Awas, Sering Buka Puasa Bersama Bikin Berat Badan Naik

Oleh Bobby Agung Prasetyo pada 05 Jun 2018, 14:29 WIB
Bulan Ramadan kerap diwarnai acara buka puasa bersama. Hati-hati, jika menu buka puasa tak terkontrol, berat badan bisa naik!
Awas, Sering Buka Puasa Bersama Bikin Berat Badan Naik (Svrslyimage/Shutterstock)

Klikdokter.com, Jakarta Buka puasa bersama alias bukber seolah menjadi agenda wajib setiap bulan Ramadan. Mulai dari buka puasa bersama keluarga, teman-teman dari kantor lama, rekan kerja di kantor, teman SD hingga kuliah, dan masih banyak lagi. Buka puasa bersama ini pun dijadikan ajang reuni kecuil-kecilan, sehingga sayang untuk dilewatkan. Begitu banyaknya undangan buka puasa bersama, dari segi kesehatan ada bahaya yang harus diwaspadai, yaitu asupan makanan.

Sekitar 13 jam menahan lapar dan haus, saat buka puasa adalah waktu yang paling dinanti. Sering kali, Anda akan melahap makanan atau minuman apa pun yang disajikan tanpa mempertimbangkan kandungannya. Padahal, ini harus dipertimbangkan agar Anda tidak mengalami kenaikan berat badan.

Berat badan justru naik saat bulan Ramadan, apa sebabnya?

Pada saat menjalankan puasa, kebiasaan mengabaikan jenis makanan yang dikonsumsi bisa menyebabkan berat badan cenderung meningkat. Ini tidak aneh karena dapat dijelaskan secara medis.

Menurut dr. Fiona Amelia dari KlikDokter, tidak makan dan minum selama kurang lebih 13 jam, setiap hari selama sebulan, mengakibatkan metabolisme tubuh menurun.

“Ketika metabolisme tubuh menurun, pembakaran kalori akan berkurang dan tubuh cenderung menyimpan segala sesuatu yang dimakan. Oleh karena itu, makan sedikit saja dapat memicu kenaikan berat badan,” jelasnya.

Lebih lanjut, dr. Fiona menjelaskan bahwa kenaikan berat badan saat bulan puasa dapat disebabkan oleh hal-hal di bawah ini:

  • Menu makanan saat sahur lebih sering atau didominasi makanan berat dengan tingkat kalori dan karbohidrat yang tinggi.
  • Menu makanan saat berbukan juga lebih sering berupa makanan berat yang tinggi kalori, karbohidrat, dan lemak, dalam jumlah yang banyak.
  • Pada malam hari setelah waktu berbuka, sering kali berlanjut dengan makan camilan atau makanan penutup yang mengandung kalori tinggi.
  • Rendahnya konsumsi buah dan sayuran.

Sejatinya, Anda perlu memperhatikan bagaimana pola konsumsi karbohidrat Anda. Makan kurma terlalu banyak juga bisa berdampak sama, mengingat kurma mengandung gula yang tinggi. Perlu juga dicatat bahwa porsi protein dan serat seperti sayuran harus lebih banyak daripada asupan karbohidrat Anda.

 

1 of 2

Tips mencegah kenaikan berat badan saat bulan puasa

Jika selama beberapa tahun belakangan Anda justru mengalami peningkatan berat badan selepas bulan Ramadan, artinya ada sesuatu yang salah dengan pola makan Anda. Jangan sampai tahun ini Anda bernasib sama! Kembali dipaparkan oleh dr. Fiona, berikut ini adalah cara yang tepat agar Anda dapat mengontrol berat badan selama puasa Ramadan.

  • Menu sahur yang tinggi protein untuk memenuhi asupan kalori selama sehari.
  • Hindari minuman yang mengandung gula karena bisa cepat menaikkan berat badan.
  • Minum air putih setengah jam sebelum makan saat sahur dan sebelum makan setelah waktu berbuka puasa. Sebuah studi membuktikan bahwa minum air 30 menit sebelum makan akan menurunkan berat badan sebanyak 44 persen dalam waktu 3 bulan.
  • Pilih makanan yang minim dalam menaikkan berat badan seperti telur utuh, sayuran hijau, ikan salmon, brokoli, kembang kol, kol, daging sapi tanpa lemak, dada ayam, kentang rebus, kacang merah, kacang hijau, lentil, keju, alpukat, oatmeal, nasi merah, buah-buahan, dan yoghurt.
  • Konsumsi serat yang dapat larut seperti oatmeal, kacang-kacangan, biji-bijian, dan apel.
  • Minum kopi atau teh. Kafein pada minuman tersebut dapat meningkatkan pembakaran kalori dalam tubuh Anda. Tambahkan sedikit gula dan minumlah pada waktu yang tepat, yaitu 1-2 jam setelah buka puasa dan hindari meminum minuman tersebut ketika sahur.
  • Hindari makan makanan cepat saji.
  • Makanlah secara perlahan. Orang yang makan dengan cepat lebih cepat pula mengalami peningkatan berat badan. Makan dengan perlahan membuat Anda merasa kenyang dan meningkatkan hormon yang menurunkan berat badan.
  • Gunakan piring yang lebih kecil. Penelitian menunjukkan bahwa orang secara otomatis cenderung makan lebih sedikit jika menggunakan piring yang lebih kecil.
  • Pastikan Anda memiliki waktu tidur yang cukup setiap malam. Kurang tidur sangat berisiko meningkatkan berat badan.

Berkumpul bersama teman-teman dan anggota keluarga besar untuk buka puasa bersama memang menyenangkan dan sayang untuk dilewatkan. Karena biasanya acara dilakukan di restoran yang pilihan menunya terbatas, maka Anda harus pintar memilih hidangan. Jika setiap acara buka puasa bersama Anda tidak mengontrol jenis makanan yang dikonsumsi, berat badan naik jadi tak terhindarkan. Supaya kesehatan Anda terjaga dan berat badan tetap ideal, lakukan tips dari dr. Fiona di atas, terapkan pola makan sehat, dan rutin berolahraga.

[RN/ RVS]

 

Lanjutkan Membaca ↓