Ini Alasan Minum Teh Saat Sahur Tidak Dianjurkan

Oleh dr. Kartika Mayasari pada 02 Jun 2018, 09:22 WIB
Teh menjadi salah satu minuman yang sebaiknya tidak Anda konsumsi saat sahur. Ingin tahu mengapa? Ini alasannya.
Ini Alasan Minum Teh Saat Sahur Tidak Dianjurkan (Kzenon/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Teh sering dipilih sebagai minuman untuk menemani santap sahur di bulan Ramadan. Ini karena teh dapat menambah tenaga dalam waktu cepat, sehingga makan sahur tak terhalang rasa kantuk. Namun di balik itu, tahukah Anda bahwa sebenarnya minum teh saat sahur sangat tidak dianjurkan?

Faktanya, teh merupakan jenis minuman yang mengandung kafein. Selain dapat mencegah rasa kantuk, senyawa tersebut juga memiliki sifat diuretik alias menarik cairan (air dan garam) dari dalam tubuh untuk dikeluarkan bersama urine. Oleh karena itu, kebiasaan minum teh saat sahur bisa meningkatkan intensitas buang air kecil di siang hari.

Nah, jika Anda sering buang air kecil saat puasa sementara asupan cairan sangat terbatas, risiko terjadinya dehidrasi menjadi semakin tinggi. Selanjutnya, jika Anda sudah dehidrasi, sel-sel di dalam tubuh tidak dapat berfungsi dengan baik. Alhasil, terjadinya keluhan-keluhan berikut ini tak bisa dihindari lagi:

  • Rasa haus berlebih
  • Kulit dan mata kering
  • Bibir dan mulut kering
  • Rasa lelah dan kepala terasa pusing
  • Buang air kecil berwarna kuning pekat
  • Mata cekung
  • Tekanan darah menurun dan denyut nadi meningkat

Hindari juga minuman ini saat sahur

Selain teh, terdapat pula beberapa minuman lain yang sebaiknya tidak Anda konsumsi saat sahur di bulan Ramadan. Beberapa minuman tersebut adalah sebagai berikut:

● Kopi

Mirip dengan teh, minuman ini juga mengandung kafein di dalamnya. Seperti telah dibahas di atas, kafein bersifat diuretik sehingga meningkatkan risiko terjadinya dehidrasi saat berpuasa.

● Minuman asam

Minuman asam mengakibatkan naiknya asam lambung, yang akan mengganggu ibadah puasa Anda. Ini karena asam lambung yang naik dapat menimbulkan keluhan mual dan muntah, terutama pada Anda yang memiliki mag atau gastritis.

● Minuman bersoda

Sama halnya seperti minuman asam, minuman bersoda juga dapat menyebabkan keluhan mual muntah pada penderita gastritis. Oleh karena itu, minuman jenis ini sebaiknya tidak dikonsumsi di waktu sahur.

● Minuman manis

Minuman manis akan menyebabkan terjadinya peningkatan insulin di dalam tubuh, sehingga Anda akan lebih cepat lapar di siang hari.

Daripada minuman di atas, akan lebih baik jika Anda mengonsumsi air putih atau minuman yang mengandung elektrolit seperti air kelapa. Minuman yang seperti ini dapat membantu menghilangkan dahaga, serta membantu menggantikan cairan dan elektrolit yang dibutuhkan tubuh selama berpuasa.

Jadi, setelah mengetahui fakta medis di atas, apakah Anda masih berkeinginan untuk minum teh di waktu sahur? Semoga saja tidak. Dengan demikian, ibadah puasa yang Anda jalankan dapat berlangsung dengan lancar.

[NB/ RVS]