBC, sebuah studi dalam jurnal Lancet Psychiatry yang dilakukan terhadap 91.000 orang di Skotlandia menemukan bahwa jam tubuh yang terganggu dapat menyebabkan depresi, gangguan bipolar serta masalah lainnya.

Para peneliti mengatakan bahwa ini adalah peringatan bagi masyarakat agar lebih memperhatikan jam tubuh. Semakin diabaikan, maka ia dapat menyebabkan pola kerja organ dalam tubuh berantakan.

Meski penelitian tersebut tidak melihat aspek lain, namun salah satu peneliti Universitas Glasgow, Daniel Smith mengatakan bahwa media sosial adalah salah satu hal yang dapat memengaruhi jadwal jam tersebut. Ini karena umumnya seseorang rela menggunakan media sosial hingga larut malam, dimana waktu tersebut harusnya dimaksimalkan untuk tidur.

"Bagi saya, ponsel harus benar-benar dimatikan pada malam hari karena tubuh manusia tidak didesain untuk melihat layar ponsel sebelum tidur," ungkapnya.

Melihat jam kerja pada tubuh

Orang-orang dalam penelitian dipantau menggunakan monitor kegiatan selama seminggu, untuk melihat terjadinya gangguan pada jam tubuh. Hasilnya mengatakan bahwa mereka yang sangat aktif pada malam hari mengalami gangguan mood daripada orang-orang yang aktif di pagi hari.

Hasil tersebut menunjukkan bahwa gangguan jam tubuh mengakibatkan rusaknya suasana hati. Pada tahap lanjut, hal ini dapat menimbulkan depresi tingkat lanjut, gangguan bipolar, kesepian, hilangnya rasa bahagia, waktu respons yang lebih buruk dan ketidakstabilan suasana hati dalam segala waktu.

Meski demikian, penelitian tersebut tidak dapat mengetahui apakah gangguan yang terjadi menyebabkan penyakit mental atau tidak. Sejumlah studi lanjutan terus diupayakan untuk mengetahui perkembangan dari permasalahan ini.

Berikan waktu untuk tubuh

Perlu dicatat bahwa jam tubuh memberikan efek yang signifikan ke seluruh anggota tubuh. Suasana hati, tingkat hormon, suhu tubuh dan metabolisme, semuanya berfluktuasi dalam ritme harian lewat jam tubuh.

"Penelitian ini memberi tahu bahwa jam tubuh memiliki peranan yang penting dalam menyebabkan gangguan suasana hati. Karena itu, kita perlu mengatur kembali cara kerja tubuh agar selaras dengan ritme alami yang dimiliki,” kata Smith.

Secara sederhana, tubuh telah mengatur cara kerja sesuai jam yang berlaku. Menjaga mood sama dengan menjaga pola hidup Anda agar lebih sehat.

“Memang terdengar sulit, namun cobalah untuk menjaga mood Anda tetap baik dan menyenangkan dengan melakukan hal-hal yang disenangi. Hindari juga pikiran-pikiran negatif pada diri Anda,” ujar dr. Alberta Jesslyn Gunadi dari KlikDokter.

Yuk, beri perhatian lebih pada jam tubuh masing-masing. Jangan biarkan hal ini berlangsung kacau, agar gangguan mood dan segudang dampak negatif lainnya tak terjadi kemudian. Salam sehat!

[NB/ RVS]